Viral, Tradisi Ngadu Bagong vs Anjing Tuai Pro dan Kontra, Netizen Sentil Animal Defender Bersuara

Muhammad Ilham Baktora

Selasa, 11 Juni 2024 | 19:45 WIB
Viral, Tradisi Ngadu Bagong vs Anjing Tuai Pro dan Kontra, Netizen Sentil Animal Defender Bersuara
Detik-detik anjing diseruduk habis-habisan oleh babi hutan dalam tradisi adu bagong. (X/@Heraloebss)

Suara.com - Sebuah tradisi ngadu bagong, atau sebutan lainnya babi hutan untuk diadu dengan seekor anjing viral di media sosial. Bahkan peristiwa yang kerap mengadu dua hewan ini dikritik netizen dan menyentil para pecinta hewan termasuk animal defender untuk bersuara.

Hal itu dipicu dari kasus seorang satpam di Plaza Indonesia yang akhirnya dipecat karena menghajar anjing. Padahal niat baik satpam adalah menolong anak kucing yang digigit anjing tersebut.

Kembali pada tradisi adu bagong yang videonya dibagikan ulang oleh akun X, @Heraloebss, Selasa (11/6/2024) terlihat seekor anjing putih tengah menantang babi hutan hitam pada sebuah arena.

Dalam video memang gelanggang arena tempat penonton berdiri ambruk. Namun hal itu dianggap menarik oleh netizen, melainkan bagaimana tradisi itu tetap berjalan, di mana anjing tersebut dipaksa bertarung dengan hewan liar.

"Adu bagong, tradisi tarung hewan yang dikecam dunia, tapi pemilik anjing suka dengan dalih melatih anjing agar instingnya tajam ketika diajak berburu," tulis caption video tersebut.

Pada lanjutan video, terlihat anjing tersebut kalah besar dari babi hutan. Bahkan anjing putih itu tak berkutik ketika beberapa kali babi tersebut menyeruduk hingga tak sadarkan diri.

Video itu pun banjir kecaman, di mana hewan yang seharusnya memiliki kebebasan hidup sekarat hanya karena harus memenuhi kepuasan manusia.

"Pecinta pecinta apa enggak ngelirik ke sini?" celetuk salah satu netizen.

"Saya enggak suka lihat anjingnya, tapi suka lihat ambruknya," kata lainnya.

baca juga

"Animal defender mana nih suaranya," celetuk netizen lain.

"SJW per'anjing'an dan per 'babi' an diam-diam bae kah?" ujar lainnya.

"Lagi nunggu respon orang-orang yang kemarin katanya paling love anjing," sebut lainnya.

Tradisi adu bagong sendiri di masyarakat masih menuai pro dan kontra. Bahkan tak jarang kecaman dilayangkan tapi tak mampu mengubah kesenangan sebagian masyarakat tersebut.

Di sisi lain, melatih anjing untuk berburu masih biasa dilakukan orang-orang. Di sisi lain, bagong atau babi hutan di bagian wilayah Indonesia dianggap sebagai hama karena merusak lahan petani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Netizen Serang Akun Instagram Oppo: Robby Purba dan Tagar 'gantiBA' Bergema

Netizen Serang Akun Instagram Oppo: Robby Purba dan Tagar 'gantiBA' Bergema

Tekno | Selasa, 11 Juni 2024 | 15:03 WIB

Riwayat Plaza Indonesia yang Disorot Soal Sekuriti Aniaya Anjing: Ide Titiek Soeharto hingga Dikelola Mertua Syahrini

Riwayat Plaza Indonesia yang Disorot Soal Sekuriti Aniaya Anjing: Ide Titiek Soeharto hingga Dikelola Mertua Syahrini

News | Senin, 10 Juni 2024 | 19:29 WIB

Jhon LBF Semprot Robby Purba yang Viralkan Satpam Pukul Anjing: Norak!

Jhon LBF Semprot Robby Purba yang Viralkan Satpam Pukul Anjing: Norak!

Lifestyle | Senin, 10 Juni 2024 | 18:22 WIB

Terkini

Bukan Cuma Bedak Matte, Ini Cara Tepat Bikin Pori-Pori Wajah Tampak Halus

Bukan Cuma Bedak Matte, Ini Cara Tepat Bikin Pori-Pori Wajah Tampak Halus

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 20:15 WIB

7 Komponen Wajib yang Harus Langsung Diganti setelah Beli Motor Bekas, Bodi Mulus Belum Tentu Aman

7 Komponen Wajib yang Harus Langsung Diganti setelah Beli Motor Bekas, Bodi Mulus Belum Tentu Aman

Otomotif | Kamis, 17 September 2026 | 20:15 WIB

Menteri Mukhtarudin Dampingi Wapres Gibran Terima Wakil PM Malaysia, MoU Pekerja Migran Dikebut

Menteri Mukhtarudin Dampingi Wapres Gibran Terima Wakil PM Malaysia, MoU Pekerja Migran Dikebut

News | Kamis, 17 September 2026 | 20:14 WIB

Peresmian LRT Pertemukan Prabowo dan Pramono, PDIP: Soal Pilpres Masih Terlalu Pagi

Peresmian LRT Pertemukan Prabowo dan Pramono, PDIP: Soal Pilpres Masih Terlalu Pagi

News | Kamis, 17 September 2026 | 20:11 WIB

Emil Audero Hampir Pasti Rebut Posisi Kiper Utama di Rayo Vallecano

Emil Audero Hampir Pasti Rebut Posisi Kiper Utama di Rayo Vallecano

Bola | Kamis, 17 September 2026 | 20:08 WIB

Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda Bisa Dibuka Lagi Jika Ada Petunjuk Baru

Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda Bisa Dibuka Lagi Jika Ada Petunjuk Baru

News | Kamis, 17 September 2026 | 20:07 WIB

Lip Balm Vaseline Pink vs Putih Apa Bedanya? Ini Perbedaan dan Kegunaannya

Lip Balm Vaseline Pink vs Putih Apa Bedanya? Ini Perbedaan dan Kegunaannya

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 20:05 WIB

Review Novel Rengat: Romansa Kaum Elite yang Penuh Rumor dan Intrik

Review Novel Rengat: Romansa Kaum Elite yang Penuh Rumor dan Intrik

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 20:00 WIB

PKB Tak Keberatan Ambang Batas Parlemen 5 Persen

PKB Tak Keberatan Ambang Batas Parlemen 5 Persen

News | Kamis, 17 September 2026 | 19:59 WIB

Agus Rizal Divonis 1 Tahun 4 Bulan, Korupsi Perkimtan Palembang Rugikan Negara Rp1,68 Miliar

Agus Rizal Divonis 1 Tahun 4 Bulan, Korupsi Perkimtan Palembang Rugikan Negara Rp1,68 Miliar

Sumsel | Kamis, 17 September 2026 | 19:57 WIB

×