Dari Tahta Presiden Korsel ke Kursi Tersangka, Moon Jae In Terseret Kasus Suap Menantu

Aprilo Ade Wismoyo

Senin, 02 September 2024 | 15:22 WIB
Dari Tahta Presiden Korsel ke Kursi Tersangka, Moon Jae In Terseret Kasus Suap Menantu
Mantan Presiden Korea Selatan Moon Jae In (instagram)

Suara.com - Jaksa di Korea Selatan telah menetapkan mantan Presiden Moon Jae In sebagai tersangka dalam sebuah kasus suap yang berkaitan dengan perlakuan istimewa terhadap menantu laki-lakinya, Seo, dalam mendapatkan posisi tinggi di sebuah maskapai penerbangan.

Dalam pertukaran, pemerintah yang dipimpin Moon diduga mengatur penunjukan seorang politisi kepada jabatan penting, yang berperan dalam pendirian maskapai tempat Seo bekerja. Penyidikan yang dimulai beberapa tahun lalu masih berlangsung.

Menurut laporan dari The Korea Herald dan Straits Times pada 2 September 2024, kasus ini ditangani oleh Divisi Kriminal 3 di Kejaksaan Distrik Jeonju. Status tersangka Moon terungkap melalui surat perintah penggeledahan yang diterbitkan untuk rumah putrinya, Moon Da Hye, yang dilakukan pada 30 Agustus. Saat ini, putri Moon dan suaminya, Seo, telah bercerai.

Mantan Presiden Korea Selatan Moon Jae In (instagram)
Mantan Presiden Korea Selatan Moon Jae In (instagram)

Penggeledahan dimulai setelah adanya pengaduan empat tahun lalu yang mencurigai pelanggaran hukum terkait perekrutan Seo sebagai direktur eksekutif di Thai Eastar Jet, sebuah maskapai berbiaya rendah yang didirikan oleh Lee Sang Jik, mantan anggota parlemen dari Partai Demokratik yang berkuasa saat itu.

Fokus penyelidikan adalah pada dugaan koneksi antara perekrutan Seo dan penunjukan Lee sebagai Kepala Kementerian UKM dan Startup Korea. Antara September 2020 dan April 2021, Partai Kekuatan Rakyat (PPP) dan organisasi sipil Justice People mengajukan beberapa aduan terkait dugaan praktik quid pro quo.

Lee dilantik sebagai Presiden Kosme pada Maret 2018, beberapa bulan sebelum Seo bergabung dengan maskapai tersebut. Pengalaman Seo yang minim dalam penerbangan serta tantangan finansial perusahaan tersebut menimbulkan kecurigaan akan campur tangan kantor kepresidenan dalam pengangkatannya.

Jaksa menduga penunjukan Lee diputuskan dalam pertemuan informal di akhir 2017. Mereka juga mencurigai bahwa Moon dan istrinya sempat memberikan dukungan finansial kepada keluarga putrinya, namun mengakhiri dukungan tersebut setelah Seo bekerja di Thai Eastar Jet. Jika terkonfirmasi, dukungan finansial yang terhenti setelah perekrutan Seo dapat dianggap sebagai suap.

Jaksa memperkirakan Seo menerima sekitar 223 juta Won (sekitar Rp 2,5 miliar) sebagai gaji dan biaya relokasi dari Juli 2018 hingga April 2020, yang bisa dikategorikan sebagai suap kepada Moon yang masih menjabat sebagai Presiden. Dalam surat perintah penggeledahan terhadap kediaman putri Moon, jaksa menyebut bahwa mantan Presiden tersebut mungkin telah menerima uang tersebut sebagai suap dari Lee.

Mantan Presiden Korea Selatan Moon Jae In (instagram)
Mantan Presiden Korea Selatan Moon Jae In (instagram)

Seo, yang telah diinterogasi beberapa kali sebagai saksi pada tahun 2014, tetap memilih untuk tidak memberikan keterangan lebih jauh. Cho Hyun Ock, mantan sekretaris senior bidang personalia di era Moon, telah didakwa atas dugaan penyalahgunaan kekuasaan, dan beberapa mantan pejabat lainnya juga telah di-interogasi terkait kasus ini.

baca juga

Terdapat kritik mengenai dugaan bahwa penyelidikan ini bermotivasi politik. Cho menuduh penyelidikan terhadap Moon dan keluarganya bertujuan menutup-nutupi kecurigaan seputar Presiden Yoon Suk Yeol dan istrinya. Saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Yoon mengenai tuduhan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Langkah Bobby Nasution di Pilgub Sumut Dinilai Tetap Mulus Meski Diduga Terlibat Korupsi Tambang

