Terkuak! Kejanggalan Kesaksian Aep Kasus Vina Cirebon, Pakar Ungkap Hal Mengejutkan

Galih Prasetyo

Rabu, 05 Juni 2024 | 09:36 WIB
Terkuak! Kejanggalan Kesaksian Aep Kasus Vina Cirebon, Pakar Ungkap Hal Mengejutkan
Pemuda Cikarang Ungkap Misteri Pembunuhan Vina Cirebon: Saksi Mata Aep Bongkar Detik-detik Tragis [Suara.com/Mae Harsa]

Suara.com - Kasus Vina Cirebon sampai saat ini masih menjadi perdebatan publik di ruang-ruang sosial media. Analisis cocoklogi warganet soal pelaku hingga motif pembunuhan Vina dan kekasihnya Eky di 2016 jadi pembahasan intens.

Tak hanya warganet yang melakukan banyak 'investigasi' terkait kasus ini. Sejumlah pakar dan ahli hukum juga turun tangan di kasus Vina Cirebon.

Salah satu pakar yang ikut terjun langsung mengupas kasus ini ialah Reza Indragiri. Pakar Psikologi Forensik ini menyoroti sejumlah kejanggalan dari pernyataan Aep, salah satu saksi kunci kasus Vina Cirebon.

Pengakuan Aep yang belakangan ramai diperbincangkan ialah soal dirinya di malam kejadian, 27 Agustus 2016 melihat dari jarak 100 meter dan mengingat wajah-wajah pelaku pembunuhan Vina Cirebon dan kekasihnya, Eky.

Reza yang turun ke TKP tempat Vina dan Eky tewas mengaku pernyataan Aep sangat janggal. Reza mengurai kejanggalan Aep itu dari kondisi TKP dan suasana batin saksi saat kejadian.

"Pokok permasalahan yang akan kita bahas adalah seberapa jauh tingkat validitas saksi Aep terkait aksi pelemparan para terpidana kepada Vina dan Eky," kata Reza seperti dikutip, Rabu (5/6/2024).

"Terus terang bagi saya dengan situasi pencahayaan seperti ini tampaknya tidak mungkin bagi siapapun penginderaan secara visual untuk mengidentifikasi wajah-wajah orang," jelas Reza.

Reza juga menambahkan bahwa saksi Aep juga pada tayangan di televisi juga mengaku dirinya saat kejadian dalam posisi takut dan ingin kabur menyelamatkan diri.

"Dia (Aep) takut dan ingin sesegera mungkin pergi dari lokasi. Dalam kondisi batin normal saja, seperti sangat sulit melakukan pencermatan terhadap wajah siapa dan melakukan apa. Lebih-lebih ketika kemudian pengamatan itu dilakukan oleh seseorang dalam kondisi psikologis, dia tak mau melihat itu, takut dan ingin menyelamatkan diri" papar Reza.

baca juga

Reza Indragiri bilang dari pernyataan Aep itu yang mengaku takut, normalnya seseorang tidak akan fokus pada kejadian yang berlangsung, apalagi mengingat wajah-wajah orang serta memilih untuk pergi meninggalkan tempat kejadian.

"Dengan penalaran seperti itu, sebenernya tersedia alasan buat kita untuk skeptis terhadap pernyataan Aep," kata Reza.

Pengakuan Saksi Aep

Sebelumnya, pemuda asal Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Aep (30) menjadi salah satu saksi kunci pembunuhan Vina Cirebon.

Dia mengaku, telah menjadi saksi dalam kasus Vina Cirebon sejak awal kejadian berlangsung.

“Dari 2016 (diperiksa polisi jadi saksi),” kata Aep saat ditemui wartawan termasuk Suara.com, Kamis (23/5/2024).

Di Cirebon, Aep merupakan seorang pekerja di salah satu bengkel cuci mobil yang lokasinya tak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP).

Aep menceritakan, kasus Vina Cirebon terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. Saat peristiwa berlangsung dirinya sedang berada di sebuah warung dekat lokasi kejadian.

Saat itu, dia melihat korban melintas dengan sepeda motor dan tak lama dilempari batu oleh kelompok remaja yang sedang kumpul di dekat lokasi kejadian.

“Kejadian itu kebetulan saya lagi di warung terus ada pengendara motor yang berseragam XTC lewat terus langsung dilempari batu,” ucap Aep.

Setelah itu, Aep melihat sekelompok remaja itu mengejar korban. Dia memperkirakan jumlah remaja itu ada sekitar 8 orang.

“Terus di kejar-kejar. Di situ juga anak-anak ada sekitaran 8 orang. Cuma yang memepet itu ada 4 motor,” ujarnya.

Aep yang merasa takut pun langsung meninggalkan lokasi. Dia mengaku setelah itu tak tahu lagi peristiwa apa yang terjadi dengan Vina dan kekasihnya.

Meski begitu, Aep memastikan bahwa kematian Vina dan kekasihnya bukan karena kecelakaan.

“Engga (bukan kecelakaan) memang itu yang saya lihat,” tegas Aep.

Aep mengaku, dirinya tidak mengenal dengan para pelaku yang mengejar Vina dan kekasihnya pada saat kejadian. Namun, dia sering melihat para pelaku kumpul di depan sebuah tempat tongkrongan yang ada di depan tempat kerjanya.

“Ya cuma mengenal wajah (pelaku) saja cuma nama-nama saya tidak tau. Gak ada (hubungan) sebatas teman tidak ada. Ini saya tau aja itu anak-anak sering nongkrong di sana depan bengkel saya,” ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kuasa Hukum Pegi Minta Kapolri Kesatria: Kalau Unsurnya Tidak Terpenuhi, Lebih Baik SP3

Kuasa Hukum Pegi Minta Kapolri Kesatria: Kalau Unsurnya Tidak Terpenuhi, Lebih Baik SP3

News | Rabu, 05 Juni 2024 | 09:03 WIB

Kelewat Dekat Duduk Samping Hotman Paris, Gestur Menantu Eks Bupati Cirebon Digunjing

Kelewat Dekat Duduk Samping Hotman Paris, Gestur Menantu Eks Bupati Cirebon Digunjing

Entertainment | Selasa, 04 Juni 2024 | 19:50 WIB

5 Fakta Mengerikan Pembunuh Anak Dalam Karung: Benda Klenik dan Aksi Bejat Pelaku

5 Fakta Mengerikan Pembunuh Anak Dalam Karung: Benda Klenik dan Aksi Bejat Pelaku

News | Selasa, 04 Juni 2024 | 19:07 WIB

Siapa Egi Ripra dan Alasan Terseret Kasus Pembunuhan Vina Cirebon

Siapa Egi Ripra dan Alasan Terseret Kasus Pembunuhan Vina Cirebon

Entertainment | Selasa, 04 Juni 2024 | 16:27 WIB

Otto Hasibuan Angkat Bicara Soal Kasus Vina, Pegi Setiawan Bisa Bebas Asalkan Lakukan Ini

Otto Hasibuan Angkat Bicara Soal Kasus Vina, Pegi Setiawan Bisa Bebas Asalkan Lakukan Ini

News | Selasa, 04 Juni 2024 | 12:19 WIB

Terkini

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:21 WIB

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:20 WIB

×