Disebar Demi Perangi DBD pada 4 Oktober, Ratusan Warga di Jakbar Bakal Ternak Nyamuk Wolbachia, Begini Caranya!

Agung Sandy Lesmana, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 26 September 2024 | 11:16 WIB
Disebar Demi Perangi DBD pada 4 Oktober, Ratusan Warga di Jakbar Bakal Ternak Nyamuk Wolbachia, Begini Caranya!
Gambaran telur nyamuk berwolbachia, kala ditunjukkan kepada wartawan. (kontributor/uli febriarni)

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bakal melakukan penyebaran nyamuk yang mengandung wolbachia pada 4 Oktober 2024 mendatang. Hal ini dilakukan untuk mencegah bertambahnya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD).

Lokasi penyebaran nyamuk wolbachia tahap pertama dilakukan di RW 7, Kelurahan Kembangan Utara, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat. Dalam hal ini, yang disebar bukanlah nyamuk dewasa, melainkan berupa bibit atau telur dalam ember.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Ani Ruspitawati mengatakan pihaknya akan meletakkan 1.474 ember telur nyamuk ber-wolbachia di sejumlah rumah warga. Tiap ember diperkirakan berisi ratusan telur nyamuk.

"Jadi memang sudah di-mapping, dipetakan, ditentukan luas berapa meter. Ada ember, luas 50x50 meter persegi. Jadi, setiap 50x50 meter persegi pasti diletakkan satu ember," ujar Ani kepada wartawan, Kamis (26/9/2024).

Tiap ember bakal dipantau oleh 800 warga yang menjadi orang tua asuh. Mereka ditugaskan untuk memastikan telur menetas dan menjadi nyamuk dewasa. 

Ilustrasi Nyamuk, Gigitan Nyamuk Wolbachia (freepik)
Ilustrasi Nyamuk, Gigitan Nyamuk Wolbachia (freepik)

Penjagaan penyebaran nyamuk wolbachia ini juga didampingi oleh Jajaran Dinkes DKI serta kader jumantik. 

"Orang tua asuh ini sangat penting untuk menjaga, supaya ember ini, sampai dengan 2 minggu sebelum rilis, dia aman. Sehingga, pas dirilis masih dalam keadaan baik, enggak kebuang isinya. Itu saja sebetulnya tugasnya," ucap Ani.

Dari telur-telur yang ada, ia memperkirakan akan ada 80 persen yang menetas. Kemudian, secara berkala bakal dilakukan juga pelepasan nyamuk ber-wolbachia dalam waktu enam bulan.

Dinkes DKI menargetkan populasi nyamuk wolbachia di Kembangan pada 6 bulan kemudian sebesar 60 persen dari total nyamuk yang ada. 

baca juga

"Kita lihat berapa persennya antara yang positif mengandung wolbachia atau tidak. Jadi nyamuknya ditangkap, terus di-PCR, dicek di laboratorium mengandung wolbachia atau tidak. Lalu kita bandingkan ya antara ditangkap ketemu berapa persen yang ber-wolbachia," pungkas Ani.

Wilayah Kembangan sendiri dipilih karena menjadi yang terbanyak ditemukan kasus DBD.

Untuk diketahui, pengendalian DBD dilakukan pertama-tama dengan memasukkan bakteri Wolbachia ke dalam telur nyamuk Aedes aegypti.

Ketika nyamuk aedes aegypti jantan yang ber-wolbachia kawin dengan nyamuk betina liar tanpa bakteri wolbachia, maka virus dengue yang ada pada nyamuk betina diblok, sehingga telurnya tidak menetas.

Di Indonesia, telur nyamuk jantan yang ber-Wolbachia dan betina dimasukkan di dalam ember yang dititipkan di rumah warga. Lalu nyamuk akan berkembang biak dan menghasilkan populasi nyamuk Aedes aegypti di lingkungan yang ber wolbachia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngeri! Seragam Ikut Jebol, Air Keras Pelaku Tawuran di Jakbar yang Serang 2 Polisi Beli dari Mana?

Ngeri! Seragam Ikut Jebol, Air Keras Pelaku Tawuran di Jakbar yang Serang 2 Polisi Beli dari Mana?

News | Senin, 23 September 2024 | 15:34 WIB

Nekat Siram 2 Polisi Pakai Air Keras, 3 Pelaku Tawuran di Kembangan Jakbar Akhirnya Dibekuk

Nekat Siram 2 Polisi Pakai Air Keras, 3 Pelaku Tawuran di Kembangan Jakbar Akhirnya Dibekuk

News | Senin, 23 September 2024 | 12:21 WIB

Bakal Dilakukan Bulan Ini, Penyebaran Nyamuk ber-Wolbachia di Jakbar Butuh Waktu 60 Pekan

Bakal Dilakukan Bulan Ini, Penyebaran Nyamuk ber-Wolbachia di Jakbar Butuh Waktu 60 Pekan

News | Selasa, 03 September 2024 | 18:19 WIB

Demi Perangi Kasus DBD, Pemkot Jakbar 'Launching' Bibit Nyamuk Wolbachia Bulan Ini, Disebar di Mana?

Demi Perangi Kasus DBD, Pemkot Jakbar 'Launching' Bibit Nyamuk Wolbachia Bulan Ini, Disebar di Mana?

News | Senin, 02 September 2024 | 20:31 WIB

Terkini

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 22:36 WIB

Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!

Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!

News | Senin, 02 November 2026 | 22:29 WIB

×