100 Ribu Banser Mau Gelar Apel Di Muktamar PKB, Cak Imin: Nanti Kita Kirim Makanan

Bangun Santoso, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 22 Agustus 2024 | 03:05 WIB
100 Ribu Banser Mau Gelar Apel Di Muktamar PKB, Cak Imin: Nanti Kita Kirim Makanan
Ketum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. [Suara.com/Fakhri]

Suara.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengaku tak mau ambil pusing dengan rencana Badan Otonom (Banom) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang ingin menggelar apel kesetiaan saat Muktamar PKB di Bali 24-25 Agustus mendatang. Ia bahkan mengaku mendukungnya jika kegiatan tersebut benar dilaksanakan.

Cak Imin tak menganggap apel kesetiaan itu sebagai ancaman bagi gelaran Muktamar. Ia menyebut para anggota dari Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Pagar Nusa yang bakal hadir dengan perkiraan jumlah mencapai 100 ribu itu sebagai rekan PKB.

"Ya saya berharap apapun dalam rangka meramaikan muktamar, monggo. kita senang. Apalagi mayoritas Banser itu juga saudara-saudara kita juga, sahabat-sahabat kita juga. Dan mungkin juga sebagian besar PKB," ujar Cak Imin di rumah dinasnya, Jalan Widya Candra, Jakarta Selatan, Rabu (21/8/2024).

Namun, ia berpesan agar para peserta apel kesetiaan itu tak membuat keributan dan diadu domba oleh pihak tertentu.

"Ya silakan kalau mau apel dalam rangka meramaikan muktamar monggo. tapi tolong jangan mudah diadu domba. ini ada pihak-pihak yang ingin mengadu domba sesama warga NU," katanya.

"Karena PKB itu tidak hanya NU. PKB itu banyak pihak, tapi di PKB banyak warga NU. Jangan warga NU mau diadu domba yang untung pihak ketiga," lanjutnya.

Bahkan jika jadi, ia berniat mengirimkan makanan untuk para peserta apel. Wakil Ketua DPR RI itu sudah menyampaikan instruksi kepada bawahannya untuk menyiapkan nasi kotak.

"Saya sudah instruksikan kepada teman-teman, nanti kalau ada apel Banser di sekitar Bali ketika kita laksanakan muktamar, saya instruksikan ke DPW Bali dan juga panitia muktamar, menyediakan makan siang, makan siang gratis," tutur Cak Imin.

Ia juga mengaku sudah berkoordinasi dengan kepolisian untuk turut menjaga keamanan dan keberlangsungan Muktamar PKB di Bali nanti.

baca juga

"Tadi ketua panitia berangkat ke Bali menemui Kapolda, yang penting pesan kami adalah jangan mengganggu muktamar. Kalau mengganggu muktamar itu polisi punya kewenangan untuk menjaga ya," pungkasnya.

Sebelumnya, Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) berencana mengumpulkan pasukan dalam kegiatan apel kesetiaan. Diprediksi nantinya bakal ada 100 ribu pasukan dari Badan Otonom (Banom) PBNU yang akan hadir.

Hal ini disampaikan oleh Ketua PBNU, Umarsyah usai melakukan pemberian arahan kepada dua Banom yang hadir, yakni Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Pagar Nusa. Pengumpulan pasukan ini dilakukan di tengah perseteruan PBNU dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Namun, Umarsyah belum merinci kapan agenda ini dilaksanakan beserta lokasinya. Nantinya teknis pelaksanaannya akan dibahas lagi lebih lanjut.

"Kepada teman-teman Ansor dan Pagar Nusa sudah kami jelaskan dan alhamdulillah mereka sangat memahami kemudian merapatkan barisan dan siap untuk melakukan kegiatan bersama," ujar Umarsyah di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Jumat (16/8/2024).

"Insyaallah nanti dalam waktu dekat kita akan selenggarakan yaitu Apel Kesetiaan, ini merupakan hasil dari pertemuan sore hari ini," lanjutnya menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelas-jelas PKB Ikut Dukung, Cak Imin Ngaku Tak Tahu Baleg DPR Gelar Rapat Revisi UU Pilkada

Jelas-jelas PKB Ikut Dukung, Cak Imin Ngaku Tak Tahu Baleg DPR Gelar Rapat Revisi UU Pilkada

News | Kamis, 22 Agustus 2024 | 00:25 WIB

PBNU Kecewa Cak Imin Tak Penuhi Panggilan: Tak Ada Niat Baik

PBNU Kecewa Cak Imin Tak Penuhi Panggilan: Tak Ada Niat Baik

News | Kamis, 22 Agustus 2024 | 00:12 WIB

Imbas Pemecatan Gus Yahya Dan Yaqut, PKB Bakal Ditinggal Pendukung Nahdliyin?

Imbas Pemecatan Gus Yahya Dan Yaqut, PKB Bakal Ditinggal Pendukung Nahdliyin?

News | Rabu, 21 Agustus 2024 | 21:04 WIB

Pecat Gus Yahya Dan Gus Yaqut, Elektabilitas PKB Di Pilkada Diyakini Tak Akan Terganggu

Pecat Gus Yahya Dan Gus Yaqut, Elektabilitas PKB Di Pilkada Diyakini Tak Akan Terganggu

News | Rabu, 21 Agustus 2024 | 20:55 WIB

Faisol Riza Bantah Isu Gantikan Muhaimin Iskandar Jadi Ketum PKB: Kami Solid Tidak Ada Nama Lain

Faisol Riza Bantah Isu Gantikan Muhaimin Iskandar Jadi Ketum PKB: Kami Solid Tidak Ada Nama Lain

News | Rabu, 21 Agustus 2024 | 11:43 WIB

Sederet Alasan PKB Pecat Gus Yahya Dan Menag Yaqut Hingga Tak Diundang Ke Muktamar Bali: Mereka Rusak Citra Partai

Sederet Alasan PKB Pecat Gus Yahya Dan Menag Yaqut Hingga Tak Diundang Ke Muktamar Bali: Mereka Rusak Citra Partai

News | Selasa, 20 Agustus 2024 | 20:42 WIB

Meski Ogah Nyalon Jika Rapor Merah, Cak Imin Tetap Dipaksa Maju Ketum PKB, Apa Alasannya

Meski Ogah Nyalon Jika Rapor Merah, Cak Imin Tetap Dipaksa Maju Ketum PKB, Apa Alasannya

Video | Rabu, 21 Agustus 2024 | 08:05 WIB

Terkini

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:13 WIB

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:45 WIB

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:38 WIB

Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?

Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:32 WIB

Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret

Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:30 WIB

×