Ketimbang WiFi Gratis yang Digagas Anies, PSI Usul Perbanyak CCTV di Jakarta, Ini Alasannya!

Jum'at, 02 Agustus 2024 | 14:00 WIB
Ketimbang WiFi Gratis yang Digagas Anies, PSI Usul Perbanyak CCTV di Jakarta, Ini Alasannya!
Ketimbang WiFi Gratis yang Digagas Anies, PSI Usul Perbanyak CCTV di Jakarta, Ini Alasannya! (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Fraksi PSI DPRD DKI meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperbanyak jumlah kamera pengawas alias CCTV. Hal ini dinilai penting untuk memantau wilayah Ibu Kota yang dianggap rawan.

Ketua Fraksi PSI DPRD DKI, William Aditya Sarana menyarankan Pemprov DKI menggunakan anggaran WiFi gratis alias Jakwifi untuk pengadaan CCTV. Menurutnya, saat ini CCTV lebih penting ketimbang Jakwifi.

Sebab, dengan kondisi saat ini, JakWifi sudah tidak relevan lagi dipasang di banyak titik. Mengingat anak-anak sudah kembali belajar ke sekolah dan tak lagi melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) seperti era pandemi Covid-19 lalu.

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta itu juga menyebut justru banyak anak-anak sekolah yang menggunakan internet gratis ini untuk bermain game online.

Program JakWifi ini diluncurkan di era Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk mendukung pelaksanaan PJJ. Titik-titik WiFi biasanya dipasang di berbagai tempat umum seperti Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA).

Anggota DPRD Fraksi PSI William Aditya Sarana, Selasa (20/6/2023). [ANTARA/Walda]
Anggota DPRD Fraksi PSI William Aditya Sarana, Selasa (20/6/2023). [ANTARA/Walda]

"JakWifi lahir saat pandemi, digunakan untu PJJ (Pelajaran Jarak Jauh-Red). Sekarang sudah normal, kuota sudah murah. Menurut saya tahun depan tidak perlu lagi JakWifi" ujar William dalam keterangannya, Jumat (2/8/2024).

Dengan adanya tambahan CCTV, maka bisa membantu pihak kepolisian atau aparat keamanan untuk memantau lokasi rawan kejahatan.

"Menurut saya, tahun depan tidak perlu lagi ada JakWifi. Fokus kita sebaiknya pada penambahan titik CCTV. Kita bisa fokus menambah CCTV untuk tiga tahun ke depan," pungkas William.

Pemprov DKI juga mengungkap kebutuhan ideal CCTV di Jakarta mencapai 70 ribu titik. Namun hingga pertengahan Tahun 2024, managed service CCTV oleh Pemprov DKI Jakarta baru terealisasi di 747 titik.

Baca Juga: Ribuan Sopir Mikrotrans Geruduk Balai Kota Jakarta, Anies: Dulu Zaman Kita Tak Ada Keluhan

Penyebarannya yakni, Jakarta Pusat sebanyak 180 titik, Jakarta Barat 160 titik, Jakarta Utara 75 titik, Jakarta Timur 160 titik, dan Jakarta Selatan sebanyak 172 titik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI