Psikiatri RSCM Tolak Pecandu Judol Terima Bansos: Bukannya Lunasi Utang, Malah Dipakai Judi Lagi

Chandra Iswinarno, Lilis Varwati

Jum'at, 26 Juli 2024 | 15:28 WIB
Psikiatri RSCM Tolak Pecandu Judol Terima Bansos: Bukannya Lunasi Utang, Malah Dipakai Judi Lagi
Warga melihat iklan judi online melalui gawainya di Jakarta, Rabu (19/6/2024). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar).

Suara.com - Kepala Divisi Psikiatri Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kristiana Siste Kurniasanti tak setuju bila pemerintah memberi bansos kepada pengguna judi online (judol).

Dokter spesialis kejiwaan itu menyampaikan bahwa memberikan uang tunai kepada pengguna judol justru membuat tingkat kecanduan jadi lebih parah. Sehingga tidak bisa menjadi solusi dalam menangani hal tersebut.

"Bansos memberikan uang bukan sesuatu yang menjawab permasalahan. Dari pattern perilaku yang kita dapatkan dari mereka yang berjudi online, mereka mendapatkan bantuan dari keluarga lalu mendapatkan gaji, itu memicu mereka untuk berjudi kembali, bukannya berpikir untuk melunasi utang," kata Kristiana dalam diskusi media secara virtual, Jumat (26/7/2024).

Kristiana mengungkapkan, kebiasaan pecandu judol saat menerima uang akan terpacu untuk kembali berjudi. Kondisi itu terjadi lantaran masih terjadi gangguan fungsi otak berupa tidak mampu berpikir rasional.

"Misalnya, dia akan berpikir dulu pernah taruhan dengan Rp 500 ribu lalu dapat Rp 80 juta. Sekarang pegang uang satu juta, dan berharap bisa dapat Rp 150 juta. Jadi yang muncul itu pikiran yang salah, yang masih dominan adalah pikiran irasional," papar Kristiana.

Kecanduan judol sendiri telah disebut sebagai gangguan psikologis yang bahkan sama parahnya seperti pecandu narkoba. Sehingga penangan pecandu judol juga perlu dilakukan dengan terapi medis.

"Bansos bukan solusi. Penyelesaiannya adalah tata laksana bagaimana mereka mendapatkan layanan terapi, asuransi kesehatan yang masuk dalam JKN untuk mendapatkan layanan," usulnya.

Penanganannya juga perlu dilakukan lintas sektoral, tak hanya dari sisi kesehatan. Kristiana meminta agar pemerintah sigap menangani situs maupun aplikasi judol yang masih mudah diakses siapa pun lewat ponsel.

"Bagaimana bisa memblok website seperti di luar negeri sehingga tidak bisa diakses," ujarnya.

baca juga

Tindakan itu penting untuk membantu pecandu judol yang sedang jalani terapi tidak alami kekambuhan. Sehingga bisa sembuh lebih cepat dari kecanduannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Spesialis Jiwa RSCM Sebut Pasien Kecanduan Judi Online Naik Tajam, Kebanyakan Gen X?

Dokter Spesialis Jiwa RSCM Sebut Pasien Kecanduan Judi Online Naik Tajam, Kebanyakan Gen X?

News | Jum'at, 26 Juli 2024 | 15:05 WIB

Dokter Spesialis Kejiwaan RSCM Ungkap Tanda Pejudi Online Mulai Alami Gangguan Psikis

Dokter Spesialis Kejiwaan RSCM Ungkap Tanda Pejudi Online Mulai Alami Gangguan Psikis

News | Jum'at, 26 Juli 2024 | 14:17 WIB

Pasien Terus Meningkat, RSCM Ungkap Pemicu Orang Kecanduan Judi Online!

Pasien Terus Meningkat, RSCM Ungkap Pemicu Orang Kecanduan Judi Online!

News | Jum'at, 26 Juli 2024 | 13:25 WIB

Terkini

Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi

Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:40 WIB

Tak Lagi Dianaktirikan, Menkes Pastikan BPJS Dokter Magang Kini Ditanggung Negara

Tak Lagi Dianaktirikan, Menkes Pastikan BPJS Dokter Magang Kini Ditanggung Negara

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:39 WIB

Mahfud MD Tantang Prabowo Buka-bukaan: Siapa yang Bayar Demo Mahasiswa?

Mahfud MD Tantang Prabowo Buka-bukaan: Siapa yang Bayar Demo Mahasiswa?

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:35 WIB

Siapa John Lennon 07? Sosok di Balik Kode Rahasia Suap Tambang Ketua Ombudsman

Siapa John Lennon 07? Sosok di Balik Kode Rahasia Suap Tambang Ketua Ombudsman

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:25 WIB

Eks Bos ASTRA Infra Port Easkal Wisnu Prabakti Diperiksa KPK Terkait Korupsi Investasi RI-Jepang

Eks Bos ASTRA Infra Port Easkal Wisnu Prabakti Diperiksa KPK Terkait Korupsi Investasi RI-Jepang

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:24 WIB

Pura-pura Jadi Pembeli! Polisi Ciduk Pengedar 15 Airsoft Gun yang Dijual via WhatsApp

Pura-pura Jadi Pembeli! Polisi Ciduk Pengedar 15 Airsoft Gun yang Dijual via WhatsApp

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:59 WIB

Mahfud MD Sebut Penolakan UU Polri oleh Mahasiswa Wajar: Memang Tak Ada Perubahan

Mahfud MD Sebut Penolakan UU Polri oleh Mahasiswa Wajar: Memang Tak Ada Perubahan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:53 WIB

FPTHSI Tepis Pidato Prabowo Sebut Gaji Guru Terkendala Anggaran: Dana Cukup, Tapi Salah Distribusi

FPTHSI Tepis Pidato Prabowo Sebut Gaji Guru Terkendala Anggaran: Dana Cukup, Tapi Salah Distribusi

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:49 WIB

Shopee Permudah Seller Kelola Keikutsertaan Program Promosi di Laman "Pengelolaan Program Saya"

Shopee Permudah Seller Kelola Keikutsertaan Program Promosi di Laman "Pengelolaan Program Saya"

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:46 WIB

Gus Yaqut Tumbang di Tahanan, Istri Apresiasi Langkah Cepat KPK Larikan ke RS

Gus Yaqut Tumbang di Tahanan, Istri Apresiasi Langkah Cepat KPK Larikan ke RS

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:36 WIB