Terbukti Plagiat Skripsi, Mahasiswi UMP Batal Wisuda dan Diskorsing

Tasmalinda

Kamis, 06 Juni 2024 | 21:57 WIB
Terbukti Plagiat Skripsi, Mahasiswi UMP Batal Wisuda dan Diskorsing
Ilustrasi wisuda Terbukti plagiat skripsi, mahasiswi UMP batal sisuda dan diskorsing (Unsplash)

Suara.com - Seorang mahasiswi Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP) terbukti melakukan plagiat alias jiplak skripsi milik mahasiswi Universitas Sriwijaya (Unsri). Hal ini merupakan hasil penyelidikan dari tim investigasi yang dibentuk UMP.

Dalam penyelidikannya pun jika mahasiswa UMP tersebut mengakui jika menjiplak sebagian besar isi dari skripsi mahasiswi Unsri tersebut.

Ketua tim investigasi UMP Palembang, Darmadi Djufri mengungkapkan jika tim telah melakukan penyelidikan dan hasilnya telah dilaporkaan kepada pimpinan kampus. Hasil penyelidikan yang dilakukan menghasilkan tiga poin penting.

"Hasil laporan yang disampaikan pada pimpinan kampus, jika mahasiswi UMP ini terbukti melakukan plagiat/jiplak," ujarnya dihubungi Suara.com, Kamis (6/6/2024) sore.

"Kami tim investigasi melakukan pemeriksaan terhadap terduga, pelaku, termasuk juga yang melaporkan (mahasiswa Unsri), pembimbing, ketua program studi (prodi), kami mendapatkan hasil yang akurat, yakni terbukti melakukan plagiat atas skripsi tersebut," ujarnya menjelaskan.

Darmadi pun mengungkapkan jika dari mahasiswi UMP alias terlapor juga sudah mengakui jika melakukan plagiat terhadap skripsi mahasiswa Unsri tersebut.

"Diakui (sendiri)" ucapnya menjelaskan.

Dari hasil penyelidikan dari dua hasil karya skripsi yang diteliti, memang terbukti hampir sebagian besar dijiplak alias diplagiat.

"Bukan soal substansi, tapi hampir sebagian besar menjiplak, sebagian besar hampir sama," ucapnya menegaskan.

baca juga

Dalam penyelidikan pun diakui jika tindakan plagiat dilakukan secara pribadi dengan tidak melibatkan pihak lainnya. "Diakui dilakukan sendiri, oknum ya dan tim investigasi pun menyampaikan laporannya dan mengembalikan tindakan pada pimpinan fakultas," ucapnya.

Kampus UMP juga telah melakukan sejumlah sanksi dari mahasiswi yang melakukan plagiat.

Pihak kampus membatalkan hasil ujian skripsi sehingga tidak memungkinkan jika yang bersangkutan mengikuti wisuda pada bulan Juni ini.

Selain itu, pihak kampus juga memberikan sanksi untuk menskorsing selama 1 semester atau 6 bulan lamanya.

Dengan demikian mahasiswi yang bersangkutan baru akan bisa kembali mengajukan penelitian skripsi pada semester depan.

"Hasil investigas diketahui jika skripsi yang dijiplak didownload dari data base milik Unsri dengan kemudian melakukan duplikasi dari bab awal sama persis," ujar Darmadi menjelaskan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terbukti Skripsi Sama Persis, Mahasiswi UMP Ngaku Lakukan Plagiat

Terbukti Skripsi Sama Persis, Mahasiswi UMP Ngaku Lakukan Plagiat

News | Kamis, 06 Juni 2024 | 18:08 WIB

Gunung Dempo Status Waspada, Kawah Berasap Putih, Pendakian Ditutup

Gunung Dempo Status Waspada, Kawah Berasap Putih, Pendakian Ditutup

News | Minggu, 02 Juni 2024 | 11:58 WIB

Jelang Idul Adha, Satgas Pangan Polri Pastikan Stok Beras di Sumatera Selatan Aman

Jelang Idul Adha, Satgas Pangan Polri Pastikan Stok Beras di Sumatera Selatan Aman

News | Jum'at, 31 Mei 2024 | 08:16 WIB

Kondisi Terkini Korban Kecelakaan Bus Study Tour SDN 1 Harisan Jaya di Sumsel

Kondisi Terkini Korban Kecelakaan Bus Study Tour SDN 1 Harisan Jaya di Sumsel

News | Sabtu, 25 Mei 2024 | 18:07 WIB

Skandal KUR BNI, Bikin Negara Rugi Rp1,6 Miliar

Skandal KUR BNI, Bikin Negara Rugi Rp1,6 Miliar

Bisnis | Rabu, 22 Mei 2024 | 13:19 WIB

Eks Kacab BNI di Sumsel Manipulasi Data KUR, Negara Rugi Rp1,6 Miliar

Eks Kacab BNI di Sumsel Manipulasi Data KUR, Negara Rugi Rp1,6 Miliar

Bisnis | Selasa, 21 Mei 2024 | 18:26 WIB

Curhat Mahasiswa di Sumsel Telat Bayar UKT Didenda 20 Persen: Kami Terjebak!

Curhat Mahasiswa di Sumsel Telat Bayar UKT Didenda 20 Persen: Kami Terjebak!

News | Minggu, 19 Mei 2024 | 16:38 WIB

Kasus Pemalsuan Dokumen, Bareskrim Akan Periksa Pejabat Pelaksana dan Peserta RUPSLB Bank Sumsel Babel

Kasus Pemalsuan Dokumen, Bareskrim Akan Periksa Pejabat Pelaksana dan Peserta RUPSLB Bank Sumsel Babel

News | Selasa, 14 Mei 2024 | 19:23 WIB

Kasus Pemalsuan, Bareskrim Sita Dokumen Minuta Akta RUPSLB Bank Sumsel Babel

Kasus Pemalsuan, Bareskrim Sita Dokumen Minuta Akta RUPSLB Bank Sumsel Babel

News | Senin, 29 April 2024 | 11:14 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×