'Lawan' Ancaman Megathrust, Pakar Sarankan Kemenparekraf Buat Paket Wisata Turis Jadi Relawan

Chandra Iswinarno, Lilis Varwati

Jum'at, 13 September 2024 | 10:39 WIB
'Lawan' Ancaman Megathrust, Pakar Sarankan Kemenparekraf Buat Paket Wisata Turis Jadi Relawan
prediksi gempa megathrust di Indonesia (unsplash)

Suara.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dikritik seharusnya tidak hanya memperingatkan masyarakat agar waspada dan berhati-hati terhadap ancaman megathrust, melainkan juga mengarahkan pelaku wisata untuk mampu melihat peluang.

Kritik itu disampaikan Ketua Umum Cendekiawan Pariwisata Indonesia Azril Azahari. Ia juga menyampaikan bahwa Kemenparekraf perlu lebih peka dalam melihat peluang pengembangan wisata dari tragedi bencana alam.

"Harusnya pemerintah bukan hanya memberikan warning. Tapi juga membuat suatu bencana ini menjadi peluang. Nah, ini belum pernah dilakukan. Misalnya ada banjir dan sebagainya, orang berwisata tapi juga bisa membantu daerah tersebut. Ini kan pariwisata bisa dikembangkan oleh Kementerian Pariwisata, tapi tidak dikembangkan, sayang menurut saya," tutur Azril kepada Suara.com saat dihubungi Kamis (12/9/2024).

Menurutnya, paradigma berwisata saat ini telah bergeser. Wisatawan tidak hanya datang ke lokasi wisata untuk sekadar bersantai, melainkan juga merasakan pengalaman khusus di luar kebiasaannya sehari-hari.

Azril mengatakan, tren berwisata yang dahulu beruoa mass tourism telah berganti menjadi quality tourism sejak terjadinya Pandemi Covid-19.

"Itu harusnya bisa menjadi peluang bagi kita untuk belajar. Sehingga orang sekarang itu namanya special interest dengan customize tourism," ujar Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trisakti tersebut.

"Misalnya, tourist behavior itu sekarang melihat bahwa mereka tidak hanya mau melihat saja, tapi juga mereka ingin terlibat. Jadi look at, tapi juga bukan hanya melihat, ingin membantu. Makanya disebut sekarang konsepnya itu participatory, dia berpartisipasi terhadap kegiatan-kegiatan yang ada," katanya.

Konsep seperti itu bisa dimanfaatkan oleh Kemenparekraf untuk membuka bidang wisata baru di lokasi bencana alam. Saran Azril, wisatawan bisa ditawarkan paket liburan berupa kegiatan membantu korban bencana. Menurutnya, tren wisata seperti itu telah lazim terjadi di luar negeri, terutama di Jepang.

"Tapi tentu bukan sehari setelah terjadi bencana. Bisa beberapa hari setelahnya itu dibuka untuk wisatawan yang ingin membantu," ujarnya.

baca juga

Azril mengaku kalau ia sebenarnya pernah menyampaikan saran tersebut kepada Menparekraf Sandiaga Uno. Namun, dia merasa belum ada respon positif dari mantan Wakil Gubernur Jakarta tersebut.

"Saya sudah bicarakan dengan Pak Sandi juga, tapi kelihatannya karena tidak memahami. Karena pariwisata itu kan sekarang sudah menjadi suatu scientific approach, jadi lebih kepada ilmiah sekarang, perkiraannya, evaluasi dan sebagainya, risetnya juga," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gempa Bumi Guncang Kalimantan Berkali-kali, Apakah IKN Tahan Gempa Megathrust?

Gempa Bumi Guncang Kalimantan Berkali-kali, Apakah IKN Tahan Gempa Megathrust?

News | Kamis, 12 September 2024 | 18:52 WIB

Minimnya Literasi Soal Megathrust, Bikin Dunia Wisata Jadi Lesu?

Minimnya Literasi Soal Megathrust, Bikin Dunia Wisata Jadi Lesu?

News | Kamis, 12 September 2024 | 12:07 WIB

Dari Surga Menjadi Perkara: Sisi Gelap Booming Pariwisata Bali

Dari Surga Menjadi Perkara: Sisi Gelap Booming Pariwisata Bali

Liks | Selasa, 10 September 2024 | 15:13 WIB

Terkini

Bagaimana Cara Menghilangkan Noda Pelangi di Panci Stainless Steel?

Bagaimana Cara Menghilangkan Noda Pelangi di Panci Stainless Steel?

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 15:15 WIB

Sinopsis Sekitou Elegy, Drama Romcom Terbaru Kurosaki Kodai dan Narumi Yui

Sinopsis Sekitou Elegy, Drama Romcom Terbaru Kurosaki Kodai dan Narumi Yui

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 15:15 WIB

Hyundai Peringatkan Potensi Invasi Mobil Listrik China di Pasar Otomotif

Hyundai Peringatkan Potensi Invasi Mobil Listrik China di Pasar Otomotif

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 15:10 WIB

Pabrik Tua Bikin Pupuk Makin Mahal, Pupuk Indonesia Tekor Rp9,99 Triliun

Pabrik Tua Bikin Pupuk Makin Mahal, Pupuk Indonesia Tekor Rp9,99 Triliun

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 15:09 WIB

Perempuan yang Ditendang Pria di Mal Senayan City Alami Trauma Psikis

Perempuan yang Ditendang Pria di Mal Senayan City Alami Trauma Psikis

News | Senin, 21 September 2026 | 15:09 WIB

Tembus Rp12 Triliun, BRI Wujudkan Mimpi 83 Ribu Keluarga Punya Rumah Sendiri

Tembus Rp12 Triliun, BRI Wujudkan Mimpi 83 Ribu Keluarga Punya Rumah Sendiri

Bri | Senin, 21 September 2026 | 15:09 WIB

Penjualan Naik 1.000%, AMMN Ubah Rugi Jadi Laba USD428,83 Juta di Semester I-2026

Penjualan Naik 1.000%, AMMN Ubah Rugi Jadi Laba USD428,83 Juta di Semester I-2026

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 15:06 WIB

Media Asing: Karhutla Bikin Kas Indonesia Jebol Rp123,1 Triliun, Rp93,56 T Habis untuk Ini

Media Asing: Karhutla Bikin Kas Indonesia Jebol Rp123,1 Triliun, Rp93,56 T Habis untuk Ini

News | Senin, 21 September 2026 | 15:05 WIB

Rentetan Kasus Keracunan Jadi Sorotan, Program MBG Tuai Penolakan di Sejumlah Daerah

Rentetan Kasus Keracunan Jadi Sorotan, Program MBG Tuai Penolakan di Sejumlah Daerah

Video | Senin, 21 September 2026 | 15:04 WIB

Beras Premium Hilang 5 Bulan, 25 Merek Fortifikasi 'Lenyap': Stok Ritel Makin Ngenes

Beras Premium Hilang 5 Bulan, 25 Merek Fortifikasi 'Lenyap': Stok Ritel Makin Ngenes

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 15:00 WIB

×