Serangan Teroris Mematikan di Pakistan Tewaskan 28 Orang, Termasuk 10 Tentara

Andi Ahmad S

Rabu, 17 Juli 2024 | 19:44 WIB
Serangan Teroris Mematikan di Pakistan Tewaskan 28 Orang, Termasuk 10 Tentara
Ilustrasi Serangan Teroris Mematikan di Pakistan Tewaskan 28 Orang, Termasuk 10 Tentara. (Shutterstock)

Suara.com - Serangan mematikan terjadi di barat laut Pakistan dalam 24 jam, total ada 28 orang meninggal dunia pada peristiwa tersebut.

Militer Pakistan dalam sebuah pernyataan menyebutkan, setidaknya ada 28 orang tewas diantaranya lima sipil, 10 tentara dan 13 tersangka militan.

Serangan mematikan itu disebabkan dua serangan teroris terpisah termasuk ledakan bom bunuh diri di barat laut Pakistan.

Sekelompok militer bersenjata lengkap menyerbu area barak distrik Bannu barat laut provinsi Khyber Pakhtunkhwa pada Senin dini hari sebelum pembom bunuh diri menabrakkan kendaraan bermuatan bahan peledak ke tembok pembatas area tersebut, dan menewaskan delapan tentara.

"Upaya memasuki barak tersebut digagalkan oleh aparat keamanan, yang membuat para teroris menabrakkan kendaraan bermuatan bahan peledak ke dinding perimeter barak,” katanya, dilansir Rabu (17/7/2024).

Ledakan bom bunuh diri tersebut, membuat sebagian dinding roboh dan merusak infrastruktur di sekitarnya, menyebabkan delapan tentara tewas, tambah pernyataan itu.

Dalam operasi berikutnya, pasukan tentara melawan para penyerang, dan menewaskan 10 tersangka militan.

Militer menuding kelompok Hafiz Gul Bahadur dari Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP), "yang beroperasi dari Afghanistan dan juga telah menggunakan wilayah Afghanistan untuk mengatur aksi terorisme di Pakistan pada masa lalu."

“Pakistan secara konsisten menyampaikan keprihatinannya kepada pemerintah sementara Afghanistan, meminta mereka untuk melarang penggunaan wilayah Afghanistan secara terus-menerus oleh para teroris dan mengambil tindakan efektif terhadap elemen-elemen tersebut,” kata pernyataan itu.

baca juga

Beberapa jam setelahnya, kelompok teroris lainnya menyerang fasilitas kesehatan di pinggiran distrik Dera Ismail Khan, Khyber Pakhtunkhwa pada Senin malam, dan melepaskan tembakan "tanpa pandang bulu", menewaskan lima warga sipil, kata pernyataan terpisah dari militer.

Dalam baku tembak, tiga teroris dan dua prajurit tewas, lanjut pernyataan itu.

Mereka yang tewas adalah dua wanita petugas kesehatan dan beberapa anak-anak. [Antara].

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masjid Syiah Oman Diterjang Teror ISIS, Total 6 Tewas Termasuk 4 Warga Pakistan

Masjid Syiah Oman Diterjang Teror ISIS, Total 6 Tewas Termasuk 4 Warga Pakistan

News | Rabu, 17 Juli 2024 | 15:24 WIB

4 Orang Tewas, Motif Dibalik Serangan Dekat Masjid Oman Masih Misteri

4 Orang Tewas, Motif Dibalik Serangan Dekat Masjid Oman Masih Misteri

News | Rabu, 17 Juli 2024 | 04:00 WIB

Penembakan Brutal di Masjid Oman Menewaskan 4 Orang, Puluhan Terluka

Penembakan Brutal di Masjid Oman Menewaskan 4 Orang, Puluhan Terluka

News | Selasa, 16 Juli 2024 | 23:29 WIB

Terkini

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:57 WIB

Ratu Tisha: Sepak Bola dan Pendidikan Dapat Berjalan Beriringan

Ratu Tisha: Sepak Bola dan Pendidikan Dapat Berjalan Beriringan

Bola | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:44 WIB

1.923 Titik Panas Terdeteksi di Papua Tengah, Nabire Terbanyak

1.923 Titik Panas Terdeteksi di Papua Tengah, Nabire Terbanyak

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:42 WIB

DPR Respons Wacana Pengalihan Utang Whoosh ke Kemenkeu

DPR Respons Wacana Pengalihan Utang Whoosh ke Kemenkeu

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Zulhas: Anggota Dewan Hingga Menteri PAN Wajib Potong Gaji Sebulan Demi Rakyat NTT

Zulhas: Anggota Dewan Hingga Menteri PAN Wajib Potong Gaji Sebulan Demi Rakyat NTT

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:32 WIB

Misbakhun Tegaskan SOKSI Siap Jadi Pendulang Suara Golkar di Pemilu Mendatang

Misbakhun Tegaskan SOKSI Siap Jadi Pendulang Suara Golkar di Pemilu Mendatang

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Viral Pemblokiran Rekening Warga di Bank Mandiri, Bagaimana Regulasinya?

Viral Pemblokiran Rekening Warga di Bank Mandiri, Bagaimana Regulasinya?

Bisnis | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Prabowo Copot M Nasir dari Sekda Aceh, Pemprov: Tak Ada Masalah Apa-apa

Prabowo Copot M Nasir dari Sekda Aceh, Pemprov: Tak Ada Masalah Apa-apa

Sumut | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:09 WIB

×