Israel Gelontorkan Rp8,3 Triliun untuk Sistem Pertahanan Laser Iron Beam

Bella Suara.Com
Selasa, 29 Oktober 2024 | 12:50 WIB
Israel Gelontorkan Rp8,3 Triliun untuk Sistem Pertahanan Laser Iron Beam
Ilustrasi Iron Beam (Unsplash)

Suara.com - Kementerian Pertahanan Israel mengumumkan bahwa pihaknya telah mengalokasikan dana sebesar 2 miliar shekel (sekitar Rp8,3 triliun) untuk mempercepat pengembangan sistem pertahanan udara berbasis laser yang diberi nama Iron Beam.

Sistem inovatif ini diharapkan akan memperkuat kemampuan Israel dalam menghadapi ancaman udara dari berbagai jenis proyektil, termasuk drone, yang diluncurkan dari wilayah Lebanon oleh kelompok bersenjata Hizbullah.

Iron Beam dirancang untuk melengkapi sistem pertahanan udara yang telah ada, seperti Iron Dome, yang telah menjadi andalan Israel dalam melindungi wilayahnya dari serangan roket jarak pendek dari Gaza maupun Lebanon.

Namun, seiring meningkatnya intensitas serangan dari kelompok bersenjata di sekitar Israel, Iron Dome terbukti tidak mampu mencegat semua proyektil, sehingga sistem pertahanan tambahan menjadi kebutuhan mendesak.

Pengembangan Iron Beam ini melibatkan dua perusahaan pertahanan utama Israel, Rafael Advanced Defense Systems dan Elbit Systems. Direktur Jenderal Kementerian Pertahanan, Eyal Zamir, mengungkapkan harapannya bahwa sistem ini dapat dioperasikan dalam waktu satu tahun mendatang.

"Kami mempercepat pengembangan dan produksi Iron Beam agar segera menjadi bagian dari pertahanan udara kami yang canggih," ujar Zamir dalam pernyataan resmi.

Sistem Iron Beam ini telah melewati uji coba pada tahun 2021, di mana video yang dirilis Kementerian Pertahanan menunjukkan drone musuh dihancurkan oleh sinar energi yang membakar dan merusak bagian-bagian vitalnya. Dengan teknologi laser berdaya tinggi, Iron Beam diharapkan dapat secara efektif menghalau ancaman dari udara yang tidak tertangkap oleh Iron Dome.

Peningkatan sistem pertahanan ini juga didukung oleh paket bantuan militer dari Amerika Serikat yang mencapai $8,7 miliar, termasuk $5,2 miliar yang dialokasikan khusus untuk pengembangan sistem pertahanan udara berbasis laser. Bantuan ini hadir di tengah situasi yang semakin genting antara Israel dengan Hamas di Gaza serta Hizbullah di Lebanon, yang mendukung Palestina dalam konflik terbaru yang berkecamuk di kawasan tersebut.

Sistem pertahanan udara Israel saat ini terdiri dari beberapa lapisan. Iron Dome melindungi dari serangan jarak pendek, sementara David's Sling dan sistem rudal Arrow, hasil kolaborasi Israel-Amerika, menangani ancaman balistik jarak jauh. Dengan kehadiran Iron Beam, Israel berharap dapat memperkuat perlindungan dari berbagai serangan lintas batas, baik dari proyektil konvensional maupun ancaman modern seperti drone bersenjata.

Baca Juga: Netanyahu Tuding Iran Ingin Bangun Gudang Bom Nuklir untuk Hancurkan Israel

Pengembangan Iron Beam tidak hanya menandai langkah besar dalam inovasi teknologi pertahanan Israel, namun juga memberikan respons cepat terhadap ancaman keamanan regional yang kian kompleks.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI