Benjamin Natanyahu: Perlakuan Menteri Israel ke Aktivis Global Sumud Flotilla Tak Sesuai Norma

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:35 WIB
Benjamin Natanyahu: Perlakuan Menteri Israel ke Aktivis Global Sumud Flotilla Tak Sesuai Norma
Aktivis Global Sumud Flotilla
baca 10 detik
  • Video intimidasi menteri Itamar Ben-Gvir memicu keretakan besar di dalam kabinet Benjamin Netanyahu.

  • Negara-negara Barat kompak mengecam perlakuan tidak manusiawi terhadap ratusan aktivis kemanusiaan Gaza.

  • Netanyahu memerintahkan deportasi cepat bagi seluruh aktivis guna meredam eskalasi konflik diplomatik.

Suara.com - Aksi provokatif Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, yang mengunggah video intimidasi terhadap ratusan aktivis kemanusiaan Gaza Global Sumud Flotilla justru menjadi bumerang bagi negaranya. Tindakan tersebut memicu keretakan domestik yang tajam sekaligus gelombang kecaman diplomatik dari berbagai belahan dunia.

Peristiwa ini membongkar rapuhnya koordinasi internal kabinet Israel dalam merespons tekanan internasional terkait blokade kemanusiaan. Sentimen negatif global kini bergeser, dari yang semula fokus pada aksi pencegatan kapal menjadi sorotan tajam atas pelanggaran hak asasi manusia.

Alih-alih memperkuat posisi politik Israel, flexing kekuasaan Ben-Gvir dinilai meruntuhkan narasi pembelaan diri yang selama ini dibangun Yerusalem. Isu ini dengan cepat memantik respons keras dari sekutu Barat hingga negara-negara Timur Tengah.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu langsung mengambil jarak dari tindakan menteri sayap kanan tersebut demi meredam gejolak geopolitik. Meski mendukung pembatasan wilayah, Netanyahu menegaskan bahwa metode yang dipamerkan sang menteri telah melanggar batas norma.

Angkatan Laut Israel mencegat armada kapal kemanusiaan internasional 'Global Sumud Flotilla' yang sedang menuju Gaza. Insiden ini memicu kekhawatiran global setelah sembilan warga negara Indonesia (WNI) dilaporkan turut ditahan oleh pasukan militer. (Global Sumud Flotilla)
Angkatan Laut Israel mencegat armada kapal kemanusiaan internasional 'Global Sumud Flotilla' yang sedang menuju Gaza. Insiden ini memicu kekhawatiran global setelah sembilan warga negara Indonesia (WNI) dilaporkan turut ditahan oleh pasukan militer. (Global Sumud Flotilla)

"Meskipun Israel memiliki hak penuh untuk menghentikan armada provokatif dari para pendukung teroris Hamas, cara Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir memperlakukan para aktivis tidak sejalan dengan nilai dan norma Israel," ujar Netanyahu dikutip dari AP.

Dalam rekaman video yang dirilis hari Rabu, Ben-Gvir tampak berjalan congkak di antara sekitar 430 aktivis yang ditahan dengan tangan terikat. Sebagian besar tahanan dipaksa berlutut hingga kepala mereka menyentuh lantai ruang tahanan darurat di dek kapal.

"Selamat datang di Israel, kamilah tuan tanahnya," kata Ben-Gvir sambil melambaikan bendera besar Israel.

Ketika seorang aktivis berteriak "Bebaskan Palestina", petugas keamanan langsung membantingnya ke lantai secara kasar di depan kamera. Pada cuplikan lain, Ben-Gvir kembali melontarkan kalimat ejekan yang merendahkan martabat para tahanan kemanusiaan tersebut.

Militer Israel yang mencegat kapal misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla di perairan internasional.[tangkapan layar/Republika]
Militer Israel yang mencegat kapal misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla di perairan internasional.[tangkapan layar/Republika]

"Mereka datang ke sini penuh kebanggaan seperti pahlawan besar. Lihat mereka sekarang," ucap Ben-Gvir.

baca juga

Tindakan itu sengaja dipublikasikan untuk menekan perdana menteri agar memberikan otoritas penuh kepadanya dalam menjatuhkan hukuman. Ben-Gvir secara terbuka menuntut ruang gerak yang lebih luas untuk memenjarakan para aktivis tersebut.

