Iran di Ambang Kronis, Kemiskinan dan Pengangguran Mendarah Daging

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 29 April 2026 | 11:07 WIB
Iran di Ambang Kronis, Kemiskinan dan Pengangguran Mendarah Daging
Konflik Iran-Israel memicu krisis ekonomi hebat yang menyebabkan jutaan pekerja menganggur dan kemiskinan melonjak.
baca 10 detik
  • Konflik bersenjata memicu gelombang pengangguran massal dan kemiskinan ekstrem bagi jutaan rakyat Iran.

  • Kerusakan infrastruktur industri akibat serangan udara melumpuhkan sektor manufaktur dan ekonomi digital Iran.

  • Masyarakat Iran menghadapi ketidakpastian hidup akibat inflasi tinggi dan hilangnya akses pekerjaan internasional.

Suara.com - Konflik bersenjata antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel telah mengubah tatanan hidup jutaan warga menjadi penderitaan ekonomi nyata.

Kelesuan aktivitas perdagangan dan rusaknya infrastruktur vital kini mendorong masyarakat sipil ke dalam jurang kemisaran yang semakin dalam.

Dikutip dari CNN, tekanan finansial ini tidak lagi hanya berupa angka statistik, melainkan beban hidup harian bagi para pekerja yang kehilangan pendapatan.

Fakta Mengejutkan tentang Iran (shutterstock)
Fakta Mengejutkan tentang Iran (shutterstock)

Banyak profesional di Teheran kini menghadapi kenyataan pahit di mana penghasilan mereka tidak lagi mampu menutup kebutuhan paling dasar.

Asal, seorang desainer lepas berusia 30-an yang tinggal di Teheran, mengaku kehilangan seluruh proyek luar negerinya akibat gangguan koneksi internet.

“Tidak ada proyek baru, tidak ada balasan. Rasanya semuanya berhenti dalam semalam,” ungkap Asal saat menggambarkan kondisi pekerjaannya.

Fenomena ini merambah ke berbagai sektor mulai dari energi, tekstil, transportasi udara, hingga industri kreatif yang sebelumnya menjadi tumpuan.

Warga Iran memegang foto Ayatollah Mojtaba Khamenei. [Khamenei News]
Warga Iran memegang foto Ayatollah Mojtaba Khamenei. [Khamenei News]

Data UNDP memproyeksikan sebanyak 4,1 juta orang tambahan terancam jatuh miskin sebagai dampak langsung dari eskalasi konflik ini.

Serangan udara yang masif dilaporkan telah merusak lebih dari 23.000 pabrik dan perusahaan di seluruh penjuru negeri tersebut.

baca juga

Kondisi fisik gedung yang hancur memaksa penghentian operasional besar-besaran yang berdampak pada nasib jutaan buruh pabrik.

Gholamhossein Mohammadi, Wakil Menteri Kerja dan Jaminan Sosial Iran, menyatakan satu juta pekerjaan hilang secara langsung akibat kerusakan fisik.

Dampak domino dari situasi ini diperkirakan telah menyingkirkan satu juta orang lainnya dari pasar tenaga kerja menurut estimasi media lokal.

Hadi Kahalzadeh dari Quincy Institute menyebutkan bahwa terganggunya jalur pengiriman barang telah membahayakan 50 persen lapangan kerja di Iran.

“Banyak perusahaan telah menangguhkan operasinya di bawah tekanan gabungan dari perang, inflasi, resesi, dan jatuhnya permintaan,” tulis Kahalzadeh.

Tingginya angka inflasi yang menyentuh 72 persen pada Maret lalu membuat daya beli masyarakat terhadap kebutuhan pokok semakin sirna.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Tetapkan Aturan Pelayaran di Selat Hormuz Usai Konflik dengan AS

Iran Tetapkan Aturan Pelayaran di Selat Hormuz Usai Konflik dengan AS

News | Rabu, 29 April 2026 | 10:27 WIB

Dampak Uni Emirat Arab Keluar dari OPEC, Dunia Makin Krisis Pasokan Minyak Mentah?

Dampak Uni Emirat Arab Keluar dari OPEC, Dunia Makin Krisis Pasokan Minyak Mentah?

News | Rabu, 29 April 2026 | 10:09 WIB

Menghitung Biaya 76 Tahun Perang AS dari Korea hingga Iran: Tembus Triliunan Dolar

Menghitung Biaya 76 Tahun Perang AS dari Korea hingga Iran: Tembus Triliunan Dolar

News | Rabu, 29 April 2026 | 10:06 WIB

Terkini

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:00 WIB

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

×