Elektabilitas di Jakarta Hanya 1 Persen, Kaesang Langsung Kumpulkan Tim Buat Evaluasi

Dwi Bowo Raharjo | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Kamis, 18 Juli 2024 | 13:17 WIB
Elektabilitas di Jakarta Hanya 1 Persen, Kaesang Langsung Kumpulkan Tim Buat Evaluasi
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep usai melakukan pertemuan dengan Ketum Golkar Airlangga Hartarto di Markas Golkar, Kawasan Slipi, Jakarta, Kamis (11/7/2024). [Suara.com/Faqih]

Suara.com - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, bakal melakukan evaluasi untuk menentukan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mana yang bakal ia ikuti. Hal ini dikarenakan elektabilitasnya di Jakarta berdasarkan survei Litbang Kompas hanya 1 persen.

Kaesang sendiri diisukan maju dalam Pilkada Jakarta atau Jawa Tengah. Putra bungsu Presiden Jokowi pun berencana mengumpulkan timnya untuk membahas langkah politiknya di Pilkada.

Apalagi, ada juga lembaga survei yang menyebut elektabilitas Kaesang di Jateng cukup tinggi.

"Jadi itu akan menjadi bahan evaluasi buat tim kami, karena kan di Jateng kami tinggi, tapi di sini kami agak sedikit lebih rendah," ujar Kaesang di Kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Kamis (18/7/2024).

"Bukan sedikit tapi sangat rendah, jadi ini nanti ini kami akan melakukan evaluasi, antara tim Jakarta dan Jateng," jelasnya.

Ia mengaku sudah melihat sendiri hasil jajak pendapat Litbang Kompas. Putra Presiden Joko Widodo alias Jokowi itu pun mengaku cukup mempercayainya.

"Jadi ya sekali lagi kita harus tau Litbang Kompas ini kan salah satunya survei yang saya kira paling kredibel di Indonesia saat ini," ucap Kaesang.

Apalagi dengan hasil survei ini, bisa diketahui potensi Kaesang dalam Pilkada DKI.

"Dan kami berterima kasih karena saya bisa melihat oh ternyata angka saya ada di situ," pungkasnya.

Sebelumnya, Litbang Kompas merilis hasil survei terbaru soal dinamika Pilgub Jakarta 2024. Hasilnya, nama Anies Baswedan bertengger di urutan teratas, di susul nama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di bawahnya ada Ridwan Kamil.

Adapun survei yang dilakukan Litbang Kompas ini dipotret pada Juli 2024 ini.

"Anies misalnya, jika survei dilakukan saat ini, tidak kurang 29,8 persen pemilih akan memilihnya," tulis keterangan Litbang Kompas, Selasa (16/7/2024).

Kemudian untuk Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok memperoleh angka 20 persen.

Sementara untuk eks Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil terpaut jauh dari dua figur tersebut. Pria yang akrab disapa Kang Emil hanya duduki peringkat ketiga dengan memperoleh angka 8,5 persen.

Sementara, terdapat sejumlah nama-nama lainnya seperti Erick Thohir, Tri Rismaharini, Heru Budi Hartono, Kaesang Pangarep, Andika Perkasa dan Sri Mulyani. Namun, angkanya masih di bawah 5 persen.

"Tidak Tahu/tidak jawab 30 persen," tulisnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain Wamenkeu dan Wamentan, Jokowi Bakal Lantik Wakil Menteri Investasi Sore Ini

Selain Wamenkeu dan Wamentan, Jokowi Bakal Lantik Wakil Menteri Investasi Sore Ini

News | Kamis, 18 Juli 2024 | 12:44 WIB

Elektabilitas Di DKI Cuma 1%, Kaesang Pilih Maju Pilgub Jateng?

Elektabilitas Di DKI Cuma 1%, Kaesang Pilih Maju Pilgub Jateng?

Kotak Suara | Kamis, 18 Juli 2024 | 12:29 WIB

PSI Resmi Dukung Andra Soni-Dimyati Maju Pilkada Banten, Sanuji-Fajar di Pilbup Lebak

PSI Resmi Dukung Andra Soni-Dimyati Maju Pilkada Banten, Sanuji-Fajar di Pilbup Lebak

News | Kamis, 18 Juli 2024 | 12:23 WIB

Pernah Jadi Wartawan, Ini Sosok Thomas Djiwandono Ponakan Prabowo yang Jadi Wamenkeu

Pernah Jadi Wartawan, Ini Sosok Thomas Djiwandono Ponakan Prabowo yang Jadi Wamenkeu

Bisnis | Kamis, 18 Juli 2024 | 12:15 WIB

Terkini

Narasi Viral Ternyata Rekayasa! Polisi: Model Ansy Jan De Vrie Bukan Korban Begal

Narasi Viral Ternyata Rekayasa! Polisi: Model Ansy Jan De Vrie Bukan Korban Begal

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:52 WIB

Peringati Harkitnas, Menteri PANRB Dorong Transformasi Birokrasi Berbasis Data

Peringati Harkitnas, Menteri PANRB Dorong Transformasi Birokrasi Berbasis Data

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:50 WIB

'Tetangga Punya SHM, Kami Kok Tidak?' Warga Pangkalan Jati Tagih Keadilan Lahan ke Komisi XI DPR

'Tetangga Punya SHM, Kami Kok Tidak?' Warga Pangkalan Jati Tagih Keadilan Lahan ke Komisi XI DPR

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:09 WIB

Benjamin Netanyahu Minta Lepaskan Aktivis Global Sumud Flotilla

Benjamin Netanyahu Minta Lepaskan Aktivis Global Sumud Flotilla

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:08 WIB

Dari Tragedi 98 hingga Isu Papua, Mahasiswa UI Suarakan Kekecewaan Lewat Aksi #Reformati

Dari Tragedi 98 hingga Isu Papua, Mahasiswa UI Suarakan Kekecewaan Lewat Aksi #Reformati

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07 WIB

Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Diduga Terima SGD 213.600 di Kasus Suap Blueray Cargo!

Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Diduga Terima SGD 213.600 di Kasus Suap Blueray Cargo!

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:37 WIB

Benjamin Natanyahu: Perlakuan Menteri Israel ke Aktivis Global Sumud Flotilla Tak Sesuai Norma

Benjamin Natanyahu: Perlakuan Menteri Israel ke Aktivis Global Sumud Flotilla Tak Sesuai Norma

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:35 WIB

Video Aktivis Global Sumud Flotilla Dirilis Menteri Israel, Disuruh Sujud Sambil Tangan Diikat

Video Aktivis Global Sumud Flotilla Dirilis Menteri Israel, Disuruh Sujud Sambil Tangan Diikat

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:07 WIB

Kata-kata Benjamin Netanyahu Aktivis Global Sumud Flotilla Diperlakukan Tak Manusiawi

Kata-kata Benjamin Netanyahu Aktivis Global Sumud Flotilla Diperlakukan Tak Manusiawi

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 06:55 WIB

Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray

Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:34 WIB