Ramai Jadi Pembicaraan di X, Rantastia Nur Alangan Disebut Punya Latar Belakang Tak Main-main

Baehaqi Almutoif | Suara.com

Jum'at, 04 Oktober 2024 | 09:21 WIB
Ramai Jadi Pembicaraan di X, Rantastia Nur Alangan Disebut Punya Latar Belakang Tak Main-main
Rantastia Nur Alangan (Youtube UIPM TV Official)

Suara.com - Universal Institute of Professional Management (UIPM) tengah ramai dibicarakan di media sosial, usai memberikan gelar Doktor Honoris Causa kepada artis Raffi Ahmad

CEO UIPM Rantastia Nur Alangan baru-baru ini memberikan pernyataan resmi mengenai perguruan tingginya. Namun, netizen justru fokus pada pelafalan kata yang diucapkannya. 

Rantastia menggunakan Bahasa Inggris saat memberikan penjelasan mengenai kampus yang dipimpinnya tersebut. Akan tetapi, netizen justru menyoroti gaya bahasa yang dipakai. 

Salah satu yang menyorotinya ialah akun X @5pe4k_Up. Netizen tersebut mengunggah ulang video Rantastia. 

"Perhatikan gaya bicara yg katanya CEO kampus pemberi gelar Raffi Ahmad ini guys. Twenty thousand sixteen = dua puluh ribu enam belas dua ribu enam belas = two thousand and sixteen," cuit akun tersebut dikutip pada Jumat (4/9/2024). 

Unggahan tersebut mendapat banyak komentar dari warganet, ada yang menyarankan Raffi Ahmad untuk mencari perguruan tinggi lokal. 

"Aa Raffi.....kembalikan saja gelarnya. Banyak yang lokal an bisa ngasih gelar kok. Wani piro," cuit @firsya*******.

"itu tahun berapa wkakakka ,,," tulis @Isnady*******. 

"Bagaimana lulusannya itu... dont judge the good cover of book... i dont know the content of it...," Komentar @Lia****. 

Latar Belakang Rantastia Nur Alangan

Pria kelahiran 22 Februari 1965 ternyata punya latar belakang tak main-main. Menurut data diri yang dituliskan di akun LinkedIn miliknya, Rantastia pernah berkarier di dunia militer

Rantastia sempat menjadi Panglima Tertinggi Persatuan Prajurit Internasional (SPIA) di Indonesia dari Januari 2018 sampai sekarang. Selain itu, juga pernah menjabat sebagai anggota The International Society For Military Law and The Law of War dan anggota The Royal Society of St George (Pelindung Ratu Elizabeth).

Dia juga mengaku menjabat anggota dewan direksi di International Society for Military Law and the Law of War sejak tahun 2019 sampai sekarang.

Di dunia pendidikan, Rantasia tercatat menjabat sebagai Direktur Pendidikan di Universal Institute of Professional Management, sebelum menjadi Diretur Pelaksana mulai Februari 2022 sampai sekarang.

Profil Rantastia Nur Alangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nikita Mirzani Sindir 'Dinasti Raffi Ahmad' di Kursi Pemerintahan: Enggak Ada Malunya!

Nikita Mirzani Sindir 'Dinasti Raffi Ahmad' di Kursi Pemerintahan: Enggak Ada Malunya!

Lifestyle | Jum'at, 04 Oktober 2024 | 08:48 WIB

Apa Itu ECOSOC? Badan PBB Diklaim sebagai Pemberi Mandat ke UIPM 'Kampus Raffi Ahmad'

Apa Itu ECOSOC? Badan PBB Diklaim sebagai Pemberi Mandat ke UIPM 'Kampus Raffi Ahmad'

Lifestyle | Jum'at, 04 Oktober 2024 | 08:26 WIB

Kejam! 3 Keluarga Palestina Diusir, Rumah Dirampas Jadi Barak Militer Israel

Kejam! 3 Keluarga Palestina Diusir, Rumah Dirampas Jadi Barak Militer Israel

News | Jum'at, 04 Oktober 2024 | 03:30 WIB

Terkini

Kelakuan Donald Trump Ubah Selat Hormuz Jadi Selat Trump, Harga Minyak Dunia Meledak

Kelakuan Donald Trump Ubah Selat Hormuz Jadi Selat Trump, Harga Minyak Dunia Meledak

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:18 WIB

Nyawa Murah di Balik Tembok Kos: Mengusut Tragedi PRT Loncat dari Lantai 4 di Jakarta

Nyawa Murah di Balik Tembok Kos: Mengusut Tragedi PRT Loncat dari Lantai 4 di Jakarta

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:16 WIB

Perang Iran Berakhir? USS Gerald Ford Pulang Kandang Setelah 300 Hari di Laut

Perang Iran Berakhir? USS Gerald Ford Pulang Kandang Setelah 300 Hari di Laut

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:07 WIB

1.793 Personel Dikerahkan Amankan May Day 2026, 200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas

1.793 Personel Dikerahkan Amankan May Day 2026, 200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:04 WIB

Usai Insiden di Rel Bekasi, Korlantas Kumpulkan Pengusaha Taksi Listrik

Usai Insiden di Rel Bekasi, Korlantas Kumpulkan Pengusaha Taksi Listrik

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:59 WIB

Hilirisasi Tahap II Dimulai, Pengamat INDEF: Peluang Besar Transformasi Industri Berkelanjutan

Hilirisasi Tahap II Dimulai, Pengamat INDEF: Peluang Besar Transformasi Industri Berkelanjutan

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:36 WIB

Banding Ditolak Pengadilan, Pelaku Penembakan Masjid Christchurch Tetap Dipenjara Seumur Hidup

Banding Ditolak Pengadilan, Pelaku Penembakan Masjid Christchurch Tetap Dipenjara Seumur Hidup

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:33 WIB

Tak Terluka, Korban KRL Bekasi Meninggal Diduga Syok di Ambulans: Ini Kesaksian Sang Anak

Tak Terluka, Korban KRL Bekasi Meninggal Diduga Syok di Ambulans: Ini Kesaksian Sang Anak

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:24 WIB

Kronologis Polisi Arab Saudi Tangkap 3 WNI di Makkah karena Penipuan Paket Haji Fiktif

Kronologis Polisi Arab Saudi Tangkap 3 WNI di Makkah karena Penipuan Paket Haji Fiktif

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:18 WIB

Guncang Pasar Energi Dunia, Mengapa UEA Nekat Tinggalkan OPEC Setelah 60 Tahun?

Guncang Pasar Energi Dunia, Mengapa UEA Nekat Tinggalkan OPEC Setelah 60 Tahun?

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:18 WIB