Rapat Bersama Menteri Pembangunan Keluarga, Mensos Targetkan Kemiskinan Ekstrem Turun 0%

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Selasa, 05 November 2024 | 22:10 WIB
Rapat Bersama Menteri Pembangunan Keluarga, Mensos Targetkan Kemiskinan Ekstrem Turun 0%
Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf bersama Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Wihaji di Kantor Kemensos, Salemba, Jakarta Pusat, Selasa, (5/11/2024). (Dok: Istimewa)

Suara.com - Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf menggelar rapat bersama Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Wihaji di Kantor Kemensos, Salemba, Jakarta Pusat, Selasa, (5/11/2024). Rapat tersebut dalam rangka koordinasi, sinkronisasi, sinergi, serta mengintegrasikan apa yang menjadi program Kemensos dan programnya Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.

Gus Ipul mengatakan, Presiden Prabowo Subianto meminta agar setiap kementerian/lembaga berkoordinasi dan berkolaborasi untuk membuat perencanaan yang baik, terlebih jika ada program-program yang beririsan. Kemensos dan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga kebetulan memiliki banyak program yang beririsan.

"Kami dengan Pak Wihaji ini alhamdulillah programnya banyak yang beririsan. Pertama-tama, soal data. Memang kami berdua sama-sama sebagai wali data. Kalau kami adalah wali data untuk bidang kesejahteraan sosial, sementara beliau adalah wali data untuk program Kependudukan dan Pembangunan Keluarga. Kira-kira begitulah, sama-sama punya data. Nah, dalam hal ini, Presiden (Prabowo Subianto-red) telah memberikan arahan, nanti semua data yang ada di setiap kementerian khususnya yang berada di tempat kami berdua ini bisa diintegrasikan oleh BPS dengan arahan dari Bappenas," ujar Gus Ipul kepada awak media di Kantor Kemensos, Salemba, Jakarta Pusat, Selasa, (5/11/2024).

Menurut Gus Ipul, integrasi dan sinkronisasi data penting untuk menunjang pelaksanaan program yang beririsan. Dengan begitu, ada data tunggal yang menjadi acuan semua lembaga terkait data kemiskinan dan masalah kependudukan lainnya. Terlebih, masing-masing kementerian/lembaga tidak dapat bergerak sendiri. Oleh karena itu, diharapkan, Kemensos dan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga dapat bersinergi dengan baik.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul menyebut soal target penurunan angka kemiskinan ekstrem hingga 0% dalam waktu 2 tahun.

"Targetnya dalam 2 tahun ke depan ini, sekuat tenaga kita berjuang untuk menurunkan kemiskinan ekstrim sampai 0 persen, dari 0,83 sekarang," imbuh Gus Ipul.

Sementara dalam 5 tahun ke depan, dia menargetkan agar angka kemiskinan berada di bawah 6%. Dia menyebut, berdasarkan data BPS (Budan Pusat Statistik), angka kemiskinan saat ini berada di angka 9,03%.

"Itu adalah target-target yang harus kita perjuangkan dalam beberapa tahun ke depan atau dalam 5 tahun ke depan," ucapnya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Wihaji mengatakan, Prabowo memerintahkan agar setiap kementerian menghilangkan ego sektoral.

baca juga

"Perintah Presiden memerintahkan kepada kita sebagai pembantu Presiden untuk menghilangkan ego sektoral. Kemudian harus saling kerjasama dan saling support, terutama di kementerian saya yang tidak bisa sendirian," ujar Wihaji.

Sebagai penutup, Wihaji pun menyampaikan ucapan terimakasih kepada Gus Ipul yang mau terbuka dan berkolaborasi bersama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemensos Beri Santunan Rp135 Juta untuk Ahli Waris Korban Letusan Lewotobi

Kemensos Beri Santunan Rp135 Juta untuk Ahli Waris Korban Letusan Lewotobi

News | Selasa, 05 November 2024 | 21:10 WIB

Bersama Menteri P2MI, Gus Ipul Bahas Rehabilitasi dan Pemberdayaan PMI Bermasalah

Bersama Menteri P2MI, Gus Ipul Bahas Rehabilitasi dan Pemberdayaan PMI Bermasalah

News | Sabtu, 02 November 2024 | 07:05 WIB

Kunjungi Semarang, Gus Mensos Minta Masyarakat dan Pemda Ikut Perkuat Data Terpadu Kesejahteraan Sosial

Kunjungi Semarang, Gus Mensos Minta Masyarakat dan Pemda Ikut Perkuat Data Terpadu Kesejahteraan Sosial

News | Selasa, 29 Oktober 2024 | 15:07 WIB

Target 100 Hari Kerja: Gus Ipul dan Agus Jabo Akan Perbaiki Data Bansos

Target 100 Hari Kerja: Gus Ipul dan Agus Jabo Akan Perbaiki Data Bansos

News | Selasa, 22 Oktober 2024 | 18:50 WIB

Indonesia Berhasil Turunkan Angka Kemiskinan Ekstrem, Berikut Catatan Datanya

Indonesia Berhasil Turunkan Angka Kemiskinan Ekstrem, Berikut Catatan Datanya

News | Selasa, 22 Oktober 2024 | 11:00 WIB

Jadi Target Utama, Tahun Ini Penurunan Kemiskinan Ekstrem Sepanjang Pemerintahan Jokowi Tercapai

Jadi Target Utama, Tahun Ini Penurunan Kemiskinan Ekstrem Sepanjang Pemerintahan Jokowi Tercapai

News | Senin, 21 Oktober 2024 | 10:45 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×