Muncul Wacana Pemakzulan Joe Biden, Tiga Komite DPR Buat Laporan Mengejutkan

Andi Ahmad S

Selasa, 20 Agustus 2024 | 04:30 WIB
Muncul Wacana Pemakzulan Joe Biden, Tiga Komite DPR Buat Laporan Mengejutkan
Arsip foto - Presiden Amerika Serikat Joe Biden menyampaikan pandangannya dalam sesi Partnership for Global Insfrastucture and Investment dalam rangkaian KTT G20 di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Selasa (15/11/2022). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/nym/aa.

Suara.com - Muncul wacana pemakzulan terhadap Presiden Demokrat Joe Biden karena dituduh telah melakukan pelanggaran berat saat ini tengah menjadi sorotan publik Amerika Serikat.

Wacana pemakzulan tersebut muncul setelah tiga anggota DPR dari Partai Republik membuat laporan mengejutkan lantaran diduga telah melakukan pelanggaran berat.

Namun tidak jelas apakah mereka akan mendorong pemungutan suara menyusul penyelidikan yang telah lama dianggap bermotif politik oleh Gedung Putih tersebut.

Ada sebanyak 291 halaman laporan dari tiga komite DPR yang menuduh Biden mengambil keuntungan dari skema menjajakan pengaruh untuk memperkaya dirinya dan anggota keluarganya melalui urusan bisnis luar negeri.

Tuduhan tersebut menurut komite DPR itu, Presiden Amerika Serikat telah memulai aksinya pada tahun 2014 ketika Biden menjadi wakil presiden.

“Komite tersebut menyampaikan informasi ini kepada DPR untuk dievaluasi dan dipertimbangkan langkah selanjutnya yang tepat,” kata laporan itu.

Tidak jelas apakah Ketua DPR dari Partai Republik Mike Johnson akan menjadwalkan pemungutan suara untuk memakzulkan Biden pada minggu-minggu menjelang pemilu 5 November, di mana Donald Trump dari Partai Republik sedang bersaing ketat dengan Wakil Presiden Kamala Harris.

Bahkan jika DPR yang dikuasai Partai Republik meloloskan undang-undang tersebut, kecil kemungkinannya mereka akan mencopot Biden dari jabatannya, mengingat ia harus dihukum oleh Senat yang dikuasai Partai Demokrat sendiri dengan hasil 51-49. Biden, yang menarik diri dari pencalonannya kembali bulan lalu, akan meninggalkan jabatannya ketika penggantinya dilantik pada 20 Januari.

Pemakzulan DPR serupa terhadap pejabat tinggi perbatasan Biden, Menteri Keamanan Dalam Negeri Alejandro Mayorkas, segera diakhiri oleh Senat pada bulan April.

Penyelidik DPR mengklaim bahwa Biden menggunakan pengaruhnya untuk menguntungkan urusan bisnis putranya, Hunter Biden, dengan mitra dari Ukraina, Tiongkok, Rusia, dan negara-negara lain.

Hunter Biden telah divonis bersalah atas tuduhan berbohong tentang penggunaan obat-obatan terlarang untuk membeli senjata dan sedang menunggu persidangan atas tuduhan penggelapan pajak, termasuk tuduhan bahwa dia menerima pembayaran dari seorang pengusaha Rumania yang berusaha mempengaruhi lembaga pemerintah AS sehubungan dengan penyelidikan kriminal di Rumania.

Penyelidikan pemakzulan, yang secara resmi disahkan oleh anggota parlemen pada bulan Desember lalu dan telah dilakukan oleh Komite Pengawasan, Kehakiman, dan Cara & Sarana DPR, telah dikritik oleh anggota kedua partai karena gagal menghasilkan bukti kuat mengenai kesalahan yang dilakukan Biden.

Partai Demokrat meremehkan upaya tersebut sebagai pembalasan terhadap Trump, yang dimakzulkan dua kali oleh DPR yang dikuasai Partai Demokrat dan selalu dibebaskan oleh Senat. Pemakzulan pertama menuduh Trump menekan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy untuk membantu menjelek-jelekkan Joe Biden sebagai imbalan atas bantuan AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Mpox Bisa Menyerang Siapa Saja? Kasus Terbaru di Filipina Jadi Bukti

Benarkah Mpox Bisa Menyerang Siapa Saja? Kasus Terbaru di Filipina Jadi Bukti

News | Senin, 19 Agustus 2024 | 22:34 WIB

NWS Keluarkan Peringatan Banjir Bandang Connecticut Amerika Serikat

NWS Keluarkan Peringatan Banjir Bandang Connecticut Amerika Serikat

News | Senin, 19 Agustus 2024 | 21:24 WIB

Telkom-Neutra DC Gelar Konferensi Internasional dengan Tema "The Other Side of AI

Telkom-Neutra DC Gelar Konferensi Internasional dengan Tema "The Other Side of AI

Bisnis | Senin, 19 Agustus 2024 | 18:30 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB