Zita Anjani jadi Utusan Prabowo, Posisinya di DPRD Bakal Digantikan Adik Ipar Zulhas

Agung Sandy Lesmana | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Kamis, 24 Oktober 2024 | 11:09 WIB
Zita Anjani jadi Utusan Prabowo, Posisinya di DPRD Bakal Digantikan Adik Ipar Zulhas
Zita Anjani dan Presiden Prabowo Subianto. (Tangkapan layar/Instagram)

Suara.com - Ketua Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta Husen mengakui Zita Anjani telah mengundurkan diri dari posisinya di Legislator Kebon Sirih karena menjadi utusan Presiden Prabowo Subianto. Selanjutnya, kursi yang ditinggalkan Zita bakal diisi oleh Ismail.

Ismail dan Zita merupakan calon legislatif (caleg) di Daerah Pilih (Dapil) DKI Jakarta 5 saat Pileg DPRD DKI 2024. Keponakan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan itu memperoleh suara terbesar kedua setelah Zita di Dapil DKI 5. 

Berdasarkan UU Pemilu, Pengganti Antar Waktu (PAW) dipilih dari calon legislatif dengan perolehan suara satu tingkat dibawah caleg terpilih.

"Sudah pasti yang menggantikan [Zita] adalah, menurut UU pemilu, suara terbesar kedua di bawah Bu Zita, Pak Ismail," ujar Ismail kepada wartawan, Kamis (24/10/2024).

Zita Anjani. [Instagram/zitaanjani]
Zita Anjani. [Instagram/zitaanjani]

Husen juga telah menandatangani berkas pengusulan nama Ismail sebagai PAW darj Zita Anjani untuk diserahkan kepada pimpinan pihak legislatif Jakarta serta Sekretariat DPRD DKI Jakarta. Ismail juga disebutnya tengah mengurus kelengkapan berkas administrasi.

Berkas ini nantinya akan diserahkan oleh DPW PAN DKI Jakarta ke pimpinan DPRD DKI dan Sekretariat DPRD DKI.

"Sekarang, tadi sudah saya tanda tangan suratnya untuk diproses ke Ketua DPRD DKI dan Sekwan [Sekretariat Dewan]. Terus, sekarang Pak Ismail lagi mengurus kelengkapan administrasi," ucap Husen.

Ketika sudah menjabat, Ismail akan menggantikan posisi Zita sebagai anggota Komisi C DPRD DKI untuk sementara waktu. Namun, tak tertutup kemungkinan Ismail akan dipindahkan ke komisi lain sesuai keahliannya.

Terkait posisi Zita sebagai Penasihat Fraksi PAN DPRD DKI, Husen menyebut Ismail belum tentu yang akan menggantikannya.

"Nanti kami lihat. Karena kan (penasihat) sudah harus yang senior ya. Nanti kami lihat, tapi kan bisa juga beliau (Ismail) karena umur, dilihat bijaknya, kan bisa saja," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabinet Prabowo Empat Hari Digembleng di Akmil Magelang, Istana: Bukan Ospek

Kabinet Prabowo Empat Hari Digembleng di Akmil Magelang, Istana: Bukan Ospek

News | Kamis, 24 Oktober 2024 | 09:51 WIB

Karier Anton Palaguna, Sang Penerbang Sukhoi Calon Ajudan Prabowo

Karier Anton Palaguna, Sang Penerbang Sukhoi Calon Ajudan Prabowo

News | Kamis, 24 Oktober 2024 | 10:10 WIB

Kualitas Gibran jadi "Ban Serep" Prabowo Disoal Gegara Banyak Orang Jokowi di Kabinet: Banyak Titipan Kayak Daycare

Kualitas Gibran jadi "Ban Serep" Prabowo Disoal Gegara Banyak Orang Jokowi di Kabinet: Banyak Titipan Kayak Daycare

News | Rabu, 23 Oktober 2024 | 12:51 WIB

Diultimatum Mahfud MD Gegara Salahgunakan Stempel Kementerian, Yandri Susanto Diadukan ke Prabowo: Pak Masak Begini?

Diultimatum Mahfud MD Gegara Salahgunakan Stempel Kementerian, Yandri Susanto Diadukan ke Prabowo: Pak Masak Begini?

News | Selasa, 22 Oktober 2024 | 16:49 WIB

Terkini

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:14 WIB

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:55 WIB

Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup

Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:37 WIB

PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar

PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:34 WIB

Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat

Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:33 WIB

Polisi Dilarang Live Streaming Saat Tugas, Kompolnas: Jangan Sibuk Sendiri Pas Layani Warga

Polisi Dilarang Live Streaming Saat Tugas, Kompolnas: Jangan Sibuk Sendiri Pas Layani Warga

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:29 WIB

Kemnaker Tandatangani MoU dengan Wadhwani dan Indosat: Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional

Kemnaker Tandatangani MoU dengan Wadhwani dan Indosat: Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

Tragedi Kereta Bekasi Tewaskan 16 Orang, Korlantas Bongkar Fakta Baru, Ada Tersangka?

Tragedi Kereta Bekasi Tewaskan 16 Orang, Korlantas Bongkar Fakta Baru, Ada Tersangka?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

Wapres Gibran Kecam Keras Pelecehan Seksual Puluhan Santriwati di Pati

Wapres Gibran Kecam Keras Pelecehan Seksual Puluhan Santriwati di Pati

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:07 WIB

PSHK Setuju Dana Banpol Naik, Tapi Pasang Syarat: Transparansi Total dan Reformasi Internal Partai

PSHK Setuju Dana Banpol Naik, Tapi Pasang Syarat: Transparansi Total dan Reformasi Internal Partai

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:59 WIB