Cerita 2 Warga Iran Terlibat atas Kematian Ismail Haniyeh, Tawaran Uang hingga Jaminan Keamanan di Eropa

Bella

Jum'at, 09 Agustus 2024 | 16:41 WIB
Cerita 2 Warga Iran Terlibat atas Kematian Ismail Haniyeh, Tawaran Uang hingga Jaminan Keamanan di Eropa
Warga Iran mengikuti upacara pemakaman mendiang pemimpin Hamas Ismail Haniyeh di Teheran, Iran, Kamis (1/8/2024). [AFP]

Suara.com - Pembunuhan pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh, di Teheran pekan lalu merupakan operasi intelijen tingkat tinggi agen Israel. Meskipun pemerintah Israel belum memberikan konfirmasi resmi, informasi yang beredar mengindikasikan bahwa Mossad memiliki peran dalam peristiwa ini.

Dalam menjalankan operasinya, Mossad disebut merekrut dua warga Iran yang seharusnya memiliki tugas untuk menjaga keamanan gedung dan tamu di tempat Ismail Haniyeh Tewas. Kedua warga Iran itu disebut-sebut direkrut oleh Mossad dari unit keamanan Ansar al-Mahdi, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), dengan tawaran imbalan yang tak main-main.

Mossard menawarkan kedua orang tersebut uang dengan nominal enam digit serta 'relokasi' (mengeluarkan mereka secara diam-diam dari Iran dengan aman) ke Eropa Utara.

Tawaran-tawaran dari Mossad nampaknya membuat dua warga Iran tersebut tertarik sehingga keduanya dilaporkan memasang alat peledak yang menewaskan Haniyeh. Dua warga Iran ini terlihat dalam rekaman keamanan memasuki kamar Haniyeh untuk menanam alat peledak sembilan jam sebelum ledakan terjadi.

Kamera keamanan menunjukkan bahwa bahan peledak diletakkan di kamar Haniyeh pada hari ledakan, pukul 4:23 sore, dan dipicu dari jarak jauh oleh robot setelah Haniyeh memasuki kamarnya pada tengah malam.

Namun begitu, operasi ini tidak hanya melibatkan agen Mossad di Iran, tetapi juga didukung oleh jaringan intelijen yang tersebar luas di Irak. Israel telah mengumpulkan intelijen mengenai upaya Iran dalam mengembangkan senjata nuklir selama dua dekade terakhir, yang menjadi dasar dari perencanaan operasi pembunuhan ini.

Dengan bantuan unit intelijen 8200 dari IDF, Mossad berhasil menyadap komunikasi antara penyelenggara acara di Teheran dan para tamu undangan. Ketika kehadiran Haniyeh terkonfirmasi, Mossad segera mengerahkan agennya untuk melakukan survei lokasi dan mengidentifikasi rute pelarian potensial.

Pada saat Haniyeh memasuki kamarnya dan lampu dimatikan, operator bom Mossad segera memicu ledakan yang mengguncang bangunan. Haniyeh tewas seketika, sementara pengawalnya, Wasim Abu Shaaban, terluka parah dan kemudian meninggal akibat pendarahan hebat. Investigasi menunjukkan bahwa pengawalnya adalah anggota senior sayap militer Hamas yang dicari oleh Israel.

Setelah kejadian ini, otoritas Iran menangkap 28 pejabat militer senior dan personel yang hadir di lokasi, serta menyita perangkat elektronik mereka. Penyelidikan lebih lanjut mengungkap keterlibatan anggota IRGC, yang memicu kemarahan dan ancaman balasan dari pihak Iran terhadap Israel.

Pembunuhan ini membuat keterampilan dan kecanggihan Mossad dalam operasi intelijen yang presisi menjadi sorotan dunia. Pasalnya, Mossad berhasil menjalankan misi tanpa harus mengorbankan banyak nyawa warga sipil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Mossad Rancang Pembunuhan Ismail Haniyeh dengan Operasi Canggih di Teheran

Cara Mossad Rancang Pembunuhan Ismail Haniyeh dengan Operasi Canggih di Teheran

News | Jum'at, 09 Agustus 2024 | 16:03 WIB

Penyakit Kulit Menyerang Ribuan Anak-anak di Gaza

Penyakit Kulit Menyerang Ribuan Anak-anak di Gaza

News | Jum'at, 09 Agustus 2024 | 15:30 WIB

Tolak Embargo! Kamala Harris Dukung Pengiriman Senjata ke Israel

Tolak Embargo! Kamala Harris Dukung Pengiriman Senjata ke Israel

News | Jum'at, 09 Agustus 2024 | 09:14 WIB

Panas! Houthi Berjanji Balas Serangan Israel di Pelabuhan Hodeida

Panas! Houthi Berjanji Balas Serangan Israel di Pelabuhan Hodeida

News | Jum'at, 09 Agustus 2024 | 04:30 WIB

Israel Klaim Telah Lenyapkan Seorang Pejabat Senior Hamas di Jalur Gaza

Israel Klaim Telah Lenyapkan Seorang Pejabat Senior Hamas di Jalur Gaza

News | Kamis, 08 Agustus 2024 | 20:11 WIB

Israel Kena Blacklist di Peringatan Bom Hiroshima Nagasaki, AS dan Uni Eropa 'Ngambek' Ancam Tak Datang

Israel Kena Blacklist di Peringatan Bom Hiroshima Nagasaki, AS dan Uni Eropa 'Ngambek' Ancam Tak Datang

News | Kamis, 08 Agustus 2024 | 17:30 WIB

Mantan Tahanan Palestina Ungkap Kondisi Kelaparan di Penjara Israel, 1 Piring untuk 5 Orang

Mantan Tahanan Palestina Ungkap Kondisi Kelaparan di Penjara Israel, 1 Piring untuk 5 Orang

News | Kamis, 08 Agustus 2024 | 11:44 WIB

Terkini

Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?

Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 22:10 WIB

Kejar Quick Wins! Prabowo Boyong Menkes ke Lampung Besok demi Resmikan RSUD Baru

Kejar Quick Wins! Prabowo Boyong Menkes ke Lampung Besok demi Resmikan RSUD Baru

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:50 WIB

Narrative Backlash! Pakar: Unggahan Lama Prabowo Soal Rupiah Kini Jadi Senjata Makan Tuan

Narrative Backlash! Pakar: Unggahan Lama Prabowo Soal Rupiah Kini Jadi Senjata Makan Tuan

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:31 WIB

Polisi Sita Dokumen dari Lantai 12 WIKA Tower, Buntut Kasus Korupsi Pabrik Gula

Polisi Sita Dokumen dari Lantai 12 WIKA Tower, Buntut Kasus Korupsi Pabrik Gula

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:27 WIB

DKI-Depok Kompak, Jalan Berlubang di Bawah Flyover UI Akhirnya Rata Aspal

DKI-Depok Kompak, Jalan Berlubang di Bawah Flyover UI Akhirnya Rata Aspal

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:20 WIB

Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji

Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:17 WIB

Otto Hasibuan Digugat Warga, Prabowo Didesak Nonaktifkan Sang Wamenko

Otto Hasibuan Digugat Warga, Prabowo Didesak Nonaktifkan Sang Wamenko

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:14 WIB

Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas

Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 21:02 WIB

Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum

Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:55 WIB

Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru

Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:44 WIB