Alissa Wahid Dinilai Cocok Jadi Pimpinan KPK, Yenny Wahid: Kayaknya Nggak Nyalon Ya

Chandra Iswinarno, Lilis Varwati

Kamis, 18 Juli 2024 | 07:35 WIB
Alissa Wahid Dinilai Cocok Jadi Pimpinan KPK, Yenny Wahid: Kayaknya Nggak Nyalon Ya
Putri sulung Gus Dur sekaligus Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian, Alissa Wahid. [ANTARA]

Suara.com - Nama anak sulung mantan Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Alissa Wahid disebut cocok menjadi salah satu Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal tersebut disampaikan oleh Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman.

Namun adik Alissa, Yenny Wahid, mengungkapkan bahwa sang kakak nampaknya tidak mendaftarkan diri sebagai calon pimpinan (capim) KPK.

Meski begitu, dia juga berpandangan kalau sosok Alissa Wahid memang cocok menjadi Pimpinan KPK.

"Kayaknya nggak nyalon ya, tapi bagus menurut saya. Mbak Lisa, saya nggak pernah dengar beliau berniat untuk mencalonkan diri, tapi kalau beliau mau mencalonkan diri, menurut saya itu bagus banget," kata Yenny kepada Suara.com.

Menurut Yenny, Alissa Wahid memang memiliki sikap anti korupsi. Terlepas dari fakta bahwa dirinya memang adik Alissa Wahid, namun Yenny memgatakan, kakaknya punya cara yang sistematis dalam melihat masalah.

"Dan memang pejuang akar rumput banget. Ini bukan karena saya adiknya ya, tapi karena saya melihat komitmennya memang luar biasa," imbuhnya.

Kehadiran Alissa Wahid juga bisa menjadi perwakilan dari tokoh perempuan di KPK yang selama ini masih didominasi oleh laki-lakk.

Yenny menyebutkan, kehadiran perempuan di jajaran pimpinan KPK juga penting karena memiliki satu sikap yang inherent.

Menurut Yenny, perempuan lebih bisa melihat kepentingan publik di atas kepentingan pribadinya sendiri.

baca juga

"Jadi perempuan, dalam keluarga misalnya, kalau dia punya uang dia akan memastikan bahwa uangnya dialokasikan untuk pendidikan anaknya, untuk makanan bergizi anaknya."

"Nah kalau dari hasil riset, laki-laki terutama yang tidak berpendidikan, biasanya lebih banyak tidak sekomitmen itu. Lebih banyak kita temui misalnya di kampung-kampung, di desa-desa, bapaknya kalau punya uang bukan ditabung, dibeliin rokok dulu, gitu," tuturnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Yenny juga setuju bila ada aturan mengenai kuota minimal jumlah pimpinan KPK dari tokoh perempuan.

"Keterlibatan perempuan di KPK, menurut saya akan punya dampak besar terhadap pemberantasan korupsi di Indonesia," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MAKI Khawatir Capim KPK Laki-laki Banyak yang Hanya Pensiunan Cari Kerja

MAKI Khawatir Capim KPK Laki-laki Banyak yang Hanya Pensiunan Cari Kerja

News | Rabu, 17 Juli 2024 | 15:28 WIB

Pansel Belum Umumkan Daftar Capim KPK, MAKI Berharap Ada Nama Alissa Wahid Sebagai Perwakilan Perempuan

Pansel Belum Umumkan Daftar Capim KPK, MAKI Berharap Ada Nama Alissa Wahid Sebagai Perwakilan Perempuan

News | Rabu, 17 Juli 2024 | 10:49 WIB

Sindir Nurul Ghufron yang Daftar Capim KPK Lagi, MAKI: Tim Pansel Berpotensi Digugat ke PTUN

Sindir Nurul Ghufron yang Daftar Capim KPK Lagi, MAKI: Tim Pansel Berpotensi Digugat ke PTUN

News | Selasa, 16 Juli 2024 | 14:18 WIB

Terkini

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:13 WIB

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:45 WIB

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:38 WIB

Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?

Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:32 WIB

Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret

Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:30 WIB

×