Hary Tanoe Tunjuk Putrinya jadi Ketum Perindo Dianggap Blunder, Siti Zuhro: Mekanismenya Gak Jelas!

Kamis, 01 Agustus 2024 | 11:27 WIB
Hary Tanoe Tunjuk Putrinya jadi Ketum Perindo Dianggap Blunder, Siti Zuhro: Mekanismenya Gak Jelas!
Angela Tanoesoedibjo (IG/@angelatanoesoedibjo)

Suara.com - Keputusan Partai Perindo menunjuk putri Hary Tanoesoedibjo, Angela Tanoesoedibjo sebagai ketua umum dinilai blunder karena dilakukan dengan tidak terbuka dan terkesan tiba-tiba. Pernyataan itu disampaikan oleh pengamat politik Siti Zuhro.

Menurutnya, keputusan Hary Tanoesoedibjo menunjuk putri sulungnya untuk menggantikannya di posisi ketum  lewat acara Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) partai justru menunjukan Perindo tidak memiliki mekanisme yang jelas.

Keluarga Hary Tanoe (Instagram/@liliana_tanoesoedibjo)
Keluarga Hary Tanoe (Instagram/@liliana_tanoesoedibjo)

Siti juga menyinggung, sikap Perindo sama seperti partai lainnya yang masih melanggengkan dinasti politik di dalam partai.

"Semakin memberikan kesan kepada publik luas bahwa Perindo tidak punya mekanisme yang jelas dalam melakukan estafet kepemimpinan di internalnya sendiri. Itu yang harus diperjelas, apakah memang sama saja kayak partai Demokrat yang pokoknya harus anaknya juga," kata Siti kepada Suara.com, dihubungi Kamis (1/8/2024). 

Penunjukan Angela sebagai ketum partai tanpa proses pemilihan dinilai Siti sebagai tindakan yang tidak santun. Apabila Angela memang dianggap kompeten sebagai pemimpin partai, menurut Siti, proses penunjukan ketum harusnya bisa dilalui secara demokratis.

Peneliti LIPI Prof Siti Zuhro. (Antara/Zuhdiar Laeis)
Peneliti LIPI Prof Siti Zuhro. (Antara/Zuhdiar Laeis)

"Yang rugi partai itu sendiri, jadi partai yang bermain-main dengan tata cara yang lompat-lompat, tata cara yang tidak santun gitu ya, lalu tidak transparan, tidak akuntabel, maka akan mengalami blunder. Karena itu keputusan yang blunder menurut saya, jadi akan mengalami dampak yang blunder juga," ucap Siti.

Gegabahnya sikap Perindo dalam proses pergantian ketum itu disebut Siti menurunkan kualitas demokrasi negara. Tak hanya mencederai falsafah negara sebagai bangsa demokrasi, tapi penujukan tersebut berisiko membuat citra Perindo sendiri jadi buruk bagi publik.

"Jadi kalau cara-cara di internal partai juga tidak proper gitu ya, melakukan suksesinya, melakukan kaderisasi, promosi kadernya, maka luar pun akan menilai juga tidak bagus gitu," ujarnya.

Baca Juga: Mundur Dari Ketum Perindo, Hary Tanoe Jabat Ketua Majelis Persatuan Partai

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI