Gara-gara Menantu, Kronologi Lengkap Moon Jae Eks Presiden Korsel In Jadi Tersangka Kasus Suap

Rifan Aditya | Suara.com

Selasa, 03 September 2024 | 16:28 WIB
Gara-gara Menantu, Kronologi Lengkap Moon Jae Eks Presiden Korsel In Jadi Tersangka Kasus Suap
Moon Jae In (instagram/moonjaein) - Gara-gara Menantu, Kronologi Lengkap Moon Jae Eks Presiden Korsel In Jadi Tersangka Kasus Suap

Suara.com - Mantan Presiden Korea Selatan Moon Jae In baru-baru ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap. Lantas, bagaimana kronologi kasus Moon Jae In?

Moon Jae In menjabat sebagai Presiden Korea Selatan pada 2017 hingga 2022. Mengutip dari Korea Herald, Moon Jae In diduga terlibat dalam nepotisme usai membantu menantunya mendapatkan posisi direktur eksekutif di sebuah maskapai penerbangan.

Berikut adalah kronologi kasus Moon Jae In, mulai dari awal terbongkarnya kasus hingga ditetapkan sebagai tersangka.

Awal Terbongkarnya Kasus

Pada bulan September 2020, Partai Kekuatan Rakyat (People Power Party) yang saat itu merupakan partai oposisi utama, mengajukan pengaduan terkait korupsi yang dilakukan mantan Presiden Moon Jae In.

Pengaduan tersebut berkaitan dengan adanya dugaan kecurangan dan pelanggaran hukum atas perekrutan Seo, menantu Moon Jae In, yang menduduki jabatan direktur eksekutif di Thai Eastar Jet.

Selanjutnya, pada April 2021, Justice People, kelompok sipil yang berbasis di Seoul, juga mengadukan pengaduan serupa dengan tuduhan suap terkait perekrutan tersebut.

Thai Easter Jet merupakan maskapai berbiaya rendah yang didikan oleh Lee Sang Jik, anggota parlemen dari Partai Demokrat yang saat itu menjabat.

Penyelidikan kasus ini berfokus pada dugaan adanya hubungan antara perekrutan Seo sebagai direktur eksekutif Thai Eastar Jet dengan penunjukan Lee Sang Jik sebagai kepala Badan UKM dan Startup Korea (KOSME).

Lee Sang Jik ditetapkan sebagai kepala KOSME pada Maret 2018, sedangkan pada Juli 2018, Seo mulai bekerja di Thai Eastar Jet.

Saat itu, maskapai sedang mengalami kesulitan finansial, terlebih Seo kurang memiliki pengalaman di dunia penerbangan sehingga menimbulkan kecurigaan.

Proses Penyelidikan Kasus Moon Jae In

Jaksa mencurigai bahwa penunjukan Lee Sang Jik sebagai kepala KOSME telah diputuskan selama pertemuan informal sekretariat kepresidenan pada akhir 2017 silam.

Sementara itu, jaksa juga memperkirakan bahwa Seo menerima 223 juta won (sekitar Rp2,6 miliar) dalam bentuk gaji dan biaya relokasi ke Thailand. Jumlah tersebut dianggap sebagai suap untuk Moon Jae In.

Tuduhan tersebut diperkuat dengan dugaan bahwa sang mantan presiden dan istrinya menghentikan dukungan finansial terhadap Moon Da Hye, putri mereka, yang merupakan mantan istri Seo, usai dirinya menjabat di Thai Eastar Jet.

Seo telah diperiksa sebanyak tiga kali sebagai saksi pada tahun ini, namun ia secara konsisten memilih untuk bungkam.

Baru pada 31 Agustus 2023, Kantor Kejaksaan Distrik Jeonju melakukan penggeledahan di rumah Moon Da Hye dengan membawa surat perintah.

Ditetapkan Sebagai Tersangka

Kejaksaan Korea Selatan akhirnya menetapkan mantan Presiden Moon Jae In sebagai tersangka pada Senin (2/9/2024). Status Moon Jae In sebagai tersangka tercantum dalam surat perintah penggeledahan di kediaman putrinya, Moon Da Hye.

Juru bicara Partai Kekuatan Rakyat meminta agar semua warga negara harus diperlakukan dengan standar hukum yang sama, termasuk mantan presiden dan keluarganya.

Di sisi lain, para kritikus mengklaim adanya motif politik di balik penyelidikan kasus ini. Mantan sekretaris senior presiden, Im Jong Seok dan Cho Hyun Ok, menuduh jaksa memiliki agenda tersendiri dan melakukan pengalihan isu.

Sebanyak 37 anggota parlemen dari Partai Demokrat juga mengecam penyelidikan ini sebagai balas dendam politik dan memperingatkan potensi dampak terhadap pemerintah saat ini.

Itulah ulasan mengenai kronologi kasus Moon Jae In, mulai dari awal terbongkar hingga penetapannya sebagai tersangka kasus suap.

Kontributor : Dini Sukmaningtyas

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa Moon Jae In Dipenjara? Eks Presiden Korea Selatan Tersandung Kasus Suap Hingga Dugaan Pengalihan Isu

Kenapa Moon Jae In Dipenjara? Eks Presiden Korea Selatan Tersandung Kasus Suap Hingga Dugaan Pengalihan Isu

News | Selasa, 03 September 2024 | 11:31 WIB

Banyak! Selain Moon Jae In, Ini Daftar Mantan Pemimpin Dunia yang Jadi Tersangka

Banyak! Selain Moon Jae In, Ini Daftar Mantan Pemimpin Dunia yang Jadi Tersangka

News | Selasa, 03 September 2024 | 09:45 WIB

Profil Moon Jae-in Mantan Presiden Korea Selatan Kini Jadi Tersangka, Gara-gara Minta Jabatan Untuk Anak

Profil Moon Jae-in Mantan Presiden Korea Selatan Kini Jadi Tersangka, Gara-gara Minta Jabatan Untuk Anak

News | Selasa, 03 September 2024 | 01:49 WIB

Dari Tahta Presiden Korsel ke Kursi Tersangka, Moon Jae In Terseret Kasus Suap Menantu

Dari Tahta Presiden Korsel ke Kursi Tersangka, Moon Jae In Terseret Kasus Suap Menantu

News | Senin, 02 September 2024 | 15:22 WIB

Terkini

Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:56 WIB

Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan

Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:43 WIB

Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump

Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:29 WIB

Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online

Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:00 WIB

Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i

Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:44 WIB

DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI

DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:30 WIB

Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan

Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku

Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:34 WIB

Vila dan Homestay Wajib Punya NIB Mulai 1 Agustus, yang Ilegal Bakal Dicoret dari Aplikasi

Vila dan Homestay Wajib Punya NIB Mulai 1 Agustus, yang Ilegal Bakal Dicoret dari Aplikasi

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:27 WIB

Militer AS Bom Kapal Diduga Bermuatan Narkotika di Samudera Pasifik: 1 Tewas 2 Selamat

Militer AS Bom Kapal Diduga Bermuatan Narkotika di Samudera Pasifik: 1 Tewas 2 Selamat

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 17:38 WIB