Diundang PBNU, Presiden Palestina Mahmoud Abbas Akan Tiba di Indonesia 7 Agustus

Dwi Bowo Raharjo | Dea Hardiningsih Irianto | Suara.com

Senin, 05 Agustus 2024 | 15:24 WIB
Diundang PBNU, Presiden Palestina Mahmoud Abbas Akan Tiba di Indonesia 7 Agustus
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf mengatakan Mahmoud Abbas akan tiba di Jakarta pada 7 Agustus. (Suara.com/Dea)

Suara.com - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengundang Presiden Palestina Mahmoud Abbas ke Indonesia. Dalam pertemuan ini nantinya mereka akan membahas permasalahan yang tengah dirasakan warga Palestina.

Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf mengatakan Mahmoud Abbas akan tiba di Jakarta pada 7 Agustus dan program ini akan berlangsung hingga 10 Agustus 2024.

“Kami mengatur program ini selama tiga hari dari tanggal 8 hingga 10 Agustus. Jadi tanggal 8, 9, dan 10 Agustus itu mulai Rabu depan,” kata Gus Yahya di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Senin (5/8/2024).

Pada kesempatan yang sama, Duta Besar Palestina Zuhair Ashour menjelaskan bahwa Menteri Hukum Palestina Mahmoud El Habbash juga akan datang ke Indonesia.

Dia menilai kunjungan ini akan memberikan dampak yang signifikan terhadap konflik yang terjadi di Palestina. Terlebih, Indonesia merupakan negara Islam terbesar.

“Yang pasti, dia (Mahmoud Abbas) memiliki agenda selama kunjungannya dan dia akan memberikan pesan spesifik, bukan seperti yang selama ini muncul di media,” ujat Zuhair.

Lebih lanjut, Zuhair mengungkapkan harapannya agar Presiden Mahmoud Abbas bisa bertemu dengan Presiden Joko Widodo atau presiden terpilih Prabowo Subianto dalam kunjungannya ke Indonesia.

Presiden Palestina, Mahmoud Abbas. [Foto: AFP/Getty/file Deutsche Welle]
Presiden Palestina, Mahmoud Abbas. [Foto: AFP/Getty/file Deutsche Welle]

Menanggapi itu, Gus Yahya mengaku pihaknya sedang membangun komunikasi dengan istana dan Prabowo untuk mewujudkan komunikasi antara Mahmoud Abbas dengan Jokowi dan Prabowo.

“Jadi kami sedang berkomunikasi dengan istana, mungkin jika ada kesempatan untuk mengadakan pertemuan dengan Joko Widodo,” ujar Gus Yahya.

“Kami juga berkomunikasi dengan presiden terpilih, Prabowo Subianto tetapi dia sekarang berada di luar negeri,” tambah dia.

Untuk itu, Gus Yahya menyebut Prabowo kemungkinan tidak bisa bertemu dengan Mahmoud Abbas yang berkunjung ke Indonesia dan pulang ke Palestina pada 11 Agustus 2024 mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ratusan Banser Bersiaga di Depan Kantor PBNU Usai Ada Perintah Sikat dan Gebuk Pendemo

Ratusan Banser Bersiaga di Depan Kantor PBNU Usai Ada Perintah Sikat dan Gebuk Pendemo

News | Senin, 05 Agustus 2024 | 13:47 WIB

Arahan Gus Yahya Ke Kader Banser Dan Ansor Usai Kantor PBNU Digeruduk Pendemo

Arahan Gus Yahya Ke Kader Banser Dan Ansor Usai Kantor PBNU Digeruduk Pendemo

News | Senin, 05 Agustus 2024 | 13:31 WIB

Gus Yahya ke Kader Banser saat Apel Siaga: Tetap Disiplin, Percayakan ke Pimpinan NU!

Gus Yahya ke Kader Banser saat Apel Siaga: Tetap Disiplin, Percayakan ke Pimpinan NU!

News | Senin, 05 Agustus 2024 | 13:17 WIB

Konflik PKB dan PBNU Berpotensi Melebar, Ada Kemungkinan Saling Gulingkan Kekuasaan Lewat Muktamar

Konflik PKB dan PBNU Berpotensi Melebar, Ada Kemungkinan Saling Gulingkan Kekuasaan Lewat Muktamar

News | Senin, 05 Agustus 2024 | 12:45 WIB

Terkini

Italia Tangguhkan Perjanjian Pertahanan dengan Israel, Ini Penyebabnya

Italia Tangguhkan Perjanjian Pertahanan dengan Israel, Ini Penyebabnya

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:25 WIB

BPKP Bongkar Borok Proyek Chromebook: Negara Rugi Rp2,1 Triliun, Ini Rinciannya

BPKP Bongkar Borok Proyek Chromebook: Negara Rugi Rp2,1 Triliun, Ini Rinciannya

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:17 WIB

36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan

36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:08 WIB

Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan

Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:02 WIB

SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia

SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:59 WIB

Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran

Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:52 WIB

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:35 WIB

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:14 WIB

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:42 WIB