Konflik Gaza Merembet ke Lebanon, Paus Desak Penyelesaian Damai

Andi Ahmad S

Rabu, 25 September 2024 | 21:26 WIB
Konflik Gaza Merembet ke Lebanon, Paus Desak Penyelesaian Damai
Pemimpin Takhta Suci Vatikan Paus Fransiskus (tengah) disambut Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (kiri) sebelum meninggalkan Indonesia di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (6/9/2024). [ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/nym]

Suara.com - Konflik di Gaza Palestina nampaknya semakin merembet ke Lebanon, hal itu mendapatkan sorotan khusus dari Paus Fransiskus, dia meminta agar penyelesaian damai segera dilakukan.

Paus Fransiskus juga meminta masyarakat internasional untuk melakukan segala upaya demi menghentikan eskalasi mengerikan pasca serangan udara Israel yang menewaskan ratusan korban di Lebanon.

"Saya sedih mendengar berita yang dari Lebanon," kata Paus dalam audiensi umum di Vatikan pada Rabu, sambil menyampaikan harapan "bahwa masyarakat internasional akan melakukan segala upaya untuk menghentikan eskalasi yang mengerikan ini," yang disebutnya "tidak dapat diterima."

Fransiskus menyatakan kedekatan dengan rakyat Lebanon, yang disebutnya telah banyak menderita pada masa lalu.

Israel telah melancarkan gelombang serangan udara mematikan di Lebanon sejak Senin (23/9) pagi, hingga menewaskan hampir 570 korban dan melukai lebih dari 1.800 orang lainnya, menurut otoritas kesehatan Lebanon.

Kelompok Hizbullah dan Israel terlibat dalam perang lintas perbatasan sejak dimulainya perang Israel di Gaza, yang telah menewaskan lebih dari 41.400 korban, menyusul serangan lintas perbatasan oleh Hamas pada 7 Oktober 2023.

Masyarakat internasional telah memperingatkan Israel atas serangannya ke Lebanon, yang meningkatkan kekhawatiran akan meluasnya konflik Gaza secara regional.

Tokoh Penting Hizbullah Tewas

Serangan udara yang diluncurkan Israel ke wilayah perbatasan Lebanon menyebabkan banyak warga yang tewas.

baca juga

Terbaru, Hizbullah mengumumkan bahwa Ibrahim Qubaisi, tokoh penting kelompok perlawanan itu tewas dalam serangan Israel.

Seperti disampaikan sebelumnya oleh tentara Israel untuk menjadi sasaran serangan udara di distrik Dahiyeh, Beirut.

Hizbullah memastikan pada Selasa (24/9) malam melalui pernyataan di Telegram bahwa Qubaisi telah tewas.

Qubaisi lahir pada 1962 di Lebanon selatan dan dikenal dengan nama Abu Musa.

Sebelumnya, tentara Israel menyatakan bahwa dalam serangan terbaru di Dahiyeh, sebuah kawasan di pinggiran selatan ibu kota Lebanon.

Mereka menargetkan Ibrahim Qubaisi, yang diidentifikasi sebagai tokoh penting dalam sistem rudal Hizbullah.

Tentara Israel telah melancarkan gelombang serangan udara di Lebanon sejak Senin (23/9) pagi, menargetkan apa yang mereka klaim sebagai sasaran Hizbullah, seiring meningkatnya konflik antara kedua pihak.

Serangan udara mematikan Israel di Lebanon sejak Senin pagi telah menewaskan hampir 560 orang, termasuk 95 wanita dan 50 anak-anak, serta melukai 1.835 lainnya, menurut Menteri Kesehatan Firas Abiad. (Antara).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tokoh Penting Hizbullah Tewas

Tokoh Penting Hizbullah Tewas

News | Rabu, 25 September 2024 | 18:28 WIB

Pemimpin Hamas Hilang, Israel Ngotot Yahya Sinwar Tewas, Tapi Tak Ada Bukti

Pemimpin Hamas Hilang, Israel Ngotot Yahya Sinwar Tewas, Tapi Tak Ada Bukti

News | Rabu, 25 September 2024 | 17:10 WIB

VIDEO Detik-detik Rudal Israel Hantam Rumah Jurnalis Lebanon saat Wawancara Live di TV

VIDEO Detik-detik Rudal Israel Hantam Rumah Jurnalis Lebanon saat Wawancara Live di TV

News | Rabu, 25 September 2024 | 16:09 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×