Guncang Pasar Energi Dunia, Mengapa UEA Nekat Tinggalkan OPEC Setelah 60 Tahun?

Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 30 April 2026 | 15:18 WIB
Guncang Pasar Energi Dunia, Mengapa UEA Nekat Tinggalkan OPEC Setelah 60 Tahun?
Logo OPEC. (Shutterstock)

Suara.com - Langkah Uni Emirat Arab (UEA) meninggalkan Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) menjadi sorotan dunia, terutama karena dilakukan di tengah ketidakpastian pasar energi global.

Negara yang selama 60 tahun menjadi bagian penting dalam pengendalian produksi minyak itu kini memilih untuk berdiri sendiri di tengah situasi geopolitik Timur Tengah yang memanas.

UEA menjadi anggota setia OPEC sejak pertama kali bergabung pada 1967. Namun, kini negara tersebut memilih keluar dan fokus pada kepentingannya sendiri.

Lantas, kenapa UEA keluar dari OPEC dan apa dampaknya bagi dunia? Berikut ulasan lengkapnya.

Alasan UEA Keluar dari OPEC

Mengutip Al Jazeera, ada beberapa faktor utama yang mendorong UEA mengambil langkah besar ini, antara lain:

1. Ingin Bebas Menentukan Produksi Minyak

Selama menjadi anggota OPEC, UEA harus mengikuti aturan kuota produksi. Artinya, meskipun punya kapasitas besar, mereka tidak bisa memproduksi minyak sebanyak yang diinginkan.

UEA merasa pembatasan ini justru menghambat potensi pendapatan mereka. Dengan keluar dari OPEC, UEA bisa lebih leluasa meningkatkan produksi dan memanfaatkan investasi besar yang sudah mereka tanam di sektor energi.

2. Mengutamakan Kepentingan Nasional

baca juga

Pemerintah UEA menegaskan bahwa keputusan ini diambil demi kepentingan nasional. Mereka ingin memiliki kendali penuh atas kebijakan energi tanpa harus menunggu kesepakatan bersama negara lain.

Fokusnya adalah bagaimana memaksimalkan keuntungan dari sumber daya yang dimiliki sekaligus menjaga stabilitas ekonomi dalam negeri.

3. Perbedaan Kepentingan dengan Arab Saudi

Dalam beberapa tahun terakhir, UEA dan Arab Saudi kerap memiliki pandangan berbeda, terutama soal produksi minyak.

Arab Saudi cenderung menahan produksi agar harga tetap tinggi, sementara UEA ingin meningkatkan produksi untuk mendapatkan keuntungan lebih besar. Perbedaan ini membuat kerja sama di dalam OPEC menjadi kurang sejalan.

4. Dampak Konflik di Timur Tengah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rusia Prediksi UEA Keluar dari OPEC Akan Bawa Berkah untuk Harga Minyak Dunia

Rusia Prediksi UEA Keluar dari OPEC Akan Bawa Berkah untuk Harga Minyak Dunia

News | Kamis, 30 April 2026 | 10:23 WIB

UEA Keluar OPEC: Sinyal Kiamat 'Energi' atau Harga Minyak Dunia Turun?

UEA Keluar OPEC: Sinyal Kiamat 'Energi' atau Harga Minyak Dunia Turun?

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 10:10 WIB

UEA Keluar OPEC, Siap Gelontorkan Pasokan Minyak ke Pasar Dunia Tanpa Kuota!

UEA Keluar OPEC, Siap Gelontorkan Pasokan Minyak ke Pasar Dunia Tanpa Kuota!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 12:08 WIB

Terkini

Tak Cukup Terintegrasi, Mengapa Pendanaan Lintas Wilayah Penting untuk Transportasi Jabodetabek?

Tak Cukup Terintegrasi, Mengapa Pendanaan Lintas Wilayah Penting untuk Transportasi Jabodetabek?

News | Kamis, 17 September 2026 | 10:57 WIB

Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog

Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog

News | Kamis, 17 September 2026 | 10:56 WIB

Dibintangi Oki Rengga, SMARTFREN Kenalkan Jaringan Unlimited 5G di Web Series Penghuni Rumah Warisan

Dibintangi Oki Rengga, SMARTFREN Kenalkan Jaringan Unlimited 5G di Web Series Penghuni Rumah Warisan

Jogja | Kamis, 17 September 2026 | 10:53 WIB

Harga Kompor Gas Tanam Berapa? Ini Kisaran dan 5 Rekomendasi Merek Terbaik

Harga Kompor Gas Tanam Berapa? Ini Kisaran dan 5 Rekomendasi Merek Terbaik

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 10:50 WIB

Perang Iran Kuras Stok Amunisi AS Hingga Memicu Krisis Pasokan Militer

Perang Iran Kuras Stok Amunisi AS Hingga Memicu Krisis Pasokan Militer

News | Kamis, 17 September 2026 | 10:48 WIB

Perkenalkan Unlimited 5G SMARTFREN Lewat Web Series, Penghuni Rumah Warisan Dibintangi Oki Rengga

Perkenalkan Unlimited 5G SMARTFREN Lewat Web Series, Penghuni Rumah Warisan Dibintangi Oki Rengga

Entertainment | Kamis, 17 September 2026 | 10:48 WIB

MBG Banyak Dikritik di Sosmed, Sudaryono: Yang Bikin Rame Guru, Orangtua dan Wartawan

MBG Banyak Dikritik di Sosmed, Sudaryono: Yang Bikin Rame Guru, Orangtua dan Wartawan

Video | Kamis, 17 September 2026 | 10:47 WIB

Liriknya Dinilai Melecehkan Perempuan, Lagu Milik Love Chaos Tuai Kecaman

Liriknya Dinilai Melecehkan Perempuan, Lagu Milik Love Chaos Tuai Kecaman

Entertainment | Kamis, 17 September 2026 | 10:47 WIB

Tragedi KM Virgo Transport 8, Media Asing Ungkit Misteri Segitiga Bermuda Masalembu

Tragedi KM Virgo Transport 8, Media Asing Ungkit Misteri Segitiga Bermuda Masalembu

News | Kamis, 17 September 2026 | 10:44 WIB

Segini Harga Motor Listrik ALVA 2026: Intip Performa Kecepatan, dan Jarak Tempuhnya

Segini Harga Motor Listrik ALVA 2026: Intip Performa Kecepatan, dan Jarak Tempuhnya

Otomotif | Kamis, 17 September 2026 | 10:44 WIB

×