"Saya katakan kepada Perdana Menteri Netanyahu, serahkan mereka kepada saya untuk waktu yang sangat lama, serahkan mereka kepada kami untuk penjara teroris," kata Ben-Gvir.

Aksi sepihak ini langsung menyulut kemarahan Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Saar, yang melihat dampak buruknya terhadap diplomasi luar negeri. Melalui platform X, Saar secara terbuka menyerang rekan sejawatnya tersebut karena dianggap mempermalukan negara di panggung internasional.

"Anda dengan sengaja menyebabkan kerugian bagi Negara kita dalam pertunjukan yang memalukan ini. Tidak, Anda bukan wajah Israel," tulis Saar.

Konfrontasi tersebut menjalar hingga ke ruang parlemen Israel ketika kedua pejabat tinggi ini saling melemparkan argumen sengit. Ben-Gvir membalas tuduhan tersebut dengan menuding Saar telah memperlihatkan mentalitas yang lemah di hadapan musuh.

Ben-Gvir menuduh Saar telah "tunduk pada teroris" dan menyatakan bahwa permintaan maaf apa pun dari Israel akan mengirimkan pesan "kelemahan", "ketundukan", dan "penyerahan diri".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Video Aktivis Global Sumud Flotilla Dirilis Menteri Israel, Disuruh Sujud Sambil Tangan Diikat

Video Aktivis Global Sumud Flotilla Dirilis Menteri Israel, Disuruh Sujud Sambil Tangan Diikat

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 07:07 WIB

Kata-kata Benjamin Netanyahu Aktivis Global Sumud Flotilla Diperlakukan Tak Manusiawi

Kata-kata Benjamin Netanyahu Aktivis Global Sumud Flotilla Diperlakukan Tak Manusiawi

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 06:55 WIB

Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel

Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 22:24 WIB

Terkini

Hujan Deras Guyur Sirkuit Sepang, Start GP Bahrain Ditunda

Hujan Deras Guyur Sirkuit Sepang, Start GP Bahrain Ditunda

Sport | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:57 WIB

Viral Bupati Siak Nangis saat Kunjungi Daerah Terluar, Wapres Gibran Kirim Tim Khusus

Viral Bupati Siak Nangis saat Kunjungi Daerah Terluar, Wapres Gibran Kirim Tim Khusus

Riau | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:55 WIB

Kerupuk Warna-warni dan Buah Kesabaran Uci

Kerupuk Warna-warni dan Buah Kesabaran Uci

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Sinopsis Tsuma wo Intai Shimasu, Drama Terbaru Asahi Nao dan Shinkawa Yua

Sinopsis Tsuma wo Intai Shimasu, Drama Terbaru Asahi Nao dan Shinkawa Yua

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Rumah Pintar Tak Harus Rumit: Ini Rahasia Bikin Pekerjaan Rumah Jadi Lebih Praktis

Rumah Pintar Tak Harus Rumit: Ini Rahasia Bikin Pekerjaan Rumah Jadi Lebih Praktis

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:39 WIB

Profil Kapolda Sumsel Irjen Rony Samtana, Eks Penyidik KPK di Kasus Anggodo dan Cek Pelawat BI

Profil Kapolda Sumsel Irjen Rony Samtana, Eks Penyidik KPK di Kasus Anggodo dan Cek Pelawat BI

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Indonesia Bawa Pulang 39 Medali di Asian Games 2026, Target Kemenpora Terlampaui

Indonesia Bawa Pulang 39 Medali di Asian Games 2026, Target Kemenpora Terlampaui

Sport | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Gempa 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Lansia 73 Tahun Meninggal karena Kaget

Gempa 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Lansia 73 Tahun Meninggal karena Kaget

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:34 WIB

Rayakan Momen Bersama Keluarga, BRI Persembahkan Hadiah di Restoran Simpang Raya

Rayakan Momen Bersama Keluarga, BRI Persembahkan Hadiah di Restoran Simpang Raya

Bri | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:30 WIB

4 Light Novel Diadaptasi Anime, Ada Misteri Sains hingga Enemies-to-lovers

4 Light Novel Diadaptasi Anime, Ada Misteri Sains hingga Enemies-to-lovers

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:30 WIB

×