Lebih dari 700 Orang Menyeberang Selat Inggris, Dua Diantaranya Tewas

Bella | Suara.com

Senin, 12 Agustus 2024 | 20:07 WIB
Lebih dari 700 Orang Menyeberang Selat Inggris, Dua Diantaranya Tewas
Palang Merah dan petugas kesehatan berdiri di dekat kapal yang membawa sekitar 400 pengungsi dan migran usai diselamatkan kota Paleochora, Pulau Kreta, Yunani, Selasa (22/11/2022). [Costas METAXAKIS / AFP]

Suara.com - Kementerian Dalam Negeri Inggris menyatakan, sebanyak 703 orang terdeteksi mencoba menyeberangi Selat Inggris, pada Minggu. Sebelas perahu ditemukan dalam insiden tersebut, dengan rata-rata sekitar 64 orang per perahu.

Tragisnya, dua migran tewas saat mencoba melakukan penyeberangan tersebut. Kapal kecil mereka berada di perairan Prancis ketika mereka mengirim sinyal darurat ke pusat penjaga pantai regional.

Sekitar 50 migran diselamatkan dari kapal tersebut oleh helikopter dan dua kapal, dengan banyak di antaranya ditarik dari air dengan luka bakar akibat bahan bakar, menurut otoritas maritim regional Prancis.

Para migran yang diselamatkan kemudian dikembalikan ke Prancis, sementara penyelidikan terhadap dua kematian tersebut dipimpin oleh pihak berwenang di Prancis.

Jumlah total kedatangan di Inggris melalui perahu kecil pada tahun 2024 kini mencapai 18.342, berdasarkan data sementara. Angka ini 13% lebih tinggi dibandingkan pada waktu yang sama tahun lalu, di mana sebanyak 16.170 orang telah menyeberang. Namun, jumlah ini 3% lebih rendah dibandingkan tahun 2022, di mana pada tahap yang sama tercatat 18.978 orang.

Hari dengan jumlah penyeberangan tertinggi tahun ini terjadi pada 18 Juni, ketika 882 orang berhasil menyeberangi Selat Inggris. Jumlah tertinggi kedua terjadi pada 1 Mei, dengan 711 orang berhasil menyeberang, keduanya sebelum pemilihan umum yang berlangsung pada 4 Juli.

Menurut laporan Palang Merah Inggris (British Red Cross), para imigran yang mencoba mencapai Inggris melakukannya karena berbagai alasan yang kompleks. Salah satu alasan utamanya adalah keinginan untuk bergabung dengan anggota keluarga yang sudah berada di Inggris. Banyak imigran yang terpisah dari keluarga mereka selama perjalanan mencari perlindungan, sehingga Inggris menjadi tujuan mereka untuk berkumpul kembali dengan orang yang mereka cintai.

Selain itu, kemampuan untuk berbicara bahasa Inggris juga menjadi faktor penting. Mengetahui sedikit bahasa Inggris memberi mereka kesempatan yang lebih baik untuk beradaptasi dengan kehidupan baru, termasuk mencari pekerjaan, mengakses layanan kesehatan, dan menjalani proses suaka yang kompleks. Kondisi ini membuat Inggris lebih menarik dibandingkan negara lain, meskipun proses suaka di sana cukup ketat.

Namun, tidak semua imigran memiliki kendali penuh atas tujuan mereka. Sebagian besar dipengaruhi oleh agen penyelundup yang menentukan rute dan tujuan akhir mereka.

Faktor sejarah, hubungan kolonial, dan reputasi Inggris sebagai negara yang relatif aman juga memainkan peran penting dalam keputusan mereka.

Faktor ekonomi, seperti peluang kerja, juga memengaruhi pilihan mereka, meskipun sistem tunjangan sosial di Inggris tidak menjadi daya tarik utama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Imigran di Inggris yang Mendapat Serangan Rasis: Kembalilah ke Negara Muslimmu!

Cerita Imigran di Inggris yang Mendapat Serangan Rasis: Kembalilah ke Negara Muslimmu!

News | Senin, 12 Agustus 2024 | 19:47 WIB

Dua Pembalapnya Tampil Buruk di MotoGP Inggris 2024, Aprilia Kenapa?

Dua Pembalapnya Tampil Buruk di MotoGP Inggris 2024, Aprilia Kenapa?

Your Say | Senin, 12 Agustus 2024 | 15:18 WIB

Elkan Baggott Gabung Blackpool FC, Jurnalis Inggris Sebut Langkah Tepat?

Elkan Baggott Gabung Blackpool FC, Jurnalis Inggris Sebut Langkah Tepat?

