Intelijen AS Tuding Iran Berencana Membunuh Donald Trump

Bella Suara.Com
Rabu, 25 September 2024 | 10:30 WIB
Intelijen AS Tuding Iran Berencana Membunuh Donald Trump
Calon Presiden AS, Donald Trump. [Dok.Antara]

Suara.com - Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali menjadi sorotan setelah intelijen AS memberikan peringatan terkait ancaman dari Iran untuk membunuhnya. Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Selasa, tim kampanye Trump menegaskan adanya ancaman yang serius tersebut.

"Presiden Trump telah diberi pengarahan oleh Kantor Direktur Intelijen Nasional mengenai ancaman nyata dan spesifik dari Iran untuk membunuhnya dalam upaya menciptakan kekacauan di Amerika Serikat," ujar Steven Cheung, Direktur Komunikasi Kampanye Trump.

Pihak intelijen AS mengungkapkan bahwa serangan terkoordinasi yang dilakukan Iran semakin meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Mereka juga menegaskan bahwa semua lembaga penegak hukum di Amerika Serikat bekerja sama untuk memastikan keselamatan Trump serta menjaga agar pemilu berjalan tanpa gangguan.

Meskipun demikian, tim kampanye Trump tidak memberikan rincian lebih lanjut terkait ancaman ini. Situasi ini mencuat di tengah meningkatnya tekanan internasional terhadap Iran, terutama terkait ketegangan yang memuncak di Lebanon. Israel sendiri telah melancarkan serangan udara terhadap kelompok Hizbullah yang didukung oleh Teheran.

Iran, sebelumnya pada musim panas lalu, telah menolak tuduhan yang menyebutkan bahwa mereka berencana membunuh Trump. Bantahan ini muncul tak lama setelah terjadinya penembakan di sebuah acara di Pennsylvania, yang menyebabkan satu orang tewas dan melukai kandidat presiden tersebut.

Beberapa hari setelah insiden 13 Juli, media AS melaporkan bahwa otoritas telah menerima informasi intelijen terkait dugaan plot Iran terhadap Trump, yang kemudian meningkatkan langkah-langkah keamanan di sekitarnya. Iran, bagaimanapun, kembali membantah tuduhan ini, menyebutnya sebagai tuduhan "jahat" yang tak berdasar.

Selain ancaman fisik, AS juga menuding Iran terlibat dalam serangan siber terhadap kampanye Trump. Tuduhan ini menyebut Teheran berupaya mempengaruhi pemilu AS 2024 dengan cara-cara yang ilegal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI