Siapkan Algojo untuk Musnahkan Merpati, Cara Eksekusi Ala Pemerintah Limburger Mengerikan

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Kamis, 11 Juli 2024 | 13:52 WIB
Siapkan Algojo untuk Musnahkan Merpati, Cara Eksekusi Ala Pemerintah Limburger Mengerikan
Ilustrasi Turis Foto dengan Merpati (Pixabay/Free-Photos)

Suara.com - Limburg an der Lahn adalah kota yang indah di negara bagian Hesse di Jerman barat. Tapi Limburg punya masalah yaitu keberadaan ratusan burung merpati.

Burung-burung tersebut telah menjadi sangat mengganggu sehingga penduduk setempat hampir kehabisan tenaga untuk menghadapinya.

Merpati berkumpul di taman-taman di Limburg, mengganggu warga dengan kebisingannya, dan buang air besar di semua tempat. Baru-baru ini, pemerintah setempat mengadakan pemungutan suara mengenai apa yang harus mereka lakukan terhadap merpati tersebut.

Hasil referendum ini ternyata mengerikan. Penduduk Limburger memilih untuk membunuh hewan tersebut.

Jadi, ini adalah upaya pemusnahan hewan yang dianggap mengganggu sehingga tidak ada yang terlalu aneh. Meski demikian, metode menggelikan yang ingin digunakan otoritas dan penduduk Limburg untuk membunuh burung-burung itu ternyata cukup membuat ngeri.

Ilustrasi burung merpati. (Pixabay/@SandeepHanda)
Ilustrasi burung merpati. (Pixabay/@SandeepHanda)

Guna membasmi populasi merpati yang diperkirakan berjumlah 700-1.000 ekor, Limburg berniat menyewa seekor elang.

Mungkin saja si elang digunakan untuk menangkap merpati. Tapi masalahnya, tidak ada elang yang terlibat sama sekali.

Sebaliknya, akan dibuat seperti perangkap besar yang kemudian diisi dengan camilan lezat. Ini seharusnya berfungsi seperti perangkap ikan di mana mudah bagi burung untuk masuk tetapi hampir mustahil untuk keluar.

Penangkap burung kemudian akan masuk ke dalam kandang dengan membawa tongkat kayu. Dia akan memukul kepala merpati untuk membuat mereka pingsan dan kemudian mematahkan lehernya.

Seorang “pencari elang?” Kedengarannya lebih seperti algojo.

Ilustrasi Turis Foto dengan Merpati (Pixabay/suju)
Ilustrasi Turis Foto dengan Merpati (Pixabay/suju)

Namun, begitulah rencana Limburg untuk mengatasi masalah ini. Jika semuanya berjalan sesuai rencana, kota ini akan bebas dari merpati dalam waktu dua tahun.

Rencana pemusnahan merpati yang aneh ini awalnya sudah direncanakan pada tahun 2023. Setelah menghitung jumlah burung di awal tahun (yang menghasilkan perkiraan sekitar 700 hingga 1.000 merpati), dewan kota Limburg memutuskan untuk melakukan pemukulan dan leher merpati.

Namun, pada saat itu, metode eksekusi tersebut mendapat kecaman dari organisasi dan aktivis kesejahteraan hewan. Memang benar bahwa pihak yang menentang kebijakan ini ada benarnya, rencana dewan kota memang terdengar kejam dan tidak biasa.

Jadi, dewan memutuskan untuk mengajukan rencana pemungutan suara. Mereka mengadakan referendum pada tanggal 9 Juni, menanyakan 36.000 penduduk Limburg apakah mereka ingin mematahkan leher merpati.

Sekalipun si “petugas elang” di Limburg mulai melakukan pekerjaannya yang suram, kecil kemungkinannya kota ini akan terbebas dari penderitaan merpati. Pengalaman masa lalu menunjukkan bahwa genosida burung bukanlah cara yang efektif untuk mengendalikan burung yang bersuara dan buang air besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kakak Tewas, Ibu Ditangkap Polisi, Bayi Usia 1 Tahun Ini Ditemukan Merangkak Sendirian di Pinggir Jalan

Kakak Tewas, Ibu Ditangkap Polisi, Bayi Usia 1 Tahun Ini Ditemukan Merangkak Sendirian di Pinggir Jalan

News | Kamis, 11 Juli 2024 | 13:14 WIB

Pria Ini Jadi Orang Paling Beruntung di Dunia, Simak Kisahnya yang Menakjubkan

Pria Ini Jadi Orang Paling Beruntung di Dunia, Simak Kisahnya yang Menakjubkan

News | Kamis, 11 Juli 2024 | 12:23 WIB

Bak Kerangka Menari, Bobot Wanita Ini Hanya 25 Kg dan Ingin Lebih Kurus Lagi!

