Minta Kemenparekraf-BNPB Saling Koordinasi, Guru Besar Trisakti Usul Bikin Paket Wisata Bencana Alam, Gak Bahaya?

Agung Sandy Lesmana, Lilis Varwati

Jum'at, 13 September 2024 | 17:10 WIB
Minta Kemenparekraf-BNPB Saling Koordinasi, Guru Besar Trisakti Usul Bikin Paket Wisata Bencana Alam, Gak Bahaya?
Ilustrasi--Minta Kemenparekraf-BNPB Saling Koordinasi, Guru Besar Trisakti Usul Paket Wisata ke Lokasi Bencana Alam, Gak Bahaya? [Antara]

Suara.com - Ketua Umum Cendekiawan Pariwisata Indonesia, Azril Azahari menyarankan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) saling berkoordinasi dalam pemanfaatan lokasi bencana alam menjadi tempat wisata.

Menurut Azril, konsep seperti itu telah umum dilakukan di luar negeri dengan nama black tourism. 

Konsep wisata seperti itu dinilai bisa jadi solusi dari ancaman bencana alam, salah satunya megathrust, yang sering kali menyebabkan aktivitas pariwisata jadi lesu.

"Harusnya menteri sama menteri, enggak bisa level di bawah. Ya menterinya ngomong ke Kepala BNPB itu," kata Azril kepada Suara.com saat dihubungi pada Kamis (12/9/2024).

Azril mengatakan bahwa paradigma berwisata saat ini memang telah bergeser. Di mana wisatawan tidak hanya datang ke lokasi wisata untuk sekadar bersantai, melainkan juga merasakan pengalaman khusus di luar kebiasaannya sehari-hari. Sehingga, konsep black tourism itu secara tidak langsung mengajak wisatawan untuk menjadi relawan di area bencana alam.

Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trisakti itu juga menyampaikan bahwa saat bencana alam terjadi memang situasi kerap kali jadi tak terkendali. Oleh sebab itu, konsep black tourism diberlakukan setelah kondisi daerah yang terdampak mulai kondusif, meski belum bisa aktivitas normal. 

Bencana Alam
Bencana Alam

"Bukan pada saat kecelakaan besar. Tapi setelah berapa hari baru bisa masuk. Relawan itu kan dibagi-bagi, pertama penyelamat segala macam. Setelah ini selesai, membuatkan akomodasi atau mungkin memasak," contohnya.

Sayangnya, menurut Azril, pemerintah belum peka melihat peluang tersebut. Konsep black tourism tersebut dipelajari oleh Azril dari pelatihan yang dia lakukan saat ke Hawaii.

Menurutnya, konsep seperri itu bisa juga diterapkan oleh Indonesia, mengingat banyak daerah yang rentan terhadap bencana alam.

baca juga

"Jika ditata dengan baik itu menjadi suatu peluang  yang sangat besar. Indonesia menjadi suatu tempat yang hebat menurut saya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

'Lawan' Ancaman Megathrust, Pakar Sarankan Kemenparekraf Buat Paket Wisata Turis Jadi Relawan

'Lawan' Ancaman Megathrust, Pakar Sarankan Kemenparekraf Buat Paket Wisata Turis Jadi Relawan

News | Jum'at, 13 September 2024 | 10:39 WIB

Mati Lampu Pasca Topan Yagi: Warga Hainan Tak Bisa Beli Roti, Uang Digital Terkunci di Ponsel!

Mati Lampu Pasca Topan Yagi: Warga Hainan Tak Bisa Beli Roti, Uang Digital Terkunci di Ponsel!

News | Kamis, 12 September 2024 | 15:13 WIB

Sudan Dilanda Bencana Terparah dalam Dekad Terakhir, Banjir dan Kolera Merenggut Nyawa Ratusan Orang

Sudan Dilanda Bencana Terparah dalam Dekad Terakhir, Banjir dan Kolera Merenggut Nyawa Ratusan Orang

News | Senin, 09 September 2024 | 18:49 WIB

Angin Puting Beliung Porak-poranda Leuwiliang Bogor, Mobil Ringsek, Rumah Dinas Camat Hancur

Angin Puting Beliung Porak-poranda Leuwiliang Bogor, Mobil Ringsek, Rumah Dinas Camat Hancur

News | Senin, 02 September 2024 | 22:55 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×