Mengenal Lebih Dekat Ustaz Yazid Jawas: Sosok Tegas Penebar Sunnah

M. Reza Sulaiman

Sabtu, 13 Juli 2024 | 16:12 WIB
Mengenal Lebih Dekat Ustaz Yazid Jawas: Sosok Tegas Penebar Sunnah
Profil Ustadz Yazid Bin Abdul Qadir Jawas (YouTube/Moslem Nearer)

Umat Muslim di Indonesia saat ini tengah berduka lantaran Ustaz Yazid Bin Abdul Qadir Jawas berpulang. Salah satu ulama besar tanah air ini wafat di usianya yang ke 61 tahun pada hari Kamis (11/7/2024) kemarin karena sakit setelah melaksanakan ibadah haji di kota Makkah. Jenazah Ustaz Yazid pun dimakamkan di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Suara.com - Ucapan belasungkawa beredar di media sosial, salah satunya disampaikan oleh Ustaz Firanda dan ulama sekaligus penceramah Ustaz Khalid Basalamah. Kabar mengenai berpulangnya Ustaz Yazid ini pun menjadi duka mendalam bagi sebagian masyarakat Jawa Barat, khususnya bagi komunitas Salafi. Lantas seperti apa sosoknya?

Profil Ustaz Yazid Bin Abdul Qadir Jawas

Ustaz Yazid bin Abdul Qadir Jawas merupakan seorang pendakwah, mubaligh, penulis, sekaligus tokoh Salafi yang namanya cukup populer di Indonesia. Pria kelahiran Kebumen pada tahun 1963 ini dibesarkan di Bogor.

Semasa hidupnya, Ustaz Yazid dikenal sebagai sosok ulama yang sangat perhatian terhadap penebaran sunnah. Selain jadi pembina di Pesantren Minhajus Sunnah Dramaga, Bogor, ia juga aktif mengisi kajian maupun tabligh akbar di berbagai kota di seluruh Indonesia.

Adapun isi kajian Ustaz Yazid ini kerap memicu kriti dari berbagai kalangan, terutama mereka yang tidak sejalam dengannya. Salah satu buku yang ia tulis dengan judul Mulia dengan Manhaj Salaf juga pernah dikritik oleh Habib Rizieq Shihab karena diklaim sebagai bentuk penyebar paham Wahabisme di masyarakat Indonesia.

Di sisi lain, Ustaz Yazid adalah ulama lulusan Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) dan salah satu murid guru besar Universitas Islam Madinah, Abdur Razaq bin Abdul Muhsin al-Abbad. Bahkan ia juga pernah menimba ilmu kepada salah satu ulama Sunni asal Makkah, Muhammad bin Shalih al-Utsaimin. 

Perjalanan Saat Menimba Ilmu

Melansir dari laman Institut Agama Islam Negeri Kudus, pada awal dekade 1980-an Ustaz Yazid Jawas mulai menimba ilmu di Ma’had al-‘Ulum al-Islamiyyah wal-’Arabaiyyah fi Indunisia atau dikenal dengan LIPIA. Ma’had itu ada di bawah naungan Universitas Islam Imam Muhammad bin Sa’ud Riyadh. 

baca juga

Selanjutnya, Ustaz Yazid Jawas diketahui pernah berguru kepada l seorang profesor dari Arab Saudi bernama Prof. Dr. Syaikh Abdurrazzaq, dosen Universitas Jami’ah Al-Islamiyah di Madinah. Tak hanya itu, dia juga bermajelis di daurah Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Usaimin dari Unaizah, yang juga diizinkan uhtuk mengikuti kelas khusus di majelis tersebut. 

Baru pada awal tahun 1990-an, Ustaz Yazid Jawas mulai mengembangkan dakwah bersama dengan Abu Nida, Ja'far Umar Thalib dan Yusuf Usman Baisa yang merupakan alumni LIPIA dengan menggelar dauroh di pesantren Ibnu Qayyim Sleman Yogyakarta. Gelaran Dauroh ini mendapat dukungan dari DII. 

