Arti Brevet Kehormatan Hiu Kencana yang Diberikan kepada Presiden Jokowi

M. Reza Sulaiman

Selasa, 01 Oktober 2024 | 15:11 WIB
Arti Brevet Kehormatan Hiu Kencana yang Diberikan kepada Presiden Jokowi
Presiden Jokowi menerima penyematan Brevet Kehormatan Hiu Kencana (setkab.go.id)

Suara.com - Presiden Joko Widodo baru-baru ini menerima penyematan Brevet Kehormatan Hiu Kencana dalam upacara yang digelar di atas KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat (RJW-992) pada Sabtu (28/9/2024). Tanda kehormatan tersebut diserahkan secara langsung oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

Acara tersebut merupakan bentuk penghormatan atas dukungan pemerintahan Presiden Jokowi dalam pengembangan dan peran penting armada kapal selam Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL).

Lantas, apa arti Brevet Kehormatan Hiu Kencana yang disematkan kepada Jokowi, dan siapa saja pejabat yang pernah mendapatkannya? Simak penjelasannya berikut ini.

Arti Brevet Kehormatan Hiu Kencana

Brevet merupakan sebuah tanda pengakuanterhadap keterampilan atau keahlian individu yang diberikan oleh asosiasi profesi atau lembaga berwenang, yang menilai kemampuan seseorang dalam bidang tertentu.

Brevet Hiu Kencana melambangkan pengakuan terhadap profesionalisme prajurit kapal selam dalam taktik dan teknik peperangan bawah permukaan laut, yang dapat menumbuhkan rasa bangga dan solidaritas di antara pemakainya.

Setiap personel yang akan bergabung dengan kapal selam harus menjalani pemeriksaan kesehatan oleh dokter spesialis hyperbaric, sebagai salah satu syarat yang wajib dipenuhi.

Brevet Kehormatan Hiu Kencana yang diterima oleh Presiden Jokowi mencerminkan kepercayaan dan penghargaan kepada individu yang telah memberikan kontribusi signifikan untuk TNI AL, terutama dalam mendukung armada kapal selam.

Brevet Hiu Kencana juga merupakan lambang kehormatan bagi Satuan Kapal Selam di TNI AL. Penyematan Brevet Kehormatan Hiu Kencana dimulai dari kegiatan rutin pengangkatan warga kehormatan kapal selam pada tahun 1959.

baca juga

Alasan Jokowi Diberikan Brevet Kehormatan Hiu Kencana

Mengenai alasan pemberian Brevet Kehormatan Hiu Kencana kepada Presiden Jokowi, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali menjelaskan bahwa ini merupakan bentuk penghormatan, karena Presiden Jokowi telah banyak berkontribusi dalam meningkatkan alutsista TNI AL.

Laksamana Muhammad Ali menyatakan bahwa penyematan Brevet Hiu Kencana kepada presiden adalah praktik yang sudah berlangsung sejak masa presiden-presiden sebelumnya. Bahkan, Sultan Hassanah Bolkiah dari Brunei juga pernah disematkan brevet tersebut.

Selanjutnya, Laksamana Muhammad Ali mengungkapkan bahwa presiden terpilih Prabowo Subianto juga akan mendapatkan kehormatan yang sama, dan pihaknya akan menjadwalkan acara tersebut secara khusus.

Pejabat yang Pernah Mendapatkan Brevet Kehormatan Hiu Kencana

Brevet Kehormatan Hiu Kencana telah disematkan kepada beberapa pejabat, khususnya para menteri atas jasa, perhatian, perjuangan, maupun dukungannya bagi kejayaan TNI Angkatan Laut, utamanya bagi pengembangan kapal selam.

Bersamaan dengan Presiden Jokowi, Brevet Kehormatan Hiu Kencana juga diberikan kepada Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Pada tahun 2014 silam, sejumlah menteri yang menjabat juga mendapatkan Brevet Kehormatan Hiu Kencana, antara lain Chairul Tanjung (Menko Perekonomian), Dr. Mari Elka Pangestu (Menparekraf), dan Prof. Dr. Armida Salsiah Alisjahbana (Kabappenas).

Selanjutnya, pada tahun 2018, ada 11 pejabat yang mendapat penyematan brevet tersebut, yaitu  Laksamana TNI Siwi Sukma Adji (Kepala Staf TNI AL), Bambang Soesatyo (Ketua DPR RI), Bambang Brodjonegoro (Menteri PPN/Ketua Bappenas), Moermahadi Soerja D (Ketua BPK RI), Ahmad Sahroni (Anggota Komisi III DPR RI), Asman Abnur (Menpan RB), Marsekal TNI Yuyu Sutisna (Kepala Staf TNI Angkatan Udara), Laksda TNI Yudo Margono (Pangkoarmada I), Laksda TNI Didik Setiyono (Pangkoarmada II), dan Laksda TNI ING Ariawan (Pangkoarmada III).

Demikianlah informasi mengenai Brevet Kehormatan Hiu Kencana yang baru-baru ini diberikan kepada Presiden Jokowi. Semoga bermanfaat.

Kontributor : Dini Sukmaningtyas

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Momen Puan Berbincang Hangat Dengan Prabowo Dan Jokowi, Diselingi Tawa Hingga Acungan Jempol

Momen Puan Berbincang Hangat Dengan Prabowo Dan Jokowi, Diselingi Tawa Hingga Acungan Jempol

News | Selasa, 01 Oktober 2024 | 09:16 WIB

Ditinggal Mundur Dua Menteri, Jokowi Tunjuk Muhadjir Dan Airlangga Jadi Plt Mendes-Menaker

Ditinggal Mundur Dua Menteri, Jokowi Tunjuk Muhadjir Dan Airlangga Jadi Plt Mendes-Menaker

News | Selasa, 01 Oktober 2024 | 08:49 WIB

Didampingi Prabowo, Jokowi Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Didampingi Prabowo, Jokowi Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila

News | Selasa, 01 Oktober 2024 | 08:33 WIB

Terkini

Hari Ini! Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Bakal Dibui 18 Tahun?

Hari Ini! Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Bakal Dibui 18 Tahun?

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:34 WIB

Penembakan Brutal di Rumah Aman Stade Jerman, 6 Orang Tewas

Penembakan Brutal di Rumah Aman Stade Jerman, 6 Orang Tewas

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:21 WIB

Teror Penembakan di Piala Dunia 2026: 1 Orang Tewas, Korban Lainnya Kritis

Teror Penembakan di Piala Dunia 2026: 1 Orang Tewas, Korban Lainnya Kritis

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:10 WIB

Mukjizat! 30 Jam di Bawah Reruntuhan: Bayi 18 Hari Selamat dari Gempa Venezuela

Mukjizat! 30 Jam di Bawah Reruntuhan: Bayi 18 Hari Selamat dari Gempa Venezuela

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:00 WIB

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:10 WIB

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:05 WIB

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 05:30 WIB

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

×