Langkah Bobby Nasution di Pilgub Sumut Dinilai Tetap Mulus Meski Diduga Terlibat Korupsi Tambang

News | Jum'at, 30 Agustus 2024 | 16:40 WIB

OJK Selidiki Pegawainya yang Diduga Ikut Terima Suap IPO

OJK Selidiki Pegawainya yang Diduga Ikut Terima Suap IPO

Bisnis | Rabu, 28 Agustus 2024 | 17:54 WIB

OJK Dalami Dugaan Pegawainya Terima Suap dalam Proses IPO

OJK Dalami Dugaan Pegawainya Terima Suap dalam Proses IPO

Bisnis | Rabu, 28 Agustus 2024 | 17:19 WIB

Di Tengah Kasus Suap IPO, IHSG Sentuh Rekor Tertinggi Lagi

Di Tengah Kasus Suap IPO, IHSG Sentuh Rekor Tertinggi Lagi

Bisnis | Senin, 26 Agustus 2024 | 18:10 WIB

Bantu Muluskan Perusahaan IPO, Karyawan BEI Terima Suap Hingga Miliaran

Bantu Muluskan Perusahaan IPO, Karyawan BEI Terima Suap Hingga Miliaran

Bisnis | Senin, 26 Agustus 2024 | 17:39 WIB

Tutup Mata Sanksi Kasus Suap, PSS Sleman Pilih Fokus Lawan Persik Kediri

Tutup Mata Sanksi Kasus Suap, PSS Sleman Pilih Fokus Lawan Persik Kediri

Bola | Kamis, 15 Agustus 2024 | 21:14 WIB

Terkini

Apakah NIK KTP Bisa untuk Judol? Perhatikan 10 Hal Penting Ini

Apakah NIK KTP Bisa untuk Judol? Perhatikan 10 Hal Penting Ini

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 11:13 WIB

Euforia Haji Isam Masuk BYAN, Moodys Malah Pasang Outlook Negatif

Euforia Haji Isam Masuk BYAN, Moodys Malah Pasang Outlook Negatif

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 11:13 WIB

Bulog Optimalkan 2 Jurus Penugasan Pemerintah untuk Kendalikan Harga Beras

Bulog Optimalkan 2 Jurus Penugasan Pemerintah untuk Kendalikan Harga Beras

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 11:13 WIB

8 Cara Menghilangkan Bau Apek pada Baju yang Lupa Dijemur Setelah Dicuci

8 Cara Menghilangkan Bau Apek pada Baju yang Lupa Dijemur Setelah Dicuci

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 11:05 WIB

Penuh Haru! 10 Kru Selamat KM Virgo Transport 8 Akhirnya Pulang ke Garut

Penuh Haru! 10 Kru Selamat KM Virgo Transport 8 Akhirnya Pulang ke Garut

Jabar | Jum'at, 18 September 2026 | 11:02 WIB

Dewan HAM PBB: Amerika Diduga Lakukan Kejahatan Perang di Iran

Dewan HAM PBB: Amerika Diduga Lakukan Kejahatan Perang di Iran

News | Jum'at, 18 September 2026 | 11:00 WIB

Drama A Bloody Lucky Day, Mimpi Buruk Sopir Taksi dan Penumpang Terakhir

Drama A Bloody Lucky Day, Mimpi Buruk Sopir Taksi dan Penumpang Terakhir

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 11:00 WIB

Kemarau Panjang Mengintai, Industri Semen Pangkas Pengambilan Air 45 Persen

Kemarau Panjang Mengintai, Industri Semen Pangkas Pengambilan Air 45 Persen

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 10:58 WIB

Karhutla Indonesia Tembus 202 Ribu Hektare, Ilmuwan Sebut El Nino Bukan Satu-satunya Pemicu

Karhutla Indonesia Tembus 202 Ribu Hektare, Ilmuwan Sebut El Nino Bukan Satu-satunya Pemicu

News | Jum'at, 18 September 2026 | 10:55 WIB

Tiket Nonton Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Dijual Hari Ini, Harga Mulai Rp100 Ribu

Tiket Nonton Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Dijual Hari Ini, Harga Mulai Rp100 Ribu

Bola | Jum'at, 18 September 2026 | 10:52 WIB

×