Daftar Profesor yang Masuk dalam Bursa Calon Menteri Prabowo

Baehaqi Almutoif

Kamis, 17 Oktober 2024 | 10:49 WIB
Daftar Profesor yang Masuk dalam Bursa Calon Menteri Prabowo
Pakar Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra usai mendatangi kediaman Presiden Terpilih Prabowo Subianto, Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (14/10/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Sejumlah tokoh berdatangan di rumah Presiden terpilih Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Jakarta pada Senin (14/10/2024). Mereka yang hadir digadang-gadang bakal mengisi kabinet pemerintahan Prabowo-Gibran.

Sedikitnya ada 49 tokoh yang terlihat dipanggil Ketua Umum Partai Gerindra itu. Disebut tokoh-tokoh tersebut akan menduduki posisi menteri dan wakil menteri.

Dari beberapa nama tokoh itu, ada sejumlah guru besar yang juga dipanggil ke kediaman Prabowo. Total terdapat 7 tokoh yang memiliki gelar profesor hadir.

Berikut ini Suara.com telah merangkum sejumlah nama tokoh bergelar guru besar.

1. Prof Dr H Yusril Ihza Mahendra SH MSc

Nama Yusril Ihza Mahendra menjadi salah satu tokoh yang dipanggil ke kediaman Prabowo. Dia merupakan ketua tim hukum Prabowo-Gibran dalam sengketa hasil Pilpres 2024.

Yusril adalah guru besar hukum tata negara Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI). Gelar tersebut didapatkan pada 1998. Dia menyelesaikan pendidikan sarjana di kampus yang sama. Kemudian melanjutkan pendidikan magister dan doktoral di Faktulas Ilmu Budaya UI jurusan Filsafat.

Selain sebagai pengajar atau dosen, Yusril pernah masuk kabinet di era Presiden Presiden RI ke-4 Abdulrahman Wahid sebagai Menteri Hukum dan Perundang-undangan. Lalu menjadi Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia saat Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri.

Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) itu pernah menjadi Menteri Skretaris Negara di era Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yushoyono.

baca juga

2. Prof Stella Christie PhD

Nama Stella Christie belum familiar. Meski demikian, dia memiliki latar belakang yang mentereng. Guru besar dari Tsinghua University, China itu ahli di bidang cognitive science.

Pendidikan Stella Christie ditempuh di sejumlah kampus ternama luar negeri. Gelar sarjananya diraih di Harvard University dengan status Magna Cum Laude with Highest Honor.

Kemudian melanjutkan pascarsarjananya dan foktoral di Northwestern University.

3. Prof Dr Abdul Mu'ti MEd

Abdul Mu'ti lebih dikenal sebagai Sekretaris Umum PP Muhammadiyah. Namun, sebenarnya dia memiliki latar belakang seorang akademisi.

Diketahui Abdul Mu'ti merupakan guru besar bidang Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarief Hidayatullah Jakarta.

Dia diketahui merupakan lulusan Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo Semarang. Abdul Mu'ti tercatat pernah menempuh pendidikan di School of Education, Flinders University of South Australia. Kemudian di Short Course on Governance and Shariah the University of Birmingham serta berkuliah di Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah tahun 2008.

4. Prof Dr Fauzan MPd

Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) itu merupakan guru besar di bidang bidang ilmu pendidikan bahasa Indonesia.

Fauzan menempuh pendidikan sarjana di UMM, kemudian kuliah magister di Universitas Negeri Malang. Gelar doktoralnya diraih di Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

5. Prof Satryo Soemantri Brodjonegoro Ph.D

Satryo Soemantri Brodjonegoro dikenal dengan keahlihannya di bidang mechanical engineering. Dia diketahui pernah menjabay sebagai Ketua Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI).

Dia juga aktif sebagai dosen tamu di bidang teknik mesin di Toyohashi University of Technology, Jepang. Satryo diketahui adalah guru besar Emeritus Teknik Mesin Institut Teknologi Bandung (ITB).

6. Prof Atip Latipulhayat SH MH PhD

Atip Latipulhayat merupakan guru besar hukum internasional di Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran (Unpad). Pria kelahiran Tasikmalaya itu diketahui lulusan Fakultas Hukum Unpad.

Kemudian melanjutkan pendidikan di Monash University, Australia. Di kampus tersebut dia meraih gelar magister dan doktoralnya.