Your Say | Senin, 12 Agustus 2024 | 11:11 WIB

Gagal Juara Community Shield, Erik ten Hag: Kami Sudah Dekat dan Itu Sakit

Gagal Juara Community Shield, Erik ten Hag: Kami Sudah Dekat dan Itu Sakit

Bola | Minggu, 11 Agustus 2024 | 23:10 WIB

Sabar Yah! Elkan Baggott Masih Duduk di Bangku Cadangan di Laga Perdana Bersama Blackpool, Klub Kasta 3 Liga inggris

Sabar Yah! Elkan Baggott Masih Duduk di Bangku Cadangan di Laga Perdana Bersama Blackpool, Klub Kasta 3 Liga inggris

Bola | Minggu, 11 Agustus 2024 | 11:53 WIB

Here We Go! Matthijs de Ligt Segera Merapat ke Manchester United

Here We Go! Matthijs de Ligt Segera Merapat ke Manchester United

Bola | Sabtu, 10 Agustus 2024 | 20:25 WIB

Head to Head Manchester City vs Manchester United: Manchester Is Red or Blue?

Head to Head Manchester City vs Manchester United: Manchester Is Red or Blue?

Bola | Sabtu, 10 Agustus 2024 | 11:12 WIB

Kolaborasi Siapkan Talenta Skala Global dengan Tingkatkan Keterampilan Bahasa Inggris Melalui Al

Kolaborasi Siapkan Talenta Skala Global dengan Tingkatkan Keterampilan Bahasa Inggris Melalui Al

Press Release | Jum'at, 09 Agustus 2024 | 11:15 WIB

Anggota Parlemen Inggris Berencana Memanggil Elon Musk atas Komentar Provokatif yang Memicu Ketegangan

Anggota Parlemen Inggris Berencana Memanggil Elon Musk atas Komentar Provokatif yang Memicu Ketegangan

News | Sabtu, 10 Agustus 2024 | 04:05 WIB

Pengadilan Jatuhkan Hukuman Berat untuk Provokator Kerusuhan di Inggris

Pengadilan Jatuhkan Hukuman Berat untuk Provokator Kerusuhan di Inggris

News | Sabtu, 10 Agustus 2024 | 03:05 WIB

Terkini

Kakek-kakek Lepaskan Tembakan Brutal di Pengadilan Athena, Banyak Orang Kena Peluru Nyasar

Kakek-kakek Lepaskan Tembakan Brutal di Pengadilan Athena, Banyak Orang Kena Peluru Nyasar

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:29 WIB

Periksa Sekda Madiun Dkk, KPK Telusuri Pemberian Fee Proyek ke Wali Kota Maidi

Periksa Sekda Madiun Dkk, KPK Telusuri Pemberian Fee Proyek ke Wali Kota Maidi

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:19 WIB

Tragedi Kereta di Bekasi, Legislator Gerindra Desak Pemerintah Cabut Izin Taksi Green SM

Tragedi Kereta di Bekasi, Legislator Gerindra Desak Pemerintah Cabut Izin Taksi Green SM

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:16 WIB

DPR Kritik Usulan Menteri PPPA Soal Pemindahan Gerbong Wanita KRL: Perbaiki Sistem!

DPR Kritik Usulan Menteri PPPA Soal Pemindahan Gerbong Wanita KRL: Perbaiki Sistem!

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:11 WIB

Iran di Ambang Kronis, Kemiskinan dan Pengangguran Mendarah Daging

Iran di Ambang Kronis, Kemiskinan dan Pengangguran Mendarah Daging

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:07 WIB

Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini

Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini

News | Rabu, 29 April 2026 | 11:06 WIB

Soal Usulan Gerbong Wanita KRL Dipindah ke Tengah, Anggota DPR: Jangan Sekadar Pindahkan Kerentanan

Soal Usulan Gerbong Wanita KRL Dipindah ke Tengah, Anggota DPR: Jangan Sekadar Pindahkan Kerentanan

News | Rabu, 29 April 2026 | 10:52 WIB

Ukraina Tuduh Israel Bantu Perdagangan Gandum Curian Rusia

Ukraina Tuduh Israel Bantu Perdagangan Gandum Curian Rusia

News | Rabu, 29 April 2026 | 10:36 WIB

Potret Sidang Perdana Kasus Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Potret Sidang Perdana Kasus Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

News | Rabu, 29 April 2026 | 10:35 WIB

Kapan KRL Bekasi-Cikarang Kembali Normal? KAI Beri Bocoran Jadwal Operasional

Kapan KRL Bekasi-Cikarang Kembali Normal? KAI Beri Bocoran Jadwal Operasional

News | Rabu, 29 April 2026 | 10:29 WIB