Beberapa Polisi Terluka dan Ratusan Orang Ditahan dalam Kerusuhan Anti Imigran di Inggris

Bella | Suara.com

Selasa, 06 Agustus 2024 | 12:02 WIB
Beberapa Polisi Terluka dan Ratusan Orang Ditahan dalam Kerusuhan Anti Imigran di Inggris
Aksi demonstrasi usai insiden penusukan massal di Inggris (Foto/Dok:PA)

Suara.com - Kerusuhan terjadi di kota pelabuhan Plymouth, Inggris, ketika polisi huru-hara berusaha memisahkan massa protes yang melemparkan batu dan kembang api. Kericuhan berpusat pada sekelompok demonstran anti imigrasi yang selama beberapa jam mencoba menghadapi unjuk rasa tandingan Stand Up To Racism.

Sejak terjadinya serangan fatal dengan pisau di Southport minggu lalu, kelompok-kelompok terkait sayap kanan telah turun ke jalan di kota-kota di seluruh Inggris.

Mereka berulang kali bentrok dengan polisi yang memisahkan mereka dari pengunjuk rasa tandingan, melemparkan proyektil, merusak bangunan, dan menjarah toko.

Mobil yang terbakar saat kerusuhan Anti-Imigran di Inggris. (Dok.Sky News)
Mobil yang terbakar saat kerusuhan Anti-Imigran di Inggris. (Dok.Sky News)

Sejauh ini, ratusan orang telah ditangkap dalam kerusuhan yang menargetkan masjid-masjid di kota-kota Inggris. Namun beberapa petugas juga terluka setelah para perusuh sayap kanan menerobos barisan polisi.

Komandan perunggu dari Kepolisian Devon dan Cornwall menggambarkan gangguan ini sebagai kekerasan yang berkelanjutan.

"Ini bukan lagi protes. Menurut saya, ini adalah kekerasan. Ini adalah kekerasan yang berkelanjutan." kata Ryan, seperti dikutip suara.com melalui sky news, Selasa.

"Sayangnya, batu besar dilemparkan ke arah kami. Apakah itu ditujukan kepada kami, atau pihak lain, atau kelompok yang berlawanan, kami belum tahu." lanjutnya.

Bukan cuma batu berukuran besar, kembang api juga dilemparkan dari kerumunan sayap kanan ke kelompok protes tandingan, bersama dengan botol dan batu bata.

Sepanjang malam, anggota kelompok sayap kanan bergerak naik turun jalan mencari celah di barisan polisi. Sementara itu, para demonstran Stand Up To Racism sebagian besar tetap di tempat.

Kepolisian Devon dan Cornwall mengatakan, selama malam tersebut, penangkapan sedang berlangsung setelah mereka menghadapi tingkat kekerasan tertentu. Di kemudian hari, polisi berusaha memukul mundur para demonstran sayap kanan saat mereka bekerja di beberapa titik untuk menahan kelompok-kelompok tersebut.

"Orang-orang yang berniat melakukan pelanggaran ketertiban umum atau kriminal, telah dan akan ditindak tegas. Ini adalah gaya penegakan hukum yang kami terapkan dan yang diharapkan oleh komunitas kami." kata Ryan.

Anggota parlemen Plymouth, Luke Pollard mengatakan bahwa kekerasan tersebut tidak mencerminkan daerah tersebut.

"Tidak ada tempat untuk kekerasan di jalanan kami." ujar ria yang juga menjabat sebagai Menteri Angkatan Bersenjata itu melalui X.

"Plymouth adalah tempat yang hebat untuk tinggal, bekerja, dan bermain. Keberagaman kota kita membuat kita lebih kuat - bukan lebih lemah. Itulah bukan yang dimaksudkan Plymouth - itu bukan siapa kita. Terima kasih kepada polisi yang menjaga kita tetap aman, kepada layanan dari dewan kota hingga bisnis lokal yang semuanya telah mengambil langkah untuk meyakinkan orang-orang, untuk menjaga orang-orang tetap aman." tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ciamik! Rekam Jejak Eks Pelatih Liverpool yang Kini Latih Elkan Baggott

Ciamik! Rekam Jejak Eks Pelatih Liverpool yang Kini Latih Elkan Baggott

Bola | Selasa, 06 Agustus 2024 | 09:53 WIB

Elkan Baggott Bongkar Dua Sosok yang Membuatnya Yakin Gabung Blackpool

Elkan Baggott Bongkar Dua Sosok yang Membuatnya Yakin Gabung Blackpool

Bola | Selasa, 06 Agustus 2024 | 09:16 WIB

Mengenal Blackpool, Klub Baru Elkan Baggott di League One Inggris

Mengenal Blackpool, Klub Baru Elkan Baggott di League One Inggris

Bola | Selasa, 06 Agustus 2024 | 08:20 WIB

Breaking News! Elkan Baggott Resmi Tinggalkan Ipswich Town, Gabung Klub Liga 3 Inggris

Breaking News! Elkan Baggott Resmi Tinggalkan Ipswich Town, Gabung Klub Liga 3 Inggris

Bola | Selasa, 06 Agustus 2024 | 07:53 WIB

Rasial di Inggris, Seorang Pria Alami Cedera Kepala Serius Akibat Dipukul dengan Palu

Rasial di Inggris, Seorang Pria Alami Cedera Kepala Serius Akibat Dipukul dengan Palu

News | Selasa, 06 Agustus 2024 | 05:00 WIB

Ibunya Terdesak Demonstran, Putra PM Bangladesh Tuntut Pihak Keamanan Tanggung Jawab

Ibunya Terdesak Demonstran, Putra PM Bangladesh Tuntut Pihak Keamanan Tanggung Jawab

News | Senin, 05 Agustus 2024 | 18:32 WIB

Prediksi Fulham vs Sevila di Laga Friendly 2024: Susunan Pemain Hingga Head to Head

Prediksi Fulham vs Sevila di Laga Friendly 2024: Susunan Pemain Hingga Head to Head

Bola | Senin, 05 Agustus 2024 | 15:53 WIB

Negara Asia Tenggara Ini Jadi yang Pertama Peringatkan Warganya Tak Berkunjung ke Inggris usai Kerusuhan

Negara Asia Tenggara Ini Jadi yang Pertama Peringatkan Warganya Tak Berkunjung ke Inggris usai Kerusuhan

News | Senin, 05 Agustus 2024 | 14:35 WIB

Start Buruk di MotoGP Inggris 2024, Kopling Brad Binder Bermasalah

Start Buruk di MotoGP Inggris 2024, Kopling Brad Binder Bermasalah

Your Say | Senin, 05 Agustus 2024 | 12:21 WIB

Beda Nasib Bastianini dan Bagnaia di MotoGP Inggris 2024, Calon Rival Baru?

Beda Nasib Bastianini dan Bagnaia di MotoGP Inggris 2024, Calon Rival Baru?

Your Say | Senin, 05 Agustus 2024 | 11:08 WIB

Terkini

8 Fakta Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk BBM di Muratara, 16 Orang Tewas Terbakar

8 Fakta Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk BBM di Muratara, 16 Orang Tewas Terbakar

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:10 WIB

6 Fakta Kebakaran Rumah di Tanjung Barat yang Tewaskan Anggota BPK Haerul Saleh

6 Fakta Kebakaran Rumah di Tanjung Barat yang Tewaskan Anggota BPK Haerul Saleh

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:48 WIB

Dapat Salam dari Gus Yaqut yang Ditahan KPK, Begini Respons Mensos Gus Ipul

Dapat Salam dari Gus Yaqut yang Ditahan KPK, Begini Respons Mensos Gus Ipul

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:35 WIB

DPR Dukung Usulan Blacklist Pelaku Politik Uang di Revisi UU Pemilu

DPR Dukung Usulan Blacklist Pelaku Politik Uang di Revisi UU Pemilu

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:53 WIB

Viral! Akun Ini 'Ramal' Kemunculan Hantavirus di 2026 pada Juni 2022, Kok Bisa?

Viral! Akun Ini 'Ramal' Kemunculan Hantavirus di 2026 pada Juni 2022, Kok Bisa?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Persija Mengungsi ke Samarinda saat Lawan Persib, Milad GRIB Jaya di Senayan Dihadiri 20 Ribu Orang

Persija Mengungsi ke Samarinda saat Lawan Persib, Milad GRIB Jaya di Senayan Dihadiri 20 Ribu Orang

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:44 WIB

Jaga Wilayah Kelola Adat, UNDP Gandeng GEF-SGP Buka Proposal Hibah ICCA-GSI Phase 2

Jaga Wilayah Kelola Adat, UNDP Gandeng GEF-SGP Buka Proposal Hibah ICCA-GSI Phase 2

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:37 WIB

Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius

Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:33 WIB

Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal

Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:30 WIB

Kasus Korupsi Haji Belum Rampung, Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang 30 Hari

Kasus Korupsi Haji Belum Rampung, Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang 30 Hari

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:25 WIB