Festival Rujak Uleg 2024, Wujud Kebersamaan dan Kekeluargaan Warga Membangun Surabaya

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Senin, 20 Mei 2024 | 17:33 WIB
Festival Rujak Uleg 2024, Wujud Kebersamaan dan Kekeluargaan Warga Membangun Surabaya
Festival Rujak Uleg 2024. (Dok: Pemkot Surabaya)

Suara.com - Sebanyak 5 ribu lebih warga Kota Surabaya tumplek blek di halaman Balai Kota Surabaya, Minggu (19/5/2024) pagi. Mereka turut menjadi saksi kemeriahan Festival Rujak Uleg 2024 yang digelar dalam rangka Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-731.

Serangkaian acara mengawali festival tahunan itu, mulai dari teatrikal Pasar Suroboyo ‘The History of Rujak Cingur’, lomba fashion show Akulturasi Budaya Surabaya, ‘ngulek’ rujak bareng, hingga Lomba Rujak Uleg. Tahun ini, Festival Rujak Uleg mengusung ‘The History of Rujak Cingur’, sehingga konsep dan lokasinya juga berbeda dari tahun sebelumnya.

Biasanya, festival yang selalu ditunggu-tunggu setiap tahun ini digelar di Jalan Kembang Jepun Kya-Kya pada malam hari. Namun, tahun ini digelar di Taman Surya halaman Balai Kota Surabaya pada pagi hari. Alhasil, warga yang penasaran untuk menyaksikan dan menikmati kuliner khas Surabaya itu semakin membludak.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan Festival Rujak Uleg 2024 memiliki konsep, tema, dan lokasi yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Tujuannya adalah untuk kenyamanan dan menarik minat masyarakat untuk datang menyaksikan festival tersebut.

Festival Rujak Uleg 2024. (Dok: Pemkot Surabaya)
Festival Rujak Uleg 2024. (Dok: Pemkot Surabaya)

“Insyaallah tahun depan temanya akan berbeda lagi, karena kita akan membuat tema yang berbeda-beda terus. Seperti adanya teatrikal, yang menceritakan awal mulanya rujak itu seperti apa, ini penting supaya warga tahu sejarahnya rujak uleg,” kata Wali Kota Eri.

Menurutnya, penentuan tema rujak uleg itu disesuaikan dengan penempatan lokasi acara. Misalnya, Festival Rujak Uleg itu digelar dengan tema Mengenang Kota Lama, maka bisa digelar di Kota Lama. Akan tetapi jika nantinya ada tema berbeda, maka Festival Rujak Uleg ini bisa digelar di Balai Kota Surabaya.

Ia juga menjelaskan alasannya menggelar Festival Rujak Uleg 2024 di Balai Kota Surabaya. Salah satunya karena kapasitasnya yang lebih luas daripada di Kya-Kya, Jalan Kembang Jepun. Ia mengatakan bahwa jika Festival Rujak Uleg digelar di Kya-Kya, maka akan terasa sempit karena area yang digunakan memanjang. Sedangkan di Balai Kota Surabaya, areanya lebih luas dan melebar.

“Pengunjungnya lebih banyak yang ini daripada di Kya-Kya, di Balai Kota Surabaya ini jumlahnya bisa 8000 lebih kalau full. Kalau di Kya-Kya kan memanjang, terus space-nya kecil, sehingga akan kelihatan penuh, tetapi (jumlahnya) tidak sebanyak di sini,” ujarnya.

Festival Rujak Uleg 2024. (Dok: Pemkot Surabaya)
Festival Rujak Uleg 2024. (Dok: Pemkot Surabaya)

Selain tema dan lokasi yang berbeda, jumlah porsi yang disuguhkan dalam Festival Rujak Uleg 2024 juga berbeda. Kali ini, Wali Kota Eri menyiapkan sebanyak 731 porsi rujak untuk dibagikan kepada masyarakat Kota Surabaya. Jumlah tersebut disesuaikan dengan angka peringatan HJKS yang kini memasuki usia ke-731.

baca juga

Pesertanya pun juga berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Kalau di tahun sebelumnya terdiri dari jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot), hotel, dan masyarakat umum di Surabaya. Kini, pesertanya hanya diikuti oleh masyarakat umum, komunitas, hotel, restoran, sekolah, dan universitas.

Di dalam event ini, masyarakat tak perlu khawatir sampai tidak kebagian rujak, karena 432 peserta Festival Rujak Uleg 2024 yang berpartisipasi dalam lomba Rujak Uleg telah menyiapkan sebanyak 800 porsi rujak yang bisa dinikmati bersama seluruh masyarakat. “Jadi, ada 731 yang dari pemkot, tapi yang dari peserta sekitar 800-an porsi. Berarti ada sekitar 1.500 porsi lebih yang kita bagikan kepada warga,” katanya.

