Tak Pakai Baju Adat, Maruf Amin dan Gibran Kompak Pakai Jas Hitam Saat Upacara Penurunan Bendera di Istana Jakarta

Erick Tanjung | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Sabtu, 17 Agustus 2024 | 18:09 WIB
Tak Pakai Baju Adat, Maruf Amin dan Gibran Kompak Pakai Jas Hitam Saat Upacara Penurunan Bendera di Istana Jakarta
Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka dan Wakil Presiden Maruf Amin hadiri upacara penurunan bendera di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Sabtu (17/8/2024) sore. [Suara.com/Fakhri]

Suara.com - Wakil Presiden Maruf Amin dan Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka kembali mendatangi Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Sabtu (17/8/2024). Keduanya dijadwalkan menyaksikan upacara penurunan bendera pusaka yang disiarkan secara langsung dari Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur. 

Pantauan Suara.com di lokasi, Gibran datang lebih dulu bersama istrinya, Selvi Ananda. Terlihat Gibran tak lagi mengenakan pakaian adat seperti upacara peringatan HUT ke-79 RI yang digelar pagi hari.

Namun, putra sulung Presiden Joko Widodo itu kini mengenakan setelan jas hitam dengan kemeja putih dan dasi merah. Sementara, istrinya memakai kebaya modern warna biru.

Sesampainya di Istana Merdeka, Gibran dan Selvi tak langsung masuk. Keduanya menunggu Maruf Amin bersama istrinya Wury Esti.

Begitu Maruf dan Wuri tiba, Gibran sempat membungkukkan badannya menyambut kedatangan orang nomor dua di Indonesia itu. Sama dengan Gibran, Maruf juga memakai setelan jas warna hitam.

Setelah bersalaman, Gibran dan Maruf langsung masuk ke dalam Istana.

Sementara, Presiden Jokowi bertindak sebagai inspektur upacara di IKN. Beda dengan Maruf dan Gibran, Jokowi tetap menggunakan pakaian adat.

Bedanya dengan upacara tadi pagi, Jokowi memakai pakaian khas Kalimantan Selatan.

Upacara penurunan akan diikuti oleh 759 peserta yang berasal dari empat matra. Terdiri dari  Komandan Kelompok 17, AA. Ngr. Panji Darma Putra, asal Bali.

Pembawa Baki atas nama Ni Komang Tri Setia asal Bali. Cadangan pembawa Baki atas nama Kirana Asha widya Baskara asal Banten. Sementara komandan Kelompok 8 Joe Bayden Imanuel Kallem, asal Papua Tengah.

Petugas Pengerek atas nama Sunnu Wahyudi asal Kalimantan Timur, dengan petugas Pembentang bendera Abdul Zaky Hutera asal DKI Jakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Masalah yang Dihadapai Choi Sun Hee di Episode Awal Drama Perfect Family

3 Masalah yang Dihadapai Choi Sun Hee di Episode Awal Drama Perfect Family

Your Say | Sabtu, 17 Agustus 2024 | 17:58 WIB

Jadwal Pertandingan Padat Persib di BRI Liga 1 dan AFC Champions League 2, Mateo Kocijan Masih Pede Tebar Ancaman

Jadwal Pertandingan Padat Persib di BRI Liga 1 dan AFC Champions League 2, Mateo Kocijan Masih Pede Tebar Ancaman

Bola | Sabtu, 17 Agustus 2024 | 17:55 WIB

Mulan Jameela Ungkap Kondisi Terbaru Anak-anak Cut Intan Nabila, Jumlah Gelangnya Bikin Salfok

Mulan Jameela Ungkap Kondisi Terbaru Anak-anak Cut Intan Nabila, Jumlah Gelangnya Bikin Salfok

Entertainment | Sabtu, 17 Agustus 2024 | 18:00 WIB

Terkini

Kasus Daycare Little Aresha: Polisi Dalami Dugaan Pemberian Obat Penenang dan Kekerasan Seksual!

Kasus Daycare Little Aresha: Polisi Dalami Dugaan Pemberian Obat Penenang dan Kekerasan Seksual!

News | Selasa, 28 April 2026 | 07:00 WIB

Berteman dengan George W Bush, Megawati Cerita saat Menolak Serangan AS Terhadap Irak

Berteman dengan George W Bush, Megawati Cerita saat Menolak Serangan AS Terhadap Irak

News | Selasa, 28 April 2026 | 07:00 WIB

Sejajarkan Andrie Yunus dengan Marsinah, Dongker Bakal Abadikan Kasus Kekerasan Aparat dalam Lagu

Sejajarkan Andrie Yunus dengan Marsinah, Dongker Bakal Abadikan Kasus Kekerasan Aparat dalam Lagu

News | Selasa, 28 April 2026 | 06:10 WIB

Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam

Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam

News | Selasa, 28 April 2026 | 00:21 WIB

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS

News | Selasa, 28 April 2026 | 00:01 WIB

Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit

Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit

News | Senin, 27 April 2026 | 23:52 WIB

10 Tahun Memprihatinkan, Prajurit TNI Kodim 0623 Cilegon dan Warga Perbaiki Musala di Langon

10 Tahun Memprihatinkan, Prajurit TNI Kodim 0623 Cilegon dan Warga Perbaiki Musala di Langon

News | Senin, 27 April 2026 | 23:40 WIB

KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia

KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia

News | Senin, 27 April 2026 | 23:33 WIB

KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, Dugaan Awal Akibat Kecelakaan Taksi Listrik

KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, Dugaan Awal Akibat Kecelakaan Taksi Listrik

News | Senin, 27 April 2026 | 22:57 WIB

KAI Commuter Terapkan Rekayasa Rute Pasca Tabrakan KA di Bekasi Timur, Ini Daftar Lengkapnya

KAI Commuter Terapkan Rekayasa Rute Pasca Tabrakan KA di Bekasi Timur, Ini Daftar Lengkapnya

News | Senin, 27 April 2026 | 22:57 WIB