Dari Pengacara jadi Presiden: Menelisik Rekam Jejak Isaac Herzog yang Bertemu Lima Tokoh Nahdliyin

Muhammad Ilham Baktora

Rabu, 17 Juli 2024 | 11:55 WIB
Dari Pengacara jadi Presiden: Menelisik Rekam Jejak Isaac Herzog yang Bertemu Lima Tokoh Nahdliyin
Presiden Israel, Isaac Herzog. (Instagram/@isaacherzog)

Suara.com - Nama Isaac Herzog menjadi sorotan saat ini. Bukan tanpa alasan, Presiden Israel ini bertemu dengan sejumlah tokoh Nahdliyin yang terunggah di sejumlah media sosial.

Foto lima tokoh Nahdliyin bersama Isaac Herzog menuai kecaman. Tentu saja kecaman itu ikut menyeret NU yang dituding menormalisasi pertemuan para cendikiawannya dengan tokoh Israel tersebut.

Sudah jelas posisi Indonesia ikut mengecam tindakan Israel terhadap warga Palestina dengan sejumlah dalih perang dan pembantaian yang dilakukan mereka. Di tengah situasi panas tersebut, justru para tokoh Nahdliyin berfoto bersama yang menimbulkan spekulasi liar di Indonesia.

Terlepas dari polemik yang ikut menyeret organisasi keagamaan NU, perlu diketahui juga biodata Isaac Herzog sendiri. Dipilih sebagai Presiden, Isaac Herzog berangkat dari profesinya sebagai pengacara. Berikut profil lengkap Presiden Israel 64 tahun ini.

Profil

Isaac Herzog, lahir pada 22 September 1960, adalah seorang politikus dan pengacara Israel yang saat ini menjabat sebagai Presiden Israel ke-11 sejak tahun 2021.

Herzog telah menjadi anggota Knesset sejak tahun 2003 dan telah memegang berbagai posisi kementerian, termasuk Menteri Kesejahteraan dan Pelayanan Sosial dari tahun 2007 hingga 2011.

Dia adalah ketua Partai Buruh dan pernah menjadi pemimpin oposisi di Knesset ke-19. Pada pemilihan legislatif tahun 2015, Herzog memimpin daftar elektoral bersama Zionist Union dari Partai Buruh dan Hatnuah.

Orang tua

baca juga

Isaac Herzog adalah putra dari Jenderal Chaim Herzog, yang menjabat sebagai Presiden Israel keenam dari tahun 1983 hingga 1993, dan Aura Ambache, pendiri Dewan Israel Indah.

Kakek dari pihak ayahnya, Rabbi Yitzhak HaLevi Herzog, adalah Kepala Rabbi pertama Irlandia dari tahun 1922-1935 dan Ketua Rabbi Ashkenazi Israel dari tahun 1936-1959.

Ayah Isaac Herzog lahir di Irlandia dan ibunya lahir di Mesir, keluarga mereka berasal dari keturunan Yahudi Eropa Timur, termasuk Polandia, Rusia, dan Lithuania. Herzog memiliki dua saudara laki-laki dan satu saudara perempuan.

Pendidikan dan Keluarga

Herzog lahir di Tel Aviv dan semasa kecilnya tinggal di New York saat ayahnya menjabat sebagai Perwakilan Permanen Israel untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa. Dia bersekolah di Ramaz School. Setelah kembali ke Israel pada akhir 1978, dia masuk IDF dan bertugas sebagai perwira mayor di Unit 8200 dari Korps Intelijen.

Herzog belajar hukum di Universitas Tel Aviv dan bekerja di firma hukum yang didirikan oleh ayahnya, Herzog, Fox & Ne'eman. Dia menikah dengan Michal, seorang pengacara, dan memiliki tiga anak laki-laki. Mereka tinggal di rumah masa kecil Herzog di kawasan Tzahala, Tel Aviv.

Alasan 5 Cendikiawan Bertemu Herzog

Pertemuan lima tokoh Nahdliyin bersama Presiden Israel ini merupakan ajakan dari salah satu advokat yang terafiliasi dengan organisasi non-pemerintahan atau NGO Israel.

Lima orang mengaku tokoh muda NU bertemu Presiden Israel Isaac Herzog. (Foto: Istimewa)
Lima orang mengaku tokoh muda NU bertemu Presiden Israel Isaac Herzog. (Foto: Istimewa)

Ketua PBNU KH Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya, menyebutkan advokat ini memiliki strategi untuk mengundang sejumlah kelompok, untuk hadir ke Israel. Tujuannya untuk memperlihatkan bahwa konflik yang terjadi antara Israel dan Palestina bukan isu yang sensitif.

"Israel berharap ini anak-anak ini bisa membantu Israel untuk menyebarkan artikulasi-artikulasi yang sesuai dengan kepentingan Israel," jelas Gus Yahya dalam pemaparannya di markas PBNU, Jakarta Pusat, Selasa (16/7/2024).

Gus Yahya mengungkapkan cara-cara yang dilakukan NGO Israel ini cukup di luar dugaan. Termasuk bagaimana cara orang yang diundang mendapat visa untuk bisa diterbangkan ke Israel, termasuk Indonesia yang tak memberikan akses visa ke Israel karena tak memiliki hubungan bilateral.

"Ini yang mengajak dan konsolidasikan mereka, ya memang canggih sekali biasanya caranya. Tapi sekali lagi, ini sudah sering sekali begini nih, baik di Indonesia, belahan dunia lain, Irak dan sebagainya," ujar dia.

Hingga kini, lima tokoh cendikiawan Nahdliyin ini belum mendapat tindakan dari PBNU sendiri. Meski Gus Yahya memastikan NU tak pernah mendelegasikan dan terlibat terkait keberangkatan lima tokoh tersebut, pihaknya akan memanggil orang-orang tersebut yang nantinya bisa saja memberikan sanksi tegas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

FPI Kecam Keras 5 Cendikia NU yang Bertemu Presiden Israel: Menguntungkan Zionis!

FPI Kecam Keras 5 Cendikia NU yang Bertemu Presiden Israel: Menguntungkan Zionis!

News | Rabu, 17 Juli 2024 | 10:12 WIB

Profil RAHIM: Organisasi Yahudi yang Turut Diikuti Aktivis NU, Zainul Maarif

Profil RAHIM: Organisasi Yahudi yang Turut Diikuti Aktivis NU, Zainul Maarif

Lifestyle | Rabu, 17 Juli 2024 | 08:04 WIB

Apa yang Dilakukan 5 Cendikia NU Selama di Israel? Ini Penjelasan Ketua PBNU

Apa yang Dilakukan 5 Cendikia NU Selama di Israel? Ini Penjelasan Ketua PBNU

News | Rabu, 17 Juli 2024 | 01:25 WIB

Terkini

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak

Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak

Riau | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang

Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya

Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol

Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak

Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak

Bri | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Mahkamah Konstitusi 'Main Aman' Beri Legitimasi Program MBG yang Bermasalah

Mahkamah Konstitusi 'Main Aman' Beri Legitimasi Program MBG yang Bermasalah

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Sering Olahraga Bikin Rambut Lepek dan Ketombe? Ini Tips Menjaga Kulit Kepala Sehat

Sering Olahraga Bikin Rambut Lepek dan Ketombe? Ini Tips Menjaga Kulit Kepala Sehat

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Gus Ipul Ingatkan Seluruh Jajaran: Program Sekolah Rakyat Butuh Kolaborasi dan Integritas

Gus Ipul Ingatkan Seluruh Jajaran: Program Sekolah Rakyat Butuh Kolaborasi dan Integritas

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:55 WIB

×