3 Misi Kemanusiaan TNI AU Paling Menegangkan, Pengorbanan untuk Republik

Wakos Reza Gautama | Suara.com

Jum'at, 07 Juni 2024 | 22:57 WIB
3 Misi Kemanusiaan TNI AU Paling Menegangkan, Pengorbanan untuk Republik
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memberi penghargaan kepada personel TNI AU yang sukses menjalankan misi kemanusiaan di Gaza, Palestina. [Dok TNI AU]

Ini karena Belanda masih mencari tahu data penumpang pesawat Dakota. Begitu tahu di dalam pesawat Dakota ada tiga anggota AURI, barulah Belanda melancarkan serangan. Serangan dilakukan ketika pesawat Dakota akan mendarat di Maguwo.

Akibat serangan ini delapan orang tewas termasuk tiga prajurit terbaik TNI AU. Hanya satu yang selamat yaitu A Gani Handonocokro. Penembakan ini menimbulkan protes keras dari dunia internasional. Peristiwa bersejarah yang terjadi di tanggal 29 Juli 1947 itu dikenang sebagai Hari Bhakti TNI AU.

2. Evakuasi WNI di Yaman

Salah satu episode misi kemanusiaan TNI AU yang paling menegangkan adalah saat mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) di Yaman pada tahun 2015. Saat itu sedang berkecamuk perang antara koalisi pemerintah Arab Saudi dengan milisi Houthi, Yaman.

Kondisi ini membuat Pemerintah RI memutuskan untuk mengevakuasi seluruh WNI yang berada di Yaman. Awal April 2015, pemerintah membentuk tim percepatan evakuasi WNI di Yaman. Tim terdiri dari unsur TNI AU, Kementerian Luar Negeri, Polri, Badan Intelijen Negara (BIN).

Tim pertama berjumlah 15 orang bertugas di ibukota Sana’a Yaman. Tim kedua terdiri dari 8 orang bertugas di Mukalla. Fokus utama kedua tim adalah membantu mengeluarkan WNI dari wilayah konflik ke tempat lebih aman.

Tim Satgas Penyelamatan untuk mengangkut WNI dipimpin Letkol Pnb I Gede Putu Setia Dharma. Satgas ini berjumlah 22 personel yang terdiri dari 12 kru pesawat, 4 personel Satuan Bravo Paskhas, 2 orang penerangan, 3 dari Kemenlu dan 1 supervisi dari Mabes TNI.

Pada 2 April 2015, TNI AU memberangkatkan pesawat Boeing 737-400 dari Skadron Udara VIP 17 menuju Yaman. Bukan perkara mudah bagi TNI AU untuk mengevakuasi WNI di wilayah perang. Mereka harus mendapat izin dari otoritas setempat.

TNI AU menemui kendala izin terbang saat hendak mengevakuasi WNI di Al Hudaydah. Putu menceritakan, pihaknya sudah meminta izin dari pagi sampai sore namun tidak juga diberikan pihak Arab Saudi karena sedang ada serangan.

"Beberapa wilayah dijadikan Saudi sebagai basis untuk menyerang ke Yaman sehingga kita diputar perjalanannya hampir 3,5-4 jam. Itu untuk menghindari wilayah-wilayah yang dipakai Saudi untuk menyerang Yaman," ucap dia.

Proses evakuasi WNI di Yaman memakan waktu dua minggu. Pemerintah Indonesia berhasil mengevakuasi 1795 WNI keluar dari daerah  konflik di Yaman.  Semntara pesawat Boeing 737 TNI AU berhasil mengevakuasi lebih kurang 391 WNI.

3. Airdrop di Gaza

Krisis kemanusiaan yang terjadi Gaza, Palestina, beberapa waktu lalu mengetuk hati Pemerintah RI untuk ikut berkontribusi membantu warga Gaza yang menderita akibat serangan Israel. Pemerintah RI bersama sejumlah negara menggelar misi kemanusiaan bersandi solidarity path operation.

Misi Solidarity Path Operation ini bertujuan untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada rakyat Palestina yang menderita akibat blokade Israel.

Bantuan yang diberikan berupa makanan, air mineral dan obat-obatan serta kebutuhan pokok lainnya. Melalui metode airdrop/penerjunan bantuan dari udara dengan ketinggian 2.000 kaki menggunakan metode Low Cost Low Altitude (LCLA) sebanyak 20 bundle logistik seberat 3.200 kg.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mampukah Jalani Perintah Jokowi Bantu Rakyat Palestina? Legislator Golkar Ungkit Sepak Terjang Prabowo di Timteng

Mampukah Jalani Perintah Jokowi Bantu Rakyat Palestina? Legislator Golkar Ungkit Sepak Terjang Prabowo di Timteng

News | Jum'at, 07 Juni 2024 | 21:49 WIB

Palestina Ukir Sejarah Pertama Kalinya Lolos Round 3 Kualifikasi Piala Dunia, Timnas Indonesia Segera Menyusul?

Palestina Ukir Sejarah Pertama Kalinya Lolos Round 3 Kualifikasi Piala Dunia, Timnas Indonesia Segera Menyusul?

Bola | Jum'at, 07 Juni 2024 | 20:50 WIB

Siap Evakuasi 1000 Warga Palestina Terdampak Konflik, Prabowo: Jatim-Jabar Siap Menampung

Siap Evakuasi 1000 Warga Palestina Terdampak Konflik, Prabowo: Jatim-Jabar Siap Menampung

News | Jum'at, 07 Juni 2024 | 18:50 WIB

Bombardir Israel Tak Goyahkan Semangat Palestina, Cetak Sejarah Lolos Babak Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026

Bombardir Israel Tak Goyahkan Semangat Palestina, Cetak Sejarah Lolos Babak Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 07 Juni 2024 | 17:37 WIB

Heboh Rencana Evakuasi 1.000 Warga Palestina ke Indonesia, Netizen: Urus Dulu Papua!

Heboh Rencana Evakuasi 1.000 Warga Palestina ke Indonesia, Netizen: Urus Dulu Papua!

News | Kamis, 06 Juni 2024 | 16:57 WIB

Terkini

Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:56 WIB

Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan

Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:43 WIB

Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump

Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:29 WIB

Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online

Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:00 WIB

Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i

Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:44 WIB

DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI

DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:30 WIB

Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan

Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku

Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:34 WIB

Vila dan Homestay Wajib Punya NIB Mulai 1 Agustus, yang Ilegal Bakal Dicoret dari Aplikasi

Vila dan Homestay Wajib Punya NIB Mulai 1 Agustus, yang Ilegal Bakal Dicoret dari Aplikasi

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:27 WIB

Militer AS Bom Kapal Diduga Bermuatan Narkotika di Samudera Pasifik: 1 Tewas 2 Selamat

Militer AS Bom Kapal Diduga Bermuatan Narkotika di Samudera Pasifik: 1 Tewas 2 Selamat

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 17:38 WIB