5 Fakta Mengerikan Pembunuh Anak Dalam Karung: Benda Klenik dan Aksi Bejat Pelaku

Galih Prasetyo

Selasa, 04 Juni 2024 | 19:07 WIB
5 Fakta Mengerikan Pembunuh Anak Dalam Karung: Benda Klenik dan Aksi Bejat Pelaku
Begini Tindak Tanduk Kakek 61 Tahun Pembunuh Anak Dalam Karung di Bekasi [Bekasi24jam]

Suara.com - Anak perempuan berusia 9 tahun inisial GH pada Jumat 31 Mei 2024 dilaporkan hilang oleh keluarganya di Ciketing Udik, Bantar Gebang, Kota Bekasi.

Saat dalam proses pencarian, fakta pahit harus diterima keluarga korban. GH ditemukan tak bernyawa di dalam sebuah karung.

Korban ditemukan pada Minggu 2 Juni 2024 dinihari WIB, sekitar pukul 02:00 WIB.

Jasad korban ditaruh didalam karung dan berusaha dikubur oleh pelaku di sebuah lubang sedalam kurang lebih 2,5 meter.

Pelaku diketahui bernama Didik Setiawan berusia 61 tahun. Jarak rumah pelaku dengan korban hanya 700 meter. Namun antara pelaku dan orang tua korban tidak saling mengenal.

Tampang Pembunuh Anak Dalam Karung di Bekasi: Didik Setiawan Habisi Korban dengan Cara Sadis [Bekasi24jam]
Tampang Pembunuh Anak Dalam Karung di Bekasi: Didik Setiawan Habisi Korban dengan Cara Sadis [Bekasi24jam]

Menurut Kapolsek Bantar Gebang AKP Ririn S Damayanti, korban ditemukan tak bernyawa di dalam karung di lubang galian jet pump rumah milik Didik.

"Korban dimasukin ke dalam karung, lalu dimasukkan ke dalam lubang belakang rumah. Lubang untuk jet pump. (Kedalaman lubang) kurang lebih sedalam 2,5 meter," kata Ririn.

"Hubungan antar terduga pelaku dan orang tua korban tidak saling kenal. Anaknya sudah beberapa kali main ke situ," tambah Ririn.

Didik saat ini sudah ditangkap oleh Polres Metro Bekasi dan terancam hukuman 15 tahun penjara. Berikut sejumlah fakta mengerikan aksi sadis Didik terhadap korban GH

baca juga

Didik Dua Kali Perkosa Korban

Fakta lain terungkap bahwa Didik juga melakukan tindak pemerkosaan terhadap korban. Hal ini diketahui dari hasil otopsi korban dari RS Polri Kramat Jati.

Firdaus mengatakan awalnya Didik membantah bahwa ia memperkosa korban namun hasil otopsi berkata lain.

“Hasil otopsi, diketahui alat vital korban rusak dengan luka sobek secara keseluruhan,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Muhammad Firdaus.

Pemerkosaan dilakukan dua kali tepatnya pada Jumat (31/5/2024) pukul 20.00 WIB dan Sabtu (1/6/2024).

Cara Sadis Didik Bunuh Korban

Firdaus menjelaskan setelah melampiaskan nafsu bejatnya, Didik kemudian membunuh korban.

Korban dibunuh Didik dengan cara di dibekap menggunakan bantal dan dicekik.

Didik kemudian berusaha mengubur korban. Menurut salah satu warga, Sobirin, mereka menemukan korban di sebuah lubang.

Geger! Anak Perempuan Tewas Dalam Karung di Bekasi: Ditemukan Benda Klenik di TKP [Ist]
Geger! Anak Perempuan Tewas Dalam Karung di Bekasi: Ditemukan Benda Klenik di TKP [Ist]

Saat itu juga, warga menemukan dua lubang di dalam rumah dan di belakang rumah D.

“(Korban ditemukan) di dalam lubang, yang di dalam kosong, (korban) ditemukan di luar,” jelas Sobirin.

Benda-benda Klenik

Sejumlah tetangga mengatakan bahwa di lokasi tempat penemuan mayat perempuan itu, juga ditemukan benda-benda klenik seperti kembang yang biasa digunakan di aktivitas paranormal.

Polisi juga menemukan alat atau media-media yang bisa digunakan untuk praktik perdukunan.

"Di dalam rumah pelaku, ditemukan media semacam praktik dukun, ini masih kami dalami," kata Firdaus, Minggu (2/6).

Foto Anak-anak Perempuan

Selain itu dari hasil pemeriksaan di rumah Didik, polisi juga menemukan sejumlah foto-foto anak-anak di dalam rumah korban.

Firdaus mengatakan bahwa pihaknya masih menyelidiki terkait foto-foto tersebut dan alasan terduga pelaku menyimpan foto anak-anak.

Penampakan Rumah Terduga Pembunuh Anak Dalam Karung di Bekasi: Terdapat Gundukan seperti Kuburan [Istimewa]
Penampakan Rumah Terduga Pembunuh Anak Dalam Karung di Bekasi: Terdapat Gundukan seperti Kuburan [Istimewa]

"Ada foto-foto. Iya (wajahnya beda-beda). Saat ini masih dalam pendalaman," jelas Firdaus.