7. Prof Yassierli ST MT PhD

Yassierli merupakan guru besar Fakultas Teknologi Industri (FTI) Institut Teknologi Bandung (ITB).

Latar belakang pendidikan Yassierli ditempuh di ITB. Di kampus tersebut pendidikan sarjana dan magister. Sedangkan gelar doktoralnya didapatkan di najemen Industri di ITB. Lalu ia menempuh pendidikan doktoral di Virginia Tech, Amerika Serikat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Prabowo-Gibran Bisa Cuan Jika Optimalisasi Jaringan Gas Bumi

Pemerintah Prabowo-Gibran Bisa Cuan Jika Optimalisasi Jaringan Gas Bumi

Bisnis | Kamis, 17 Oktober 2024 | 10:43 WIB

Prabowo Ultah ke-73, Padepokan Garuda Yaksa Hambalang Banjir Karangan Bunga Ucapan Selamat, Kiriman Siapa Saja?

Prabowo Ultah ke-73, Padepokan Garuda Yaksa Hambalang Banjir Karangan Bunga Ucapan Selamat, Kiriman Siapa Saja?

News | Kamis, 17 Oktober 2024 | 10:41 WIB

Pakai Batik, Calon Wamen dan Kepala Badan Berdatangan ke Hambalang Ikuti Pembekalan Hari ke Dua

Pakai Batik, Calon Wamen dan Kepala Badan Berdatangan ke Hambalang Ikuti Pembekalan Hari ke Dua

News | Kamis, 17 Oktober 2024 | 10:19 WIB

Terkini

Karhutla Siak, Tim Lakukan Pemadaman dan Pendinginan 14 Titik Api

Karhutla Siak, Tim Lakukan Pemadaman dan Pendinginan 14 Titik Api

Riau | Kamis, 10 September 2026 | 20:14 WIB

Pelampung Ditemukan di Lokasi Pencarian 5 Jurnalis, TNI: Belum Bisa Dipastikan

Pelampung Ditemukan di Lokasi Pencarian 5 Jurnalis, TNI: Belum Bisa Dipastikan

News | Kamis, 10 September 2026 | 20:14 WIB

4 Shio Beruntung 11 September 2026, Giliran Beban Lama Lepas

4 Shio Beruntung 11 September 2026, Giliran Beban Lama Lepas

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 20:10 WIB

Soroti Isu Ketahanan Pangan, Ratusan Mahasiswa Lintas Kampus Ikuti Forum Rembuk Pangan di Jogja

Soroti Isu Ketahanan Pangan, Ratusan Mahasiswa Lintas Kampus Ikuti Forum Rembuk Pangan di Jogja

Jogja | Kamis, 10 September 2026 | 20:07 WIB

BRI Telah Menyalurkan KPP Rp12 Triliun, Mayoritas Penerima Kalangan UMKM

BRI Telah Menyalurkan KPP Rp12 Triliun, Mayoritas Penerima Kalangan UMKM

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 20:05 WIB

Prabowo Wacanakan Merger BMKG-Badan Geologi, DPR Usul BNPB Ikut Dilebur dalam Satu Kementerian

Prabowo Wacanakan Merger BMKG-Badan Geologi, DPR Usul BNPB Ikut Dilebur dalam Satu Kementerian

News | Kamis, 10 September 2026 | 20:00 WIB

Perkuat Layanan Diaspora, BRImo Taiwan Raih Anugerah Inovasi Indonesia 2026

Perkuat Layanan Diaspora, BRImo Taiwan Raih Anugerah Inovasi Indonesia 2026

Jogja | Kamis, 10 September 2026 | 20:00 WIB

Review Film Mayday: Laga Spionase Seru Berbalut Komedi yang Menghibur!

Review Film Mayday: Laga Spionase Seru Berbalut Komedi yang Menghibur!

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 20:00 WIB

BRImo Taiwan Menang Anugerah Inovasi Indonesia 2026, Layani Kebutuhan Finansial Diaspora

BRImo Taiwan Menang Anugerah Inovasi Indonesia 2026, Layani Kebutuhan Finansial Diaspora

Jawa Tengah | Kamis, 10 September 2026 | 19:57 WIB

Unisa Yogyakarta Sambut Mahasiswi Biarawati Katolik, Bukti Komitmen Inklusivitas

Unisa Yogyakarta Sambut Mahasiswi Biarawati Katolik, Bukti Komitmen Inklusivitas

Jogja | Kamis, 10 September 2026 | 19:53 WIB

×