Pesan JK Ke Prabowo Soal Isu Pembentukan 40 Pos Kementerian: Jangan Sampai Jadi Kabinet Politik

Bangun Santoso, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 07 Mei 2024 | 20:10 WIB
Pesan JK Ke Prabowo Soal Isu Pembentukan 40 Pos Kementerian: Jangan Sampai Jadi Kabinet Politik
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla atau JK saat di FISIP Universitas Indonesia (UI), Depok, Kamis (7/3/2024). [Suara.com/Rakha]

Suara.com - Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI, Jusuf Kalla (JK) angkat bicara menanggapi rencana Presiden terpilih Prabowo Subianto yang dikabarkan mau membuat 40 pos kementerian. Ia mengaku tak persoalkan kebijakan tersebut.

Jusuf Kalla pun berpesan agar penambahan pos menteri harus dilakukan sesuai prosedur. Perlu ada perubahan Undang-undang yang mengatur soal kabinet pemerintah karena saat ini jumlahnya diatur sebanyak 34 pos.

"Tentunya harus dirubah dulu Undang-undang-nya tentang kabinet itu kementerian lembaga, karena jelas (sekarang) 34, harus dirubah dulu UU-nya," ujar JK di Jakarta Pusat, Selasa (7/5/2024).

Pembentukan pos kementerian, kata JK, harus dibentuk berdasarkan program pemerintah yang akan akan datang. Tak boleh hanya sekadar mengakomodir kepentingan politik semata.

"Jadi jangan lihat kementeriannya dulu. Programnya apa? Nah dari program itu disusun organisasinya bukan subkoordinasinya dulu, apa yang mau dikerjakan baru disusun organisasinya," terangnya.

"Kalau organisasinya membutuhkan 40 (pos kementerian) ya silakan, tapi kalau cukup 35-34 cukup, bisa digabung sebenarnya," lanjutnya.

JK pun berharap Prabowo tak hanya sekadar mementingkan kepentingan politik dalam menyusun kabinet nanti. Menteri yang diangkat beserta posnya juga harus dipertimbangkan dengan matang agar tak jadi sekadar kabinet politik.

"Itu artinya bukan lagi iabinet kerja itu namanya, tapi kabinet yang lebih politis," ujarnya.

Sebelumnya, Pemerintahan Prabowo-Gibran diisukan akan menambah nomenklatur Kementerian menjadi 40. Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Habiburokhman menyebut hal itu justru baik.

"Jadi kita nggak bicara, kalau gemuk dalam konteks fisik seorang per orang itu kan tidak sehat, tapi dalam konteks negara jumlah yang banyak itu artinya besar, buat saya bagus," kata Habiburokhman di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/5/2024).

Menurut dia, Indonesia sebagai negara besar pasti memiliki tantangan yang besar pula. Hal itu dinilainya wajar jika dalam pemerintahan Prabowo-Gibran mengumpulkan banyak orang.

"Wajar kalau kita perlu mengumpulkan banyak orang, berkumpul dalam pemerintahan sehingga jadi besar," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Diminta Jadi Mediator, JK Akui Sulit Mediasi Israel: PBB Saja Tak Didengar

Sempat Diminta Jadi Mediator, JK Akui Sulit Mediasi Israel: PBB Saja Tak Didengar

News | Selasa, 07 Mei 2024 | 20:07 WIB

Jusuf Kalla Sempat Temui Delegasi Hamas di Malaysia, Ini Isi Pertemuannya

Jusuf Kalla Sempat Temui Delegasi Hamas di Malaysia, Ini Isi Pertemuannya

News | Selasa, 07 Mei 2024 | 19:33 WIB

Analogikan Pemerintahan saat Ini dengan Gol 'Tangan Tuhan' Maradona, Ganjar: Saya Orang Pertama yang Tak akan Gabung

Analogikan Pemerintahan saat Ini dengan Gol 'Tangan Tuhan' Maradona, Ganjar: Saya Orang Pertama yang Tak akan Gabung

News | Selasa, 07 Mei 2024 | 19:20 WIB

Prabowo Diwanti-wanti Tak Kebablasan Bikin Koalisi Gemoy, Efeknya Bikin Tak Seimbang

Prabowo Diwanti-wanti Tak Kebablasan Bikin Koalisi Gemoy, Efeknya Bikin Tak Seimbang

Kotak Suara | Selasa, 07 Mei 2024 | 19:03 WIB

Jokowi Dinilai Jadi Penghalang PDIP Gabung Pemerintahan Prabowo

Jokowi Dinilai Jadi Penghalang PDIP Gabung Pemerintahan Prabowo

News | Selasa, 07 Mei 2024 | 18:32 WIB

Tak Pernah Ditawari Jabatan Menteri di Kabinet Prabowo-Gibran, Anies: Emang Saya Diajak?

Tak Pernah Ditawari Jabatan Menteri di Kabinet Prabowo-Gibran, Anies: Emang Saya Diajak?

Video | Selasa, 07 Mei 2024 | 19:05 WIB

Diisukan Jadi Menteri Kabinet Prabowo, Eko Patrio Punya Kekayaan Lebih dari Rp100 M

Diisukan Jadi Menteri Kabinet Prabowo, Eko Patrio Punya Kekayaan Lebih dari Rp100 M

Bisnis | Selasa, 07 Mei 2024 | 17:03 WIB

Terkini

Inovasi Terbaru Kecantikan Wajah, Volulift 2.0 Resmi Diperkenalkan

Inovasi Terbaru Kecantikan Wajah, Volulift 2.0 Resmi Diperkenalkan

Foto | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17 WIB

Paradoks Jajanan SD versus MBG: Mengapa Proyek Besar Justru Rawan Keracunan?

Paradoks Jajanan SD versus MBG: Mengapa Proyek Besar Justru Rawan Keracunan?

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:15 WIB

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

×