Tak Terluka, Korban KRL Bekasi Meninggal Diduga Syok di Ambulans: Ini Kesaksian Sang Anak

Vania Rossa, Lilis Varwati

Kamis, 30 April 2026 | 15:24 WIB
Tak Terluka, Korban KRL Bekasi Meninggal Diduga Syok di Ambulans: Ini Kesaksian Sang Anak
Anak salah satu korban kecelakaan KRL Bekasi, Sofia. (Suara.com/Lilis Varwati)
baca 10 detik
  • Nurhayati meninggal dunia akibat syok berat saat perjalanan menuju rumah sakit pascakecelakaan KRL di Bekasi, Kamis (30/4/2026).
  • Korban tidak mengalami luka fisik karena berada di gerbong tengah, namun memiliki riwayat penyakit jantung yang kambuh.
  • Nurhayati sedang dalam perjalanan dari Bekasi menuju Cikarang bersama anak dan cucunya saat peristiwa nahas tersebut terjadi.

Suara.com - Anak korban kecelakaan KRL Bekasi, Sofia, mengungkap detik-detik sang ibu, Nurhayati, meninggal dunia usai peristiwa nahas tersebut.

Sofia menuturkan kalau ibunya sebenarnya tidak mengalami luka fisik akibat kecelakaan tersebut. Sebab, mereka berada di gerbong tengah yang tidak terdampak langsung kecelakaan.

Namun, Nurhayati diduga mengalami syok berat hingga akhirnya meninggal dunia saat dalam perjalanan menggunakan ambulans menuju rumah sakit.

“Ada riwayat jantung dia. Mungkin dia syok ya, karena yang lain tuh panik,” kata Sofia ditemui di kediamannya, Kamis (30/4/2026).

Ia menceritakan, situasi di dalam kereta saat evakuasi berlangsung sangat mencekam. Kepanikan penumpang lain disebut turut memengaruhi kondisi korban.

“Udah gitu pas saya evakuasi keluar, di belakang saya itu lebih panik lagi. Mungkin dia melihat itu, jadi juga ikutan syok. Itu karena ada riwayat jantung,” ujarnya.

Sofia menjelaskan, dirinya bersama sang ibu dan anaknya yang masih berusia lima tahun sempat berhasil keluar dari gerbong.

Saat kejadian, mereka tengah dalam perjalanan dari Bekasi menuju Cikarang untuk mengunjungi keluarga di Cibitung, Kabupaten Bekasi.

Meski berhasil dievakuasi, kondisi Nurhayati terus menurun hingga akhirnya pingsan.

baca juga

“Korban meninggal dalam perjalanan menggunakan ambulans meski tidak terluka,” ucapnya.

Sofia menuturkan, proses evakuasi saat itu masih dilakukan secara swadaya oleh penumpang lain. Ketika itu, Basarnas belum tiba di lokasi kejadian.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada para penumpang yang membantu proses evakuasi hingga ibunya bisa dibawa ke ambulans.

“Tapi terima kasih banyak yang sudah membantu mama saya dari keluar sampai ke lantai dua, sampai ke ambulans diantar. Yang sopir ambulans juga terima kasih banyak sudah menolong mama saya untuk sampai ke rumah sakit,” lanjutnya.

Dalam perjalanan, Sofia mendapati kalau ibunya pingsan dan menurut orang sekitar sudah meninggal.  Meski begitu, ia tetap meminta agar sang ibu dibawa ke rumah sakit.

“Ada yang nolong mama saya, bilangnya udah nggak ada. Yaudah antara pasrah dan nggak pasrah aja. Saya meyakinkan aja sih untuk dibawa ke rumah sakit waktu itu, masih ada atau tidak,” tuturnya dengan suara bergetar.

Diketahui Nurhayati tengah melakukan perjalanan dari Stasiun Bekasi menuju Cikarang untuk mengunjungi anaknya di Cibitung, Kabupaten Bekasi. Ia berangkat bersama anak dan cucunya yang masih berusia lima tahun. 

Dalam situasi tersebut, Nuryati beserta anak dan cucunya sempat berhasil dievakuasi. Namun, setelah itu, korban mengalami pingsan akibat syok hingga dinyatakan meninggal dunia di dalam ambulana dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasca Kecelakaan Bekasi, DPR Usul Kabin Masinis Dilengkapi Monitor CCTV Pantau Jalur 2 Km ke Depan

Pasca Kecelakaan Bekasi, DPR Usul Kabin Masinis Dilengkapi Monitor CCTV Pantau Jalur 2 Km ke Depan

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:13 WIB

Dramatis! Tim SAR Ungkap Proses Evakuasi Korban Terhimpit di KRL, Disuplai Oksigen dan Suntik Kebal

Dramatis! Tim SAR Ungkap Proses Evakuasi Korban Terhimpit di KRL, Disuplai Oksigen dan Suntik Kebal

Entertainment | Kamis, 30 April 2026 | 14:23 WIB

Gus Ipul Pastikan Bantuan untuk Keluarga Korban Kecelakaan KRL Bekasi

Gus Ipul Pastikan Bantuan untuk Keluarga Korban Kecelakaan KRL Bekasi

News | Kamis, 30 April 2026 | 13:55 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×