Pansel Belum Umumkan Daftar Capim KPK, MAKI Berharap Ada Nama Alissa Wahid Sebagai Perwakilan Perempuan

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Rabu, 17 Juli 2024 | 10:49 WIB
Pansel Belum Umumkan Daftar Capim KPK, MAKI Berharap Ada Nama Alissa Wahid Sebagai Perwakilan Perempuan
Alissa Wahid. [Suara.com/Somad]

Suara.com - Panitia seleksi (pansel) pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum mengumumkan nama-nama yang sudah mendaftar meski pendaftaran sudah ditutup sejak Senin (15/7) lalu. Tercatat ada 318 orang yang mendaftar sebagai capim KPK yang terdiri dari 298 laki laki dan 20 perempuan.

Dari puluhan perempuan yang mendaftar, Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman berharap ada nama Alissa Wahid di dalamnya. Menurut Bonyamin, sosok anak mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu cocok menjadi salah satu Pimpinan KPK.

"Sebenarnya saya kemarin berharap Alissa Wahid, anaknya Gus Dur, itu masuk. Tapi enggak tahu apakah beliau masuk atau tidak," kata Bonyamin saat dihubungi Suara.com, Rabu (17/7/2024).

Selain Alissa Wahid, Bonyamin juga menyebut nama Ketua Pengurus Asosiasi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) APIK Indonesia, Nursyahbani Katjasungkana. Akan tetapi, dia kembali belum bisa memastikan nama Nursyahbani ada di dalam daftar atau tidak.

Dia berpandangan kalau masih banyak tokoh perempuan lainnya yang juga cocok jadi pimpinan KPK. Bonyamin menyatakan, kinerja pimpinan KPK bisa jadi lebih bagus bila komposisinya terbagi antara laki-laki dan perempuan.

"Karena beliau-beliau kan sangat paham manajemen, paham keuangan, hukum, segala macam begitu, dan tata kelola. Jadi sebenarnya saya berharap beliau-beliau itu masuk daftar," ujarnya.

Kehadiran perempuan dalam pimpinan KPK, menurut Bonyamin, bisa membawa cara kerja yang lebih dinamis dan ideal.

"Dari sisi ini lho ya, kelembutan, itu kan ada di perempuan, kehati-hatian, segala macam itu. Sehingga team work ini akan bagus. Saya sangat bermimpi setelahnya tim ini jadi the dream team, tim impian gitu," tuturnya.

Saat ini, Bonyamin masih berharap kalau Pansel KPK di DPR bisa memberikan pilihan seperti itu. Tujuannya juga untuk bisa memperbaiki citra KPK kepada publik.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MAKI Minta Kuota Perempuan untuk Kursi Pimpinan KPK Hingga 50 Persen

MAKI Minta Kuota Perempuan untuk Kursi Pimpinan KPK Hingga 50 Persen

News | Rabu, 17 Juli 2024 | 10:43 WIB

Sindir Nurul Ghufron yang Daftar Capim KPK Lagi, MAKI: Tim Pansel Berpotensi Digugat ke PTUN

Sindir Nurul Ghufron yang Daftar Capim KPK Lagi, MAKI: Tim Pansel Berpotensi Digugat ke PTUN

News | Selasa, 16 Juli 2024 | 14:18 WIB

Capek Urusi KPK, Alexander Marwata Ogah Daftar Capim karena Gak Dapat Dukungan Presiden?

Capek Urusi KPK, Alexander Marwata Ogah Daftar Capim karena Gak Dapat Dukungan Presiden?

News | Senin, 15 Juli 2024 | 17:38 WIB

Alasan Johanis Tanak Susul Nurul Ghufron Ikut Daftar Capim KPK: Dorongan Rekan Pimpinan

Alasan Johanis Tanak Susul Nurul Ghufron Ikut Daftar Capim KPK: Dorongan Rekan Pimpinan

News | Senin, 15 Juli 2024 | 15:35 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×