Wali Kota Eri menyampaikan, Festival Rujak Uleg bukan sekadar acara untuk menikmati sajian lokal khas Surabaya. Akan tetapi, digelarnya festival ini juga sebagai wujud untuk memaknai rasa kebersamaan, toleransi, dan kerukunan warganya dalam membangun Kota Surabaya.

Rasa kebersamaan, toleransi, dan kerukunan itu diibaratkan seperti bahan-bahan yang digunakan sebagai racikan rujak uleg. Mulai dari cingur, sayur-sayuran, buah-buahan, tahu, tempe, hingga petis yang dicampur menjadi satu bagian sajian kuliner rujak uleg. “Nah, Surabaya juga begitu,” tegasnya.

Bagi dia, Surabaya ini filosofinya terdiri dari semua agama, semua suku, semua lapisan masyarakat, ini harus menjadi satu. Maka dari itu, Surabaya tidak bisa dilepaskan dari toleransi. Seperti rujak uleg, tanpa ada cingur, maka tidak akan ada rasanya, tanpa ada petis, maka akan terasa hambar. “Begitu juga Surabaya, tanpa ada agama Kristen akan terasa hambar, tanpa agama Islam dan Buddha juga tidak akan terasa, tanpa ada suku Jawa, Tionghoa, dan Madura, juga tidak akan terasa. Maka dari itulah Surabaya dibangun atas dasar kebersamaan dan kekeluargaan seperti rujak uleg ini,” paparnya.

Dengan adanya rasa kebersamaan dan kekeluargaan antar warga, pemkot berhasil menurunkan angka stunting hingga tersisa 1,6 persen dan ini terendah se-Indonesia. Bahkan, dengan adanya kebersamaan dan kekeluargaan itu pula, pemkot berhasila menurunkan angka kemiskinan hingga menjadi 4,6 persen.

Meskipun angka kemiskinan dan stunting terus menurun drastis setiap tahunnya, ia berharap, masyarakat tidak berpuas diri. Sebab, menurut dia saat ini Kota Surabaya masih belum merdeka dari kemiskinan, stunting, hingga anak putus sekolah. Maka dari itu, di Peringatan HJKS ke-731 ini, ia ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan Surabaya menjadi kota yang sejahtera ke depannya.

“Ayo terus dijaga kekuatan kebersamaan ini, karena Surabaya belum merdeka. Masih ada kemiskinan, masih ada stunting, masih ada putus sekolah. Maka kita membutuhkan kekuatan kebersamaan seperti Rujak Uleg, menjadi satu bagian besar, karena kita juga akan membentuk Kampung Madani, kampung yang beradab untuk memberikan kesejahteraan kepada warga di Kota Surabaya,” pungkasnya. (ADV)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pendidikan Ahmad Dhani, Bakal Diusung Gerindra Jadi Calon Wali Kota Surabaya

Pendidikan Ahmad Dhani, Bakal Diusung Gerindra Jadi Calon Wali Kota Surabaya

Lifestyle | Senin, 20 Mei 2024 | 13:38 WIB

BREAKING NEWS: Gerindra Usung Ahmad Dhani Maju Calon Wali Kota Surabaya

BREAKING NEWS: Gerindra Usung Ahmad Dhani Maju Calon Wali Kota Surabaya

News | Senin, 20 Mei 2024 | 12:48 WIB

Hasil Klub Lisensi PSSI: Untuk Liga Champions Asia, Persija Jakarta dan Persib Bandung Lolos dengan Catatan

Hasil Klub Lisensi PSSI: Untuk Liga Champions Asia, Persija Jakarta dan Persib Bandung Lolos dengan Catatan

Bola | Kamis, 16 Mei 2024 | 14:25 WIB

Marselino Ferdinan

Marselino Ferdinan

Bola | Kamis, 16 Mei 2024 | 10:19 WIB

Profil Flavio Silva: Calon Striker Baru Persebaya Surabaya

Profil Flavio Silva: Calon Striker Baru Persebaya Surabaya

Bola | Rabu, 15 Mei 2024 | 21:27 WIB

Takut Jika Diminta Prabowo Jadi Wali Kota Surabaya, Ini Alasan Ahmad Dhani

Takut Jika Diminta Prabowo Jadi Wali Kota Surabaya, Ini Alasan Ahmad Dhani

Video | Rabu, 15 Mei 2024 | 16:05 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×