Dugaan korban lain

Untuk membongkar kasus ini, pihak kepolisian telah menerjukan tim anjing pelacak atau K-9 untuk menyisir di lokasi kejadian.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Muhammad Firdaus mengatakan, anjing pelacak diterjunkan untuk mencari jejak-jejak pelaku dan korban Didik.

"Tim K-9 dilibatkan dari Tim Satwa Ditsamapta Polda Metro Jaya. Untuk kegiatan anjing pelacak, sudah dilakukan oleh tim. Di sini sudah ada pawangnya. Tugasnya untuk mencari jejak-jejak korban dan pelaku di seputaran TKP," jelas Firdaus kepada awak media dikutip dari Bekasi24jam--jaringan Suara.com, Selasa (4/6/2024).

Selain itu, anjing pelacak juga diterjukan untuk mencari indikasi apakah ada korban lain atau tidak yang dikubur pelaku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Duh, Bocah 8 Tahun Tewas Terjatuh Dari JPO Jati Asih Bekasi Saat Bermain Bareng Teman

Duh, Bocah 8 Tahun Tewas Terjatuh Dari JPO Jati Asih Bekasi Saat Bermain Bareng Teman

News | Senin, 03 Juni 2024 | 14:15 WIB

Begini Gerak Gerik Kakek 61 Tahun Pembunuh Anak Dalam Karung di Bekasi

Begini Gerak Gerik Kakek 61 Tahun Pembunuh Anak Dalam Karung di Bekasi

News | Senin, 03 Juni 2024 | 06:30 WIB

Diduga Bersandar di JPO yang masih Diperbaiki, Seorang Anak Kecil Dikabarkan Jatuh hingga Tewas

Diduga Bersandar di JPO yang masih Diperbaiki, Seorang Anak Kecil Dikabarkan Jatuh hingga Tewas

News | Minggu, 02 Juni 2024 | 21:56 WIB

Main Berujung Petaka! Kronologis Anak 8 Tahun Terjatuh di JPO Tol Jorr Jatiasih

Main Berujung Petaka! Kronologis Anak 8 Tahun Terjatuh di JPO Tol Jorr Jatiasih

News | Minggu, 02 Juni 2024 | 18:31 WIB

Terduga Pembunuh Anak Dalam Karung di Bekasi Simpan Foto Mengejutkan dan Alat Dukun

Terduga Pembunuh Anak Dalam Karung di Bekasi Simpan Foto Mengejutkan dan Alat Dukun

News | Minggu, 02 Juni 2024 | 18:03 WIB

Terkini

Review Dark Matter Season 1: Menjelajah Multiverse Demi Menyelamatkan Cinta Sejati

Review Dark Matter Season 1: Menjelajah Multiverse Demi Menyelamatkan Cinta Sejati

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 12:49 WIB

Jadwal SIM Keliling Medan hingga 20 September 2026: Lokasi, Syarat dan Jam Pelayanan

Jadwal SIM Keliling Medan hingga 20 September 2026: Lokasi, Syarat dan Jam Pelayanan

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 12:46 WIB

Jejak Kelam Fahd A Rafiq: Eks Narapidana Korupsi yang Kini Kembali Ditangkap KPK

Jejak Kelam Fahd A Rafiq: Eks Narapidana Korupsi yang Kini Kembali Ditangkap KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 12:46 WIB

Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth untuk Market B2B ICT di Indonesia

Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth untuk Market B2B ICT di Indonesia

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 12:46 WIB

Daftar Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027, Maret Paling Banyak Tanggal Merah

Daftar Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027, Maret Paling Banyak Tanggal Merah

News | Selasa, 15 September 2026 | 12:45 WIB

Jangan Lewatkan, TPJF 2026 di Bandung Bakal Tampilkan Deretan Kolaborasi Ekslusif

Jangan Lewatkan, TPJF 2026 di Bandung Bakal Tampilkan Deretan Kolaborasi Ekslusif

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 12:44 WIB

Masih Dikepung Kabut Asap, Pekanbaru Terapkan Sekolah Tatap Muka Terbatas

Masih Dikepung Kabut Asap, Pekanbaru Terapkan Sekolah Tatap Muka Terbatas

Riau | Selasa, 15 September 2026 | 12:44 WIB

Eks Google DeepMind Memperingatkan AI Bikin Manusia Punah

Eks Google DeepMind Memperingatkan AI Bikin Manusia Punah

News | Selasa, 15 September 2026 | 12:42 WIB

Kementan Diminta Ungkap Merek Beras Fortifikasi yang Tipu Publik

Kementan Diminta Ungkap Merek Beras Fortifikasi yang Tipu Publik

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 12:40 WIB

45 Kuda Raih Podium di IHR Merdeka Cup 2026, Disaksikan 18.000 Pengunjung

45 Kuda Raih Podium di IHR Merdeka Cup 2026, Disaksikan 18.000 Pengunjung

Sumbar | Selasa, 15 September 2026 | 12:39 WIB

×