Ustaz yang memiliki ribuan jamaah bersama dengan Ja’far Umar Thalib kemudian diajak oleh Abu Nida untuk mendirikan Yayasan As-Sunnah pada tahun 1992. Tak hanya membangun yayasan, ia juga membangun masjid di Degolan, Kaliurang, Yogyakarta. Masih bersama Ja’far, Ustaz Yazid Jawas juga menjalankan pondok Pesantren al-Irsyad, Tengaran, Salatiga atas dasar tugas dakwah dari LIPIA. 

Kegigihannya dalam menyebarkan keyakinan salafi membuat pesantren itu menjadi salah satu mata rantai terpenting jaringan penyebaran gerakan Salafi di Tanah Air. Lalu pada 1994 ia diangkat jadi direktur pertama majalah As-Sunnah.

Perjalanan Menjadi Pendakwah

Orang-orang yang pernah menimba ilmu di Saudi Arabia seperti Ustaz Yazid bin Abdul Qodir Jawas, Abdul Hakim dan huga Badrusalam, mereka adalah asatidz kelompok Salafi. 

Setelah menimba ilmu di Saudi Arabia dengan Prof. Dr. Syaikh Abdurrazzaq (Dosen Universitas Jami ah AlIslamiyah Madinah), Ustaz Yazid bin Abdul Qodir Jawas kembali ke kampung halamannya. Ia bersama kelompoknya mengembangkan dakwah Salafi, dengan mengadakan kajian di masjid-masjid yang berbasis Muhammadiyah.

Setelah membangun kepercayaan masyarakat, beberapa tahun berikutnya mereka mulai membangun masjid dan membuat kelompok-kelompok pengajian untuk komunitas Salafi. Namun banyak masyarakat yang tidak setuju dengan isi ceramah pengajiannya karena dianggap meresahkan masyarakat. 

Akan tetapi, para tokoh Salafi ini terus menjalankan strategi dan tidak pantang menyerah dalam melakukan ekspansi dakwahnya. Para ulama Salafi, selain melakukan dakwahnya melalui jalur pendidikan mereka juga memanfaatkan media berupa radio dan majalah.

Bersama Abu Yahya Badrusalam, ia mulai mendirikan radio Rodja di tahun 2004 dengan niat dan semangat agar jangkauan ceramah Salafi tak hanya ditujukan bagi masyarakat di Bogor, namun di seluruh Indonesia. Terbaru,  Ustaz Yazid bin Abdul Qodir Jawas juga gencar dalam berdakwah di media sosial seperti Youtube, Instagram, Facebook dan lainnya.

Penyakit Ustaz Yazid Jawas

Sebelumnya, Ustaz Yazid Jawas sempat dikabarkan sakit ketika menjalankan ibadah haji di Mekah. Hal itu disampaikan melalui media sosial, Kajian Akhwat Cikampek pada Kamis (13/6/2024) lalu.

"Mohon kesediaannya untuk mendoakan Ustaz Yazid bin Abdul Qadir Jawas Hafizahullahu ta'ala, yang sedang haji dan qadarullah beliau sedang drop sakit di sana, semoga beliau diberikan kesehatan," demikian tulis akun @Kajian Akhwat Cikampek.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, Ustaz Yazid wafat di rumah sakit seusai mendapat perawatan intensif lantaran penyakit kanker yang dideritanya.

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Jejak Digital Ustaz Yazid Semasa Hidup, Ternyata Pernah Berguru dengan Tokoh Dunia

5 Jejak Digital Ustaz Yazid Semasa Hidup, Ternyata Pernah Berguru dengan Tokoh Dunia

Tekno | Jum'at, 12 Juli 2024 | 09:02 WIB

Ustaz Walid Yazid Meninggal Dunia, Teuku Wisnu Kutip Doa dari Hadis Ini

Ustaz Walid Yazid Meninggal Dunia, Teuku Wisnu Kutip Doa dari Hadis Ini

Entertainment | Kamis, 11 Juli 2024 | 17:15 WIB

Geni Faruk Ngotot Thariq Halilintar Sudah Naik Haji dari Umur 2 Bulan, Apakah Ibadahnya Sah? Ini Penjelasannya

Geni Faruk Ngotot Thariq Halilintar Sudah Naik Haji dari Umur 2 Bulan, Apakah Ibadahnya Sah? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Senin, 24 Juni 2024 | 11:44 WIB

Terkini

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

×