Mama-Mama Papua Buka Suara: Pasar Baru Bukan Solusi, Kami Minta Pasar Boswesen Dibangun

Andi Ahmad S | Suara.com

Senin, 04 November 2024 | 04:00 WIB
Mama-Mama Papua Buka Suara: Pasar Baru Bukan Solusi, Kami Minta Pasar Boswesen Dibangun
Mama-Mama Papua Buka Suara Soal Pasar ke Pemerintah Sorong, Papua Barat Daya [Elias Douw/Suara.com]

Suara.com - Front Perempuan Manokwari (FPM) atau mama-mama Papua mendesak pemerintah Sorong, Papua Barat Daya untuk menindaklanjuti keluhan dari para pedagang.

Pasalnya, mereka saat ini menyimpan bukti janji pemerintah untuk membangun Pasar khusus untuk mama-mama Papua di Sorong.

Yikai Mote selaku Juru bicara Jubir dalam FPM Manokwari melihat, aksi pemerintah melakukan pemindahan Pasar Mama-mama Papua ke Pasar Moderen Rufei merupakan bentuk melawan hukum.

Bahkan dia juga melihat itu sebagai salah satu Penindasan karena pada awal Pembongkarang Pasar Boswesen ini tanpa mengawali dengan pemberitahuan atau berupa Sosialisai kepada pedagang Mama-Mama Papua di Sorong.

Bahwa lanjut dia, akan adanya Pembongkarang Pasar tradisional namun lalai dalam Menangani sebagai mana Tugas Pemerintah untuk mengawasi atau mengendalikan.

"Malah langsung dikagetkan dengan kehadiran TNI/Porli berpakean lengkap bersamaan dengan Pemerintah Kota Sorong, langsung tindakan Merusu atau Merobohkan Rumah mata Pencarian Mama-Mam Papua ini yang keliru mestinya harus ada Komunikasi antara Pedagan Mama-Mama Papua dengan pihak Pemerintah Kota Sorong," katanya kepada Suara.com, Minggu (3/11/2024).

Lanjut Yikai setelah dipindahakan ke Pasar Moderen, kini penghasilan tidak sama pula dengan Pasar tradisional Boswesen, lantaran banyak jualan para pedagang tidak laku.

Sehinga, Yikai Mote menyatakan, sebagai mana mestinya pemerintah Kota Sorong bertanggung jawab tinjau kembali untuk melihat apa yang sedang dialami para pedagang atau Mama-mama Papua.

"Seharusnya Pemerintah Sorong Membagun Pasar Khusus untu Mama-Mama Papua di Kota Sorong. Pembongkaran pasar tradisional ini juga salah satu memarjinalisasi kebiasan budaya orang papua degan cara ini menghilangkan kebiasan itu sendiri," tegasnya.

Mince Gobai, salah satu anggota FPM mendesak pemerintah segerah bertanggung jawab. Jika hal itu tidak ditangani dengan serius, bagimana kehidupan seorang nasib Mama pedagang di Papua.

"Segera Pemerintah Bertanggung Jawab membangun dan lengkapi Fasilitas kemudian Pemerintah kota Sorong juga segerah Mengembalikan Mama-mama pedagang Papua ke tempat semulah ia itu Pasar Boswesen," tegasnya.

Kontributor : Elias Douw

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sambangi Program Cetak Sawah 1 Juta Hektare di Merauke, Prabowo Didampingi Haji Isam

Sambangi Program Cetak Sawah 1 Juta Hektare di Merauke, Prabowo Didampingi Haji Isam

Bisnis | Minggu, 03 November 2024 | 19:59 WIB

PKK Paniai Salurkan Sembako dan Makanan Tambahan untuk Pasien di RSUD

PKK Paniai Salurkan Sembako dan Makanan Tambahan untuk Pasien di RSUD

News | Minggu, 03 November 2024 | 19:48 WIB

Jayapura Pasang Starlink di Perbatasan, Sinyal Tembus 150 Mbps

Jayapura Pasang Starlink di Perbatasan, Sinyal Tembus 150 Mbps

Tekno | Minggu, 03 November 2024 | 16:49 WIB

Terkini

Pejabat Israel Ungkap 9 WNI dan Aktivis Global Sumud Flotilla Dibawa ke Penjara Terapung

Pejabat Israel Ungkap 9 WNI dan Aktivis Global Sumud Flotilla Dibawa ke Penjara Terapung

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:55 WIB

Prabowo Bakal Sampaikan Langsung KEM-PPKF 2027 di DPR Besok, Dasco: Mungkin Ini Baru Pertama Kali

Prabowo Bakal Sampaikan Langsung KEM-PPKF 2027 di DPR Besok, Dasco: Mungkin Ini Baru Pertama Kali

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:53 WIB

Media Turkiye Soroti Langkah Hukum Indonesia usai WNI Ditahan Israel di Global Sumud Flotilla

Media Turkiye Soroti Langkah Hukum Indonesia usai WNI Ditahan Israel di Global Sumud Flotilla

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:41 WIB

BRIN Ingatkan Prabowo soal Reformasi Politik, Khawatir Pemilu 2029 Bisa Bermasalah

BRIN Ingatkan Prabowo soal Reformasi Politik, Khawatir Pemilu 2029 Bisa Bermasalah

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:40 WIB

Gubernur Bobby Nasution Targetkan RS Internasional Sumut Beri Layanan Medis Kelas Dunia

Gubernur Bobby Nasution Targetkan RS Internasional Sumut Beri Layanan Medis Kelas Dunia

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:40 WIB

Bakal 'Sakti' Seperti KPK, Komnas HAM Diusulkan Bisa Lakukan Penyidikan dan Tuntut Pelanggar HAM

Bakal 'Sakti' Seperti KPK, Komnas HAM Diusulkan Bisa Lakukan Penyidikan dan Tuntut Pelanggar HAM

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:31 WIB

DPR Desak Pemerintah Jamin Keselamatan 9 WNI yang Ditangkap Militer Israel

DPR Desak Pemerintah Jamin Keselamatan 9 WNI yang Ditangkap Militer Israel

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:29 WIB

Tutup Pintunya! Kata-kata Terakhir Amin Abdullah Sebelum Dibunuh Pelaku Penembakan Masjid San Diego

Tutup Pintunya! Kata-kata Terakhir Amin Abdullah Sebelum Dibunuh Pelaku Penembakan Masjid San Diego

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:26 WIB

Amnesty: Kritik Pemerintah Dibungkam Lewat Kampanye Disinformasi 'Antek Asing'

Amnesty: Kritik Pemerintah Dibungkam Lewat Kampanye Disinformasi 'Antek Asing'

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:18 WIB

Kedubes Palestina Kutuk Israel usai Cegat Konvoi Global Sumud Flotilla ke Gaza

Kedubes Palestina Kutuk Israel usai Cegat Konvoi Global Sumud Flotilla ke Gaza

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:12 WIB