Video Viral Polisi Bongkar Kasus Gorengan Dicampur Bubuk Narkoba, Polda Metro Jaya: Hoaks

Kamis, 23 Mei 2024 | 17:33 WIB
Video Viral Polisi Bongkar Kasus Gorengan Dicampur Bubuk Narkoba, Polda Metro Jaya: Hoaks
Tangkapan layar--video menarasikan adanya modus baru peredaran narkoba yang dicampur dalam makanan gorengan. Bekalangan dikonfirmasi oleh kepolisian itu hoaks atau informasi bohong.

Suara.com - Viral di media sosial sebuah video menarasikan adanya modus baru peredaran narkoba yang dicampur dalam makanan gorengan. Modus baru ini disebut-sebut menargetkan korban anak sekolah hingga orang dewasa.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @bantuanhukumbekasi terlihat Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Hengki, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi dan Kasubdit III Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Malvino E. Yusticia. Mereka nampak berada di dalam rumah yang disebut lokasi pengedar narkoba modus gorengan.

"Modus baru, gorengan dicampur bubuk narkoba," tulis akun @bantuanhukumbekasi.

Tangkapan layar--video menarasikan adanya modus baru peredaran narkoba yang dicampur dalam makanan gorengan. Bekalangan dikonfirmasi oleh kepolisian itu hoaks atau informasi bohong.
Tangkapan layar--video menarasikan adanya modus baru peredaran narkoba yang dicampur dalam makanan gorengan. Bekalangan dikonfirmasi oleh kepolisian itu hoaks atau informasi bohong.

Ade Ary saat dikonfirmasi menegaskan bahwa narasi dalam unggahan video akun @bantuanhukumbekasi tidak bener alias hoaks. Video tersebut sebenarnya merupakan proses olah TKP pengungkapan kasus laboratorium pembuat PINACA atau bahan baku tembakau sintetis di Cluster Mountain View Sentul City, Bogor pada Minggu (24/4) lalu.

"Setelah ditelisik lebih jauh, informasi tersebut dipastikan hoaks atau berita bohong," kata Ade Ary kepada wartawan, Kamis (23/5/2024).

Ade Ary juga menjelaskan bahwa tepung dalam video tersebut merupakan prekusor atau bahan kimia pembuat PINACA. Bukan tepung terigu yang dicampur narkoba sebagai bahan baku gorengan.

"Tepung yang disebut mengandung narkoba, merupakan salah satu serbuk kimia yang menjadi bahan pembuatam PINACA yang merupakan bahan utama pembuatan tembakau sintetis," jelasnya.

Sebagaimana diketahui dalam pengungkapan kasus laboratorium PINACA di Sentul, Polda Metro Jaya telah menetapkan lima orang tersangka. Kelimanya berinisial F, S, H, B, dan GBH.

F merupakan aktor intelektual sekaligus pemodal. Sementara S dan H berperan sebagai peracik atau laboratoris. Sedangkan B selaku penjaga gudang penyimpanan bahan narkotika di Serpong, Tangerang Selatan dan GBH selaku kurir atau reseller yang mengaku dijanjikan upah hingga Rp100 juta dari F.

Baca Juga: Viral Penampakan 9 Pilar Cahaya Misterius di Langit Jepang, Ternyata Bukan Alien

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI