Jawab Kritikan Soal Kelola Tambang, PBNU: Menajiskan Batu Bara Tak Sesuai Ajaran Islam, Itu Anugerah dari Allah

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 26 Juni 2024 | 19:58 WIB
Jawab Kritikan Soal Kelola Tambang, PBNU: Menajiskan Batu Bara Tak Sesuai Ajaran Islam, Itu Anugerah dari Allah
Foto udara areal pasca tambang nikel yang sebagian telah di reklamasi di Kecamatan Motui, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. (ANTARA FOTO/Jojon)

Suara.com - Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Ulil Abshar Abdalla, menegaskan pihaknya tidak menajiskan batu bara. Dia menilai hal tersebut merupakan anugerah dari Allah SWT.

Hal itu disampaikan Ulil menanggapi adanya kritikan lembaga-lembaga soal PBNU menerima izin usaha pengelolaan tambang dari pemerintah untuk ormas keagamaan.

Ulil awalnya mengulas soal adanya kampanye global jika mengelola batu bara adalah hal yang kotor atau najis. Pasalnya batu bara dianggap mengeksploitasi energi fosil dan bisa mengakibatkan perubahan iklim.

"Itu dalam kampanye besar international, karena batu bara ini memang ya, mungkin dari seluruh energi fosil yang ada, mungkin yang, dalam pandangan aktivis lingkungan, yang paling najis," kata Ulil dalam diskusi yang digelar Fraksi PAN DPR RI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/6/2024).

Ia pun menanggapi hal itu. Ulil menyebut jika isu perubahan iklim belum benar-benar disepakati semua pihak.

"Kalau kita lihat, isu climate change ini, ini isu seolah-olah isu yang sudah selesai sebagai kebijakan yang sudah disepakati oleh semua pihak. Climate change itu sebagai isu bahkan secara akademis itu belum selesai," ungkapnya.

"Saya kalau mungkin teman-teman tertarik, menganjurkan membaca, buku yang ditulis oleh salah satu saintis penting dalam bidang climate change, namanya Steven Koonin. Dia menulis buku yang terbit 2021, judulnya unsettled. Intinya buku ini mengatakan bahwa isu tentang climate change itu belum selesai secara ilmiah," sambungnya.

Untuk itu, kata dia, adanya kampanye soal batu bara tidak bisa dilakukan secara sepihak dan menganggap yang mengelola dicap sebagai penjahat.

Ia menegaskan, jika adanya batu bara merupakan anugerah dari Allah SWT. Sehingga hal tersebut harus dikelola dengan cara yang baik.

baca juga

"Oleh karena kita tidak boleh melakukan kampanye silifikasi. Menganggap kelompok yang terjun dalam bidang ini jahat," katanya.

"Bagi saya jahat sekali. Bagi saya tambang itu adalah anugerah Allah SWT untuk bangsa ini. Harus dikelola. Cuma pengelolaannya seperti apa mari kita bicarakan," katanyanya menambahkan.

Menurutnya manajiskan batu bara itu tidak sesuai pandangan agama Islam. Dia lagi-lagi menilai batu bara merupakan anugerah Allah untuk dikelola bangsa Indonesia.

"Bukan untuk dinajiskan. Bukan. Saya tidak setuju manajiskan batu bara. Manajiskan energi fosil. Secara ilmiah pun ini belum selesai," kata dia.

Untuk diketahui, pemerintah memberikan izin tambang bagi organisasi kemasyarakatan (ormas) keagamaan. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) merupakan salah satu ormas yang akan menerima izin tambang tersebut.

Masuknya ormas keagamaan di antaranya PBNU ke bisnis tambang menuai kontroversi. Hal tersebut lantaran ormas ini sebelumnya merupakan yang getol dengan penolakan tambang, bahkan sempat mengharamkannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akui NU Dibully Dimana-mana Usai Terima Pengelolaan Tambang, PBNU: Muhammadiyah Enak Sekarang

Akui NU Dibully Dimana-mana Usai Terima Pengelolaan Tambang, PBNU: Muhammadiyah Enak Sekarang

News | Rabu, 26 Juni 2024 | 19:33 WIB

Emiten Batu Bara BSSR Akan Bagikan Dividen Rp 903 Miliar

Emiten Batu Bara BSSR Akan Bagikan Dividen Rp 903 Miliar

Bisnis | Rabu, 26 Juni 2024 | 12:18 WIB

Menteri ESDM Sebut Masih Satu Ormas Keagamaan yang Minat Kelola Tambang

Menteri ESDM Sebut Masih Satu Ormas Keagamaan yang Minat Kelola Tambang

Bisnis | Kamis, 20 Juni 2024 | 16:18 WIB

Perusahaan Ini Berikan Kaum Difabel Berkairi di Industri Tambang

Perusahaan Ini Berikan Kaum Difabel Berkairi di Industri Tambang

Bisnis | Selasa, 18 Juni 2024 | 15:24 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×