Bak Kerangka Menari, Bobot Wanita Ini Hanya 25 Kg dan Ingin Lebih Kurus Lagi!

News | Kamis, 11 Juli 2024 | 10:52 WIB

Suami di Inggris Tuntut Apple Rp103 Miliar, Diduga Gara-gara iPhone Bongkar Perselingkuhan

Suami di Inggris Tuntut Apple Rp103 Miliar, Diduga Gara-gara iPhone Bongkar Perselingkuhan

News | Rabu, 10 Juli 2024 | 21:29 WIB

Prestasi Memukau Diwarnai Keraguan, Gadis Jenius Matematika Asal Pedesaan Dituduh Menyontek

Prestasi Memukau Diwarnai Keraguan, Gadis Jenius Matematika Asal Pedesaan Dituduh Menyontek

News | Rabu, 10 Juli 2024 | 20:08 WIB

Euro 2024 Punya Peramal Baru! Akankah Bubi Setajam Paul Si Gurita?

Euro 2024 Punya Peramal Baru! Akankah Bubi Setajam Paul Si Gurita?

News | Rabu, 10 Juli 2024 | 14:10 WIB

Terkini

Alumni PMKRI Minta Laporan ke Jusuf Kalla Dicabut, Sebut Ceramah UGM Telah Diedit

Alumni PMKRI Minta Laporan ke Jusuf Kalla Dicabut, Sebut Ceramah UGM Telah Diedit

News | Senin, 27 April 2026 | 18:00 WIB

Pernah Divonis Kasus Hoaks, Jumhur Hidayat Kini Jadi Menteri LH: Saya Bukan Terpidana!

Pernah Divonis Kasus Hoaks, Jumhur Hidayat Kini Jadi Menteri LH: Saya Bukan Terpidana!

News | Senin, 27 April 2026 | 17:59 WIB

Pegadaian Sukses Gelar Tring! Golden Run 2026

Pegadaian Sukses Gelar Tring! Golden Run 2026

News | Senin, 27 April 2026 | 17:56 WIB

Prabowo Dipastikan Hadiri May Day 2026 di Monas, Bakal Orasi di Depan Ratusan Ribu Buruh

Prabowo Dipastikan Hadiri May Day 2026 di Monas, Bakal Orasi di Depan Ratusan Ribu Buruh

News | Senin, 27 April 2026 | 17:46 WIB

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH, Andi Gani: Kehormatan Besar Bagi Gerakan Buruh Indonesia

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH, Andi Gani: Kehormatan Besar Bagi Gerakan Buruh Indonesia

News | Senin, 27 April 2026 | 17:43 WIB

Polresta Yogyakarta: Ketua Yayasan Little Aresha Instruksikan Pengasuh Ikat Anak Titipan

Polresta Yogyakarta: Ketua Yayasan Little Aresha Instruksikan Pengasuh Ikat Anak Titipan

News | Senin, 27 April 2026 | 17:20 WIB

Terkuak! Anak Daycare Little Aresha Diikat Seharian, Dilepas Saat Mandi dan Difoto untuk Orang Tua

Terkuak! Anak Daycare Little Aresha Diikat Seharian, Dilepas Saat Mandi dan Difoto untuk Orang Tua

News | Senin, 27 April 2026 | 17:08 WIB

Harga Gabah Melonjak, Produsen Beras Terhimpit HET dan Bayang-Bayang Satgas Pangan

Harga Gabah Melonjak, Produsen Beras Terhimpit HET dan Bayang-Bayang Satgas Pangan

News | Senin, 27 April 2026 | 17:02 WIB

Misteri Dua ART Lompat dari Kos Benhil, Polisi Periksa 9 Saksi

Misteri Dua ART Lompat dari Kos Benhil, Polisi Periksa 9 Saksi

News | Senin, 27 April 2026 | 16:58 WIB

KUHAP Baru Disorot: Dinilai Buka Celah Kriminalisasi hingga Perkuat Impunitas Aparat

KUHAP Baru Disorot: Dinilai Buka Celah Kriminalisasi hingga Perkuat Impunitas Aparat

News | Senin, 27 April 2026 | 16:38 WIB