Kenapa Moon Jae In Dipenjara? Eks Presiden Korea Selatan Tersandung Kasus Suap Hingga Dugaan Pengalihan Isu

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Selasa, 03 September 2024 | 11:31 WIB
Kenapa Moon Jae In Dipenjara? Eks Presiden Korea Selatan Tersandung Kasus Suap Hingga Dugaan Pengalihan Isu
Moon Jae In bersama Roh Moo-hyun (koreatimes)

Suara.com - Moon Jae In, Mantan Presiden Korea Selatan dikabarkan terancam pidana penjara. Berita tersebut telah menjadi headline di berbagai media seluruh dunia. Mereka menguak alasan kenapa Moon Jae In dipenjara.

Pemberitaan kenapa Moon Jae In dipenjara santer terdengar sejak ia ditetapkan sebagai tersangka kasus suap. Ia diduga memberikan perlakuan istimewa kepada menantu laki-lakinya untuk mendapakan jabatan di sebuah maskapai penerbangan. Divisi kriminal 3 dari Kantor Kejaksaan Distrik Jeonju, menyelidiki kasus tersebut sejak beberapa tahun lalu dan penyelidikan berproses sampai saat ini. Mereka menemukan potensi keterlibatan Moon dalam kasus suap tersebut.

Sebelum membahas kasus tersebut lebih lanjut, kita ketahui terlebih dahulu siapa Moon Jae In.

Siapa Moon Jae In?

Moon Jae In adalah Presiden Korea Selatan terpilih di tahun 2017. Perjalanan menjadi Presiden dimulai dari sejak ia memasuki dunia politik dan menjadi dekat dengan Roh Moo-hyun.

Moon dan Roh menjadi tokoh terkemuka dalam gerakan pro-demokrasi yang melanda negara itu dan menjadi penggerak pemilihan demokratis pertama Korea Selatan pada tahun 1987. Berbeda dengan Roh yang berasal dari keluarga petani sederhana dan akhirnya memasuki dunia politik, Moon memilih untuk tinggal di Busan dan melanjutkan perjuangan melalui pengadilan.

Pada tahun 2003, Roh terpilih sebagai presiden; Moon menjadi salah satu pembantu utamanya - membuatnya mendapat julukan "Bayangan Roh". Pada masa kampanye tahun 2004, Moon, menurut mantan politisi Choi Nak-jeong, adalah sosok yang "sangat pemalu" dan "sangat canggung".

Moon memberikan pernyataan tertulis tahun 2011 berbunyi: "Saya selalu merasa tidak nyaman. Saya merasa bahwa pekerjaan itu tidak cocok untuk saya, seolah-olah saya mengenakan pakaian yang tidak pas. Saya selalu berpikir 'Saya akan kembali ke tempat saya, seorang pengacara'."

Selama masa pemerintahan Roh, Moon ditugaskan untuk menyingkirkan korupsi. Pekerjaannya bukannya tanpa kontroversi. Pada tahun 2007, Moon mendapat kecaman atas tuduhan bahwa pemerintah Presiden Roh saat itu telah berkonsultasi dengan Korea Utara sebelum abstain dari pemungutan suara PBB tentang resolusi hak asasi manusia terhadap Korea Utara pada tahun 2007. Moon membantah tuduhan tersebut.

Baca Juga: Jokowi dan Presiden Korsel Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Ekosistem Industri Kendaraan Listrik

Kemudian, pada tahun 2009, Roh bunuh diri, di tengah penyelidikan kasus korupsi. Tindakan bunuh dirinya telah menutup pemeriksaan, di mana ia diduga menerima suap sebesar $ 6 juta.

Moon sangat terpengaruh oleh kematiannya. Dalam memoarnya tahun 2011, dia menulis: "Ketika saya minum sedikit, saya kadang-kadang mengingat masa lalu saya. Kemudian saya bertanya pada diri sendiri: 'Apa arti Roh Moo-hyun dalam hidup saya?'

Tampaknya dengan pemikiran ini, Moon, yang menikah dengan dua anak, memutuskan untuk meneruskan perjuangan Roh setelah kematian temannya itu. Moon pertama kali mencalonkan diri sebagai presiden pada tahun 2012, namun ia kalah tipis dari Park. Meskipun begitu, dia memenangkan kursi anggota parlemen di Busan.

Kemudian pada 9 Mei 2017, lebih dari dua dekade setelah dia membantu memimpin negara itu menuju pemilihan demokratis pertamanya, Moon terpilih sebagai presiden. Ia melakukan usaha rekonsiliasi dengan Korea Utara. Kesempatan itu datang pada Januari 2018.

Dalam pidato Tahun Barunya, pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un mengumumkan negaranya mengambil bagian dalam Olimpiade Korea Selatan. Pembicaraan yang menyusul kemudian mengarah pada rencana untuk KTT antar-Korea ketiga dan untuk pembicaraan antara Presiden AS Trump dan Kim dalam beberapa bulan ke depan.

Pemulihan hubungan yang cepat dan sebagian besar tidak terduga dengan Korea Utara menandai kekuatan kepresidenan Moon. Disisi lain, tindakan tersebut mempertaruhkan citr politik Moon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI