Pro-Kontra Pengamanan Trump: Dinas Rahasia vs. Sheriff Florida

Aprilo Ade Wismoyo

Rabu, 18 September 2024 | 17:39 WIB
Pro-Kontra Pengamanan Trump: Dinas Rahasia vs. Sheriff Florida
Mantan Presiden AS, Donald Trump. [Dok.Antara]

Suara.com - Kepala Secret Service memberi tahu Donald Trump dalam sebuah pertemuan tertutup bahwa pengaturan keamanan baru yang signifikan akan diperlukan jika ia ingin terus bermain golf, The New York Times melaporkan pada hari Selasa.

Trump bertanya kepada Ronald Rowe, penjabat direktur Secret Service, dalam sebuah pertemuan pada hari Senin apakah aman baginya untuk terus bermain, kata surat kabar itu. Rowe mengatakan Secret Service menganggap lapangan golf di Joint Base Andrews di Maryland lebih mudah diamankan karena merupakan lapangan militer.

Pertemuan itu terjadi sehari setelah Secret Service menggagalkan upaya pembunuhan kedua yang tampak terhadap Trump dalam waktu kurang dari dua bulan. Pada hari Minggu, agen Secret Service menembaki Ryan Wesley Routh, calon pembunuh, ketika mereka melihat laras senjatanya menyembul melalui pagar di lapangan golf Trump di West Palm Beach, Florida, dan petugas polisi setempat kemudian menangkapnya.

Insiden tersebut telah menimbulkan pertanyaan dalam lingkup Trump dan di antara para anggota parlemen tentang apakah perlindungan Trump sudah memadai.

"Mantan Presiden Trump menerima tingkat perlindungan tertinggi yang dapat diberikan oleh Dinas Rahasia AS, dan kami akan terus mengevaluasi dan menyesuaikan langkah-langkah perlindungan dan metodologi khusus kami berdasarkan setiap lokasi dan situasi," kata juru bicara Dinas Rahasia Melissa McKenzie pada hari Selasa.

Trump pada hari Selasa mengatakan kepada Fox News "kami telah lama meminta lebih banyak orang" dan bahwa perlindungan Dinas Rahasia tambahan akan segera diberikan.

"Saya pikir kami mendapatkannya sekarang. Seseorang mengatakan kepada saya bahwa mereka akan menyediakan lebih banyak orang sekarang," kata Trump kepada pewawancara Sean Hannity melalui telepon.

Namun, Sheriff West Palm Beach Ric Bradshaw mengatakan kepada wartawan pada hari Minggu bahwa pengamanan Trump tidak seketat pengamanan presiden yang sedang menjabat.

Sejak insiden tersebut, baik Demokrat maupun Republik saling menuduh menggunakan retorika yang terlalu panas yang memicu kekerasan politik.

baca juga

Sekretaris pers Gedung Putih Karine Jean-Pierre mengatakan dalam jumpa pers pada hari Selasa bahwa komentar calon wakil presiden dari Partai Republik JD Vance tentang Wakil Presiden Kamala Harris yang tidak menghadapi percobaan pembunuhan adalah berbahaya.

"Perbedaan besar antara kaum konservatif dan liberal adalah ... tidak ada yang mencoba membunuh Kamala Harris dalam beberapa bulan terakhir," kata Vance pada hari Senin.

Jean-Pierre mengatakan bahwa bahasa tersebut dapat membahayakan Harris.

"Ketika Anda membuat komentar seperti itu, yang terjadi hanyalah ... membuka kesempatan bagi orang untuk mendengarkan Anda dan mungkin menganggap Anda sangat serius, jadi sangat berbahaya untuk menyebarkan retorika seperti itu," katanya.

Trump dijadwalkan berpidato di sebuah acara kampanye di Michigan pada Selasa malam dalam acara politik publik pertamanya sejak percobaan pembunuhan yang tampak terjadi pada akhir pekan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Elon Musk Sebut Ada Upaya Pembunuhan Trump, Gedung Putih Langsung Beri Reaksi Mengejutkan

Elon Musk Sebut Ada Upaya Pembunuhan Trump, Gedung Putih Langsung Beri Reaksi Mengejutkan

News | Selasa, 17 September 2024 | 19:57 WIB

Elon Musk Ngoceh soal Upaya Pembunuhan Trump, Gedung Putih: Retorika Tak Bertanggung Jawab

Elon Musk Ngoceh soal Upaya Pembunuhan Trump, Gedung Putih: Retorika Tak Bertanggung Jawab

News | Rabu, 18 September 2024 | 03:50 WIB

Dua Kali Selamat dari Upaya Pembunuhan, Donald Trump Tuding Kamala Harris Sebarkan Retorika Kiri Komunis

Dua Kali Selamat dari Upaya Pembunuhan, Donald Trump Tuding Kamala Harris Sebarkan Retorika Kiri Komunis

News | Selasa, 17 September 2024 | 16:22 WIB

Bukan Kamala Harris dan Donald Trump, Ini Kandidat yang jadi Pilihan Warga Muslim di Negara Bagian pada Pemilu AS

Bukan Kamala Harris dan Donald Trump, Ini Kandidat yang jadi Pilihan Warga Muslim di Negara Bagian pada Pemilu AS

News | Selasa, 17 September 2024 | 14:52 WIB

Bocah 11 Tahun Diamankan usai Pamer Satu Set Senjata Api, Rencanakan Eksekusi Pembunuhan di 2 Sekolah

Bocah 11 Tahun Diamankan usai Pamer Satu Set Senjata Api, Rencanakan Eksekusi Pembunuhan di 2 Sekolah

News | Selasa, 17 September 2024 | 14:33 WIB

VIDEO EKSKLUSIF: Penyergapan Dramatis Pria Bersenjata yang Bidik Trump di Florida!

VIDEO EKSKLUSIF: Penyergapan Dramatis Pria Bersenjata yang Bidik Trump di Florida!

News | Selasa, 17 September 2024 | 14:10 WIB

Terkini

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:10 WIB

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:05 WIB

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 05:30 WIB

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

×