65 Pengacara dari Berbagai Wilayah Bakal Dampingi Pegi Setiawan, Dibayar Berapa?

Ronald Seger Prabowo

Sabtu, 01 Juni 2024 | 12:53 WIB
65 Pengacara dari Berbagai Wilayah Bakal Dampingi Pegi Setiawan, Dibayar Berapa?
Petugas Kepolisian menggiring tersangka kasus pembunuhan Pegi Setiawan untuk dihadirkan pada konferensi pers yang digelar di Gedung Ditreskrimum Polda Jabar, Bandung, Jawa Barat, Minggu (26/5/2024). [ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/foc]

Suara.com - Pegi Setiawan alias Perong hingga kini terus membantah terlibat dalam pembunuhan Vina dan mengaku tidak tahu apapun soal kejadian tersebut.

Tergugah hatinya, sebanyak 65 pengacara kini sepakat memberikan bantuan hukum kepada Pegi Setiawan dalam kasus tersebut.

Salah satu kuasa hukum keluarga Pegi, Toni mengatakan ada puluhan pengacara tersebut dari berbagai daerah seperti Indramayu, Brebes, Kuningan, Majalengka, Bandung hingga DKI Jakarta.

"Ada 65 pengacara yang sudah resmi menandatangani surat kuasa membela Pegi Setiawan," kata Toni dilansir dari Hops.id--jaringan Suara.com, Sabtu (1/6/2024).

Toni mengatakan bahwa 65 pengacara tersebut terinspirasi untuk menegakkan hukum Indonesia, sehingga mereka bekerja sama secara cuma-cuma dan tidak dibayar.

"Mereka semua direlokasi, tapi biayanya tidak ditanggung oleh keluarga Pegi Setiawan. Mereka punya keinginan membantu, menegakkan hukum, menegakkan keadilan,” ujarnya.

Dia mengatakan bahwa jumlah pengacara yang membela Pegi Setiawan bisa terus bertambah, tergantung situasi.

Sementara itu, ibu Pegi, Kartini, juga meyakini polisi melakukan salah tangkap. Kartini mengatakan Pegi sedang berada di Bandung saat kejadian.

Toni mengatakan bahwa antusias yang besar terlihat dari partisipasi puluhan pengacara yang ingin menjadi kuasa hukum Pegi Setiawan.

baca juga

Mereka pun diyakini prihatin dengan Pegi Setiawan dan kasus yang dihadapinya.

Ia menyatakan bahwa surat kuasa akan diubah seiring dengan perluasan kewenangan.

Mukhtar membenarkan bahwa dirinya berniat segera mendapatkan tanda tangan kliennya Pegi Setiawan terkait kuasa hukum.

Pihaknya juga meminta salinan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kasus Vina Cirebon atas DPO Pegi Setiawan alias Perong kepada penyidik Polda Jabar. Namun Polda Jabar tidak bisa memberikan berkas tersebut karena perlu mendapat perintah dari pimpinan Polda Jabar.

Kasus pembunuhan Vina dan Rizky kembali menjadi perbincangan setelah film Vina: sebelum 7 hari rilis. Warganet menyoroti tiga pelaku yang masih buron kurang lebih delapan tahun.

Polisi mulai menyelidiki kejadian tersebut dan akhirnya menangkap salah satu dari tiga buronan tersebut, yakni Pegi alias Perong atau Pegi Setiawan.

Polisi kini telah mengidentifikasi dua DPO lainnya yang hingga kini masih jadi buron kini diralat jika DPO hanya satu ialah Pegi Setiawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Habib Bahar Tanggapi Kasus Vina Cirebon, Siap Kerahkan Penghuni Lapas untuk Hajar Pelaku: Mati Kau!

Habib Bahar Tanggapi Kasus Vina Cirebon, Siap Kerahkan Penghuni Lapas untuk Hajar Pelaku: Mati Kau!

Entertainment | Sabtu, 01 Juni 2024 | 11:34 WIB

Sempat Disangkutpautkan dengan Pegi Perong Meski Ternyata Hoaks, Ini Koleksi Kendaraan Sunjaya Purwadi

Sempat Disangkutpautkan dengan Pegi Perong Meski Ternyata Hoaks, Ini Koleksi Kendaraan Sunjaya Purwadi

Otomotif | Sabtu, 01 Juni 2024 | 10:32 WIB

Gaji Pegi Setiawan Sebagai Kuli Terungkap, Curhatannya Bikin Netizen Terenyuh

Gaji Pegi Setiawan Sebagai Kuli Terungkap, Curhatannya Bikin Netizen Terenyuh

Tekno | Jum'at, 31 Mei 2024 | 17:46 WIB

Terkini

Bulog Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus & Perkuat Pengawasan Nasional

Bulog Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus & Perkuat Pengawasan Nasional

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:39 WIB

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:34 WIB

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:33 WIB

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:24 WIB

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:22 WIB

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:21 WIB

×