Sorot Tajam Reshuffle Kabinet di Ujung Pemerintahan Jokowi, Pengamat: Kental Nuansa Politik Ketimbang Programatik

Galih Priatmojo, Hiskia Andika Weadcaksana

Selasa, 20 Agustus 2024 | 21:23 WIB
Sorot Tajam Reshuffle Kabinet di Ujung Pemerintahan Jokowi, Pengamat: Kental Nuansa Politik Ketimbang Programatik
Bahlil Lahadalia saat menghadiri agenda pelantikan sebagai menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), di Istana Negara, Jakarta, Senin (19/8/2024). (ANTARA/Mentari Dwi Gayati)

Suara.com - Pengamat politik Universitas Gadjah Mada (UGM) Arya Budi menilai perombakan kabinet alias reshuffle yang baru saja dilakukan Presiden Jokowi sarat akan nuansa politik ketimbang programatik. Mengingat tidak ada urgensi mendesak untuk segera melakukan perombakan di akhir masa jabatannya ini.

"Reshuffle ini adalah reshuffle politik itu yang paling terlihat dibandingkan reshuffle program kerja. Jadi lebih ke political shift atau reshuffle daripada programatik reshuffle," kata Arya saat dihubungi, Selasa (20/8/2024).

Menurutnya orang awam pun paham bahwa perombakan kabinet ini hanya agenda politik semata. Jika memang reshuffle bertujuan untuk memperkuat program maka sudah akan dilakukan jauh sebelumnya.

Berbeda dengan reshuffle yang dilakukan kemarin, mengingat masa jabatan presiden yang praktis hanya tersisa sekitar dua bulan lagi. Termasuk dilakukan setelah beberapa momentum politik besar yang belum lama terjadi.

"Jadi saya pikir nuansa politiknya memang jauh lebih kuat dan tidak harus seorang pakar untuk menjelaskan itu. Publik biasa pun sudah pasti bisa mencium," ucapnya.

"Karena biasanya reshuffle itu jika memang untuk program itu tidak di penghujung pemerintahan, karena seluruh program itu sudah terdeteksi di beberapa bulan bahkan tahun sebelumnya apakah dengan orang yang sama ini akan berjalan atau tidak," imbuhnya.

Dia menilai bahwa dengan sisa waktu yang ada para menteri baru ini tidak akan mampu melakukan pembaruan terkait program. Mereka hanya bakal melanjutkan atau menuntaskan kinerja dari agenda menteri sebelumnya. 

"Praktis sekitar dua bulan itu tidak akan mungkin mampu mereform beberapa hal, bahwa melanjutkan kinerja menuntaskan agenda dari tiap-tiap kementerian itu mungkin tetapi untuk mereform itu saya pikir terlalu mepet," tuturnya.

Arya bilang pos kementerian yang dirombak itu pun tidak terlalu buruk dan tak memiliki skandal serius setidaknya yang dicium oleh publik. Misalnya saja pergeseran Menteri ESDM dari Arifin Tasrif ke politikus Partai Golkar Bahlil Lahadalia.

Kemudian masuknya nama baru Rosan Roeslani yang diketahui sebagai Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo pada Pilpres kemarin. Termasuk pergantian Menteri Hukum dan HAM. 

"Nah pos-pos kementerian ini tidak terekam sejauh kita mencium dari luar, kita tidak tahu di dalam, itu mempunyai performa atau skandal yang serius sehingga kita sulit menemukan jika ini bicara program kerja. Sehingga kita lebih banyak mengendus aroma politik yang lebih kuat dibandingkan aroma programatik dari Jokowi soal cita-cita nawacita whatever itu," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Pertama Kerja, Hasan Nasbi Langsung Ganti Nama Kakompres, Jokowi Bilang Ini

Hari Pertama Kerja, Hasan Nasbi Langsung Ganti Nama Kakompres, Jokowi Bilang Ini

News | Selasa, 20 Agustus 2024 | 18:09 WIB

Instruksi Jokowi Ke Kepala BGN: Badan Gizi Jangan Cuma Urus Makan Bergizi Gratis, Tapi...

Instruksi Jokowi Ke Kepala BGN: Badan Gizi Jangan Cuma Urus Makan Bergizi Gratis, Tapi...

News | Selasa, 20 Agustus 2024 | 17:22 WIB

Jelang Lengser, Pemerintah Jokowi Rajin Tarik Utang

Jelang Lengser, Pemerintah Jokowi Rajin Tarik Utang

Bisnis | Selasa, 20 Agustus 2024 | 17:05 WIB

Terkini

DPR Khawatir Stok Pertalite Jebol Akibat Migrasi Pengguna Pertamax

DPR Khawatir Stok Pertalite Jebol Akibat Migrasi Pengguna Pertamax

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:05 WIB

Connie Bakrie Sebut IKN Sekarang Kalah Tenar Sama Program MBG Rp1 Triliun Per Hari

Connie Bakrie Sebut IKN Sekarang Kalah Tenar Sama Program MBG Rp1 Triliun Per Hari

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 12:06 WIB

Tunjangan Guru Naik, Komisi X DPR Beri Jempol Tapi Kasih Catatan Penting Ini

Tunjangan Guru Naik, Komisi X DPR Beri Jempol Tapi Kasih Catatan Penting Ini

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 11:51 WIB

Gak Pakai Ribet! Di Jakarta Fair 2026 Bisa Belanja Sambil Bayar Pajak Kendaraan

Gak Pakai Ribet! Di Jakarta Fair 2026 Bisa Belanja Sambil Bayar Pajak Kendaraan

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 11:10 WIB

Viral TNI Ikut Hadang Massa Mahasiswa saat Demo di Bundaran HI, Kapuspen: Atas Permintaan Polri

Viral TNI Ikut Hadang Massa Mahasiswa saat Demo di Bundaran HI, Kapuspen: Atas Permintaan Polri

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:21 WIB

Bukan untuk Perang, Kenapa Komcad-TNI Dikerahkan Saat Demo Mahasiswa? Ini Kritik Tajam Koalisi Sipil

Bukan untuk Perang, Kenapa Komcad-TNI Dikerahkan Saat Demo Mahasiswa? Ini Kritik Tajam Koalisi Sipil

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 09:55 WIB

Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK

Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:33 WIB

Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?

Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:15 WIB

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 23:00 WIB

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:23 WIB