Kondisi Terkini Eks PM Bangladesh Sheikh Hasina Setelah Kabur ke India

Andi Ahmad S

Rabu, 07 Agustus 2024 | 18:01 WIB
Kondisi Terkini Eks PM Bangladesh Sheikh Hasina Setelah Kabur ke India
Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina (WikimediaCommons/Foreign and Commonwealth Office)

Suara.com - Menteri Luar Negeri S. Jaishankar menyampaikan bahwa kondisi mantan Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina baik-baik saja, setelah kabur dari negaranya lantaran kondisi di Bangladesh semakin mencekam.

Informasi itu juga disampaikan bahwa Sheikh Hasina berada di India setelah dia meminta persetujuan untuk datang ke negara tersebut dan mundur dari jabatannya sebagai PM Bangladesh.

“untuk saat ini (Ada di India)," katanya, Rabu (7/8/2024).

Jaishankar juga saat memberi pengarahan kepada parlemen, mengatakan India telah menerima kedatangan orang penting di Bangladesh tersebut.

“Kami menerima permintaan izin penerbangan dari pihak berwenang Bangladesh, dan Hasina tiba Senin malam di Delhi," katanya.

Sebelumnya pada hari yang sama, Jaishankar memimpin pertemuan semua partai di parlemen mengenai situasi di Bangladesh dan mengatakan India ingin memberikan waktu kepada pria berusia 76 tahun itu untuk memutuskan “tindakannya di masa depan.”

Hasina meninggalkan Bangladesh pada hari Senin setelah berminggu-minggu terjadi protes yang diwarnai kekerasan mengenai kuota pekerjaan di pemerintahan. Panglima militer negara itu, Jenderal Waker-uz-Zaman, dalam pidatonya di depan negara, mengatakan perdana menteri telah mengundurkan diri dan pemerintahan transisi akan dibentuk.

Jaishankar mengatakan pemerintah menjalin hubungan yang erat dan berkelanjutan dengan “komunitas India di Bangladesh melalui misi diplomatik kami.”

“Diperkirakan ada 19.000 warga negara India di sana, dan sekitar 9.000 di antaranya adalah pelajar,” tambahnya.

baca juga

Menteri mengatakan India mengharapkan “pemerintah tuan rumah akan memberikan perlindungan keamanan yang diperlukan” kepada misi diplomatiknya di Bangladesh.

“Memberi pengarahan pada pertemuan Semua Partai di Parlemen hari ini tentang perkembangan yang sedang berlangsung di Bangladesh. Menghargai dukungan bulat dan pemahaman yang diberikan,” kata Jaishankar di X.

Ketika presiden Bangladesh membubarkan parlemen, para mahasiswa yang memimpin gerakan protes mengusulkan peraih Nobel Mohammad Yunus untuk memimpin pembentukan sementara.

Hasina, yang telah berkuasa selama 15 tahun, belum mengeluarkan pernyataan apa pun mengenai peristiwa yang terjadi sejak Senin.

Media lokal mengatakan pesawat yang membawa mantan pemimpin Bangladesh itu ke India telah meninggalkan negara itu. [Anadolu].

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gantikan Ismail Haniyeh, Yahya Sinwar Langsung Beri Peringatan Keras Untuk Israel, Siap Balas Dendam?

Gantikan Ismail Haniyeh, Yahya Sinwar Langsung Beri Peringatan Keras Untuk Israel, Siap Balas Dendam?

News | Rabu, 07 Agustus 2024 | 17:39 WIB

Meme Ajaib! Bagaimana Sebuah Lelucon Sederhana Bisa Menjadi Topik Panas

Meme Ajaib! Bagaimana Sebuah Lelucon Sederhana Bisa Menjadi Topik Panas

News | Rabu, 07 Agustus 2024 | 15:20 WIB

Bangladesh Makin Mencekam! 20 Pemimpin Politik Ditemukan Tewas, Massa Bakar Hotel dan Kuil

Bangladesh Makin Mencekam! 20 Pemimpin Politik Ditemukan Tewas, Massa Bakar Hotel dan Kuil

News | Rabu, 07 Agustus 2024 | 15:17 WIB

Terkini

Habiburokhman Buka Suara Soal Kejagung Stop Usut SPPG Bermasalah: Saya Belum Tahu

Habiburokhman Buka Suara Soal Kejagung Stop Usut SPPG Bermasalah: Saya Belum Tahu

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:55 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Kortastipidkor Polri Datangi Gedung Bundar Bawa Koper Pink, Ada Apa?

Kejagung Ungkap Alasan Kortastipidkor Polri Datangi Gedung Bundar Bawa Koper Pink, Ada Apa?

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:45 WIB

Hanya Jawab Singkat, Begini Respons Kapolri Usai Dikritik Mahfud MD Soal Kasus Febrie

Hanya Jawab Singkat, Begini Respons Kapolri Usai Dikritik Mahfud MD Soal Kasus Febrie

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:44 WIB

Siap Diresmikan Prabowo, LRT Jakarta Rute Manggarai Beroperasi Agustus 2026!

Siap Diresmikan Prabowo, LRT Jakarta Rute Manggarai Beroperasi Agustus 2026!

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:35 WIB

Kelanjutan Nasib JPO Tendean: Dibongkar Usai Rusak Parah, Ganti Rugi Miliaran Rupiah Masih Gelap

Kelanjutan Nasib JPO Tendean: Dibongkar Usai Rusak Parah, Ganti Rugi Miliaran Rupiah Masih Gelap

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:22 WIB

Masih Ada yang Belum Terjerat! KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Kuota Haji

Masih Ada yang Belum Terjerat! KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:12 WIB

Pihak Don Ritto Klaim Uang Sitaan di Cafe de'Clan untuk Bangun Pelabuhan, Bukan Terkait Korupsi

Pihak Don Ritto Klaim Uang Sitaan di Cafe de'Clan untuk Bangun Pelabuhan, Bukan Terkait Korupsi

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:11 WIB

Sering Picu Demo, 10 Undang-Undang Ini Tengah Dievaluasi oleh Kementerian HAM

Sering Picu Demo, 10 Undang-Undang Ini Tengah Dievaluasi oleh Kementerian HAM

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:05 WIB

Buntut Kasus Eks Jampidsus Febrie, Analis Desak Kapolri hingga Menhan Mundur Berjamaah

Buntut Kasus Eks Jampidsus Febrie, Analis Desak Kapolri hingga Menhan Mundur Berjamaah

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 15:59 WIB

Bukan Candaan! Iseng Teror Bom Sekolah Saat MPLS, MY Terancam 20 Tahun Penjara

Bukan Candaan! Iseng Teror Bom Sekolah Saat MPLS, MY Terancam 20 Tahun Penjara

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 15:57 WIB

×