Jokowi Titip Jawa Tengah ke Luthfi-Yasin: Pastikan Keberlanjutan Pembangunan!

Chandra Iswinarno, Faqih Fathurrahman

Senin, 28 Oktober 2024 | 21:18 WIB
Jokowi Titip Jawa Tengah ke Luthfi-Yasin: Pastikan Keberlanjutan Pembangunan!
Jokowi dan Ahmad Luthfi. [Tangkapan layar akun IG @/@ahmadluthfi_official]

Suara.com - Mantan Presiden Joko Widodo semakin terbuka mendukung pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Luthfi dan Taj Yasin.

Hal itu terindikasi dalam pernyataan tersirat maupun secara terang-terangan di berbagai kesempatan. Baru-baru ini, Jokowi bahkan bertemu dengan pasangan Luthfi-Yasin di sebuah kedai kopi di Solo, Jawa Tengah, Minggu (27/10/2024) kemarin.

Foto pertemuan tersebut beredar luas di media sosial, dan menampilkan kedekatan ketiganya yang tampak akrab berdiskusi.

Kehadiran Jokowi bersama pasangan cagub/cawagub Jateng itu semakin memperjelas arah dukungannya dalam kontestasi politik Jawa Tengah.

Ahmad Luthfi, yang merupakan mantan Kapolda Jawa Tengah, bersama Taj Yasin dianggap sebagai pasangan yang sejalan dengan visi pembangunan nasional Jokowi di Jawa Tengah.

Sebelumnya, saat menyambut kepulangan Jokowi ke Solo usai purnatugas, Minggu (20/10/2024), publik melihat momen kedekatan Ahmad Luthfi dengan Jokowi.

Jokowi memanggil Luthfi ke mobil Jeep terbuka yang ditumpanginya dari Bandara Adi Soemarmo ke kediaman pribadi di Kelurahan Sumber.

Saat itu Jokowi secara khusus meminta Luthfi memberi perhatian khusus kepada anak muda, pesantren, petani, dan nelayan di Jawa Tengah.

Pengamat politik Universitas Diponegoro, Wahid Abdulrahman menilai, Jokowi ingin memastikan keberlanjutan agenda pembangunan di Jawa Tengah melalui figur pemimpin yang mampu menyelaraskan kebijakan daerah dengan pemerintah pusat.

"Pemprov merupakan perpanjangan tangan pemerintah pusat. Sosok pemimpin yang bisa menjamin kemudahan dan kecepatan dalam pelaksanaan agenda pembangunan sangat dibutuhkan, dan figur tersebut ada pada pasangan Luthfi-Yasin," katanya, Senin (28/10/2024).

Ditambahkan, pilihan Jokowi ini sejalan dengan dukungan yang diberikan partai-partai pendukung Kabinet Merah Putih di bawah pimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Wahid, pemilih yang sebelumnya mendukung Jokowi dan Prabowo pada Pilpres 2024 berpotensi besar memilih Luthfi-Yasin dalam pilgub ini. Selain Jokowi, Presiden Prabowo Subianto sejak jauh-jauh hari menyatakan dukungan kepada Luthfi-Yasin.

“Dukungan kedua tokoh nasional ini semakin memperkuat posisi pasangan tersebut dalam kontestasi Pilgub Jawa Tengah, sekaligus menunjukkan bahwa kesinambungan pembangunan di Jateng menjadi perhatian besar keduanya,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

'Satu Komando' Dugaan Mobilisasi Kepala Desa di Pilgub Jateng Diselidiki Bawaslu

'Satu Komando' Dugaan Mobilisasi Kepala Desa di Pilgub Jateng Diselidiki Bawaslu

Kotak Suara | Senin, 28 Oktober 2024 | 18:27 WIB

Dugaan Mobilisasi Kepala Desa di Jateng, Bawaslu Sebut Ada Potensi Pelanggaran Pidana

Dugaan Mobilisasi Kepala Desa di Jateng, Bawaslu Sebut Ada Potensi Pelanggaran Pidana

Kotak Suara | Senin, 28 Oktober 2024 | 17:22 WIB

Tak Cuma Kiai NU, Ahmad Lutfhi-Taj Yasin Turut Didukung Tokoh Pendidikan Jateng, Apa Alasannya?

Tak Cuma Kiai NU, Ahmad Lutfhi-Taj Yasin Turut Didukung Tokoh Pendidikan Jateng, Apa Alasannya?

Kotak Suara | Senin, 28 Oktober 2024 | 13:05 WIB

Terkini

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:48 WIB

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:35 WIB

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